Kisah Pilu Gadis Jakarta yang Tertipu ISIS di Suriah

Reza Gunadha

Kamis, 03 Agustus 2017 | 19:15 WIB
Kisah Pilu Gadis Jakarta yang Tertipu ISIS di Suriah
ILUSTRASI [Hurriyet Daily News]

Suara.com - Tak sedikit warga Indonesia yang kepincut dengan beragam tawaran menggiurkan dari ISIS, untuk “hijrah” ke tanah yang dijanjikan, yakni Raqqa, Suriah. Namun, Beragam mimpi itu hanya menjadi kenangan. Mimpi buruk justru menghantui mereka setiap malam di medan perang.

Nurshardrina Khairadhania baru berusia 17 tahun ketika mengikuti keluarga besarnya pergi dari Indonesia Ke Suriah untuk bergabung dengan gerombolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dua tahun silam.

Mereka berharap mendapat kehidupan yang jauh lebih baik dari segi ekonomi di tanah kekhalifahan Abu Bakr al-Baghdadi tersebut.

“Tapi ternyata, ISIS hanya membagikan informasi yang baik-baik di internet,” tutur Nur, sapaan gadis yang kekinian berusia 19 tahun tersebut, seperti dilansir stuff.co.nz, Kamis (3/8/2017).

Ia menceritakan, keluarganya mengetahui indahnya hidup di negeri ISIS dari materi-materi propaganda gerombolan itu di laman daring.

Setelah berembug keluarga, Nur bersama kedua orangtuanya, nenek, saudara perempuan, paman, bibi, dan sepupunya memutuskan berangkat ke Suriah.

Total rombongan mereka ketika berangkat adalah dua lusin atau 24 orang. Mereka berangkat dengan wajah gembira, membayangkan bakal mendapat pendidikan dan kesehatan gratis, dan juga pekerjaan berupah sangat tinggi.

“Tapi, sesampainya di Raqqa, semua impian itu sirna. Kami hanya dua bulan mengikuti mereka dan selanjutnya berusaha melarikan diri,” tuturnya saat diwawancarai oleh jurnalis The Associated Press.

Ia menuturkan, kakaknya yang berusia 21 tahun ikut ke Suriah dengan harapan bisa kuliah ilmu komputer gratis seperti yang dijanjikan ISIS.

baca juga

Sementara saudara sepupunya, Difansa Rachmani, bisa dioperasi medis secara gratis untuk mengobati penyakitnya.

“Saudara sepupuku juga ikut karena berharap ketiga anaknya bisa mendapat perawatan kesehatan serta pendidikan gratis. Salah satu anaknya, autis,” tukasnya.

Sedangkan orangtuanya dan sang paman, bergabung dengan ISIS untuk mendapatkan banyak uang demi menyelamatkan bisnis bengkel mekanik di Jakarta.

Pamannya juga berharap bisa membuka cabang bengkelnya di Raqqa. Menurut ISIS, mereka membutuhkan banyak mekanik karena banyak permintaan terkait perakitan bom mobil dan senjata.

“Aku  sendiri, ke sini untuk mendalami ilmu kesehatan. Selain itu, aku juga ingin belajar Islam. Kami semua berpikir pergi bergabung dengan ISIS adalah jalan yang benar. Insya Allah kami akan pergi ke surga, Raqqa,” bebernya.

Tak hanya itu, Nur dan keluarganya juga bertekad akan menghubungi semua keluarga dan kenalan untuk mengajak mereka pindah ke Suriah.

Agar impian itu menjadi kenyataan, Nur mengungkapkan keluarga besarnya menjual seluruh harta benda yang ada di Indonesia. Rumah, kendaraan bermotor, perhiasan, seluruhnya dijual sehingga terkumpul USD38.000 untuk biaya keberangkatan ke Turki dan masuk Suriah.

Namun, sesampainya di Turki, mereka sudah mendapat rintangan. Tidak mudah menyelinap masuk ke Suriah dari Turki.

Sempat lama tertahan, tujuh anggota keluarga Nur akhirnya melakukan penyelinapan atas inisiatif sendiri ke Suriah.

Sial, ketujuh anggota keluarga Nur itu tertangkap tentara keamanan Turki. Mereka selanjutnya ditahan dan sudah dideportasi ke Indonesia.

Sementara Nur dan keluarganya yang tersisa akhirnya bisa diselundupkan masuk ke Suriah oleh jaringan teroris ISIS yang beroperasi di Turki.

Tapi, itu bukan berarti mereka bisa mencecap kebahagiaan di Raqqa. Tidak ada operasi medis gratis. Tidak pula ada pendidikan gratis. Begitu pula pekerjaan perbengkelan.

“Seluruh anggota keluarga kami yang lelaki dipaksa menjadi tentara ISIS dan berperang. Sementara kami masuk daftar perempuan yang bisa dinikahi oleh militan ISIS,” ungkapnya.

Dalam dua bulan petualangan mereka bersama ISIS, sang nenek meninggal dunia. Begitu pula pamannya yang bercita-cita menjadi montir kenamaan di Suriah, tewas dibom pasukan koalisi Suriah.

Ayahnya dan empat saudara sepupunya yang selamat, kekinian berada dalam sel tahanan Suriah. Selain itu, ada pula keluarga Nur yang ditangkap oleh pasukan suku Kurdi.

Sedangkan Nur, dua saudara perempuannya, tiga bibi, dua sepupu perempuan, dan tiga anaknya berhasil kabur dari wilayah ISIS.

Kekinian, mereka ditampung di kamp pengungsian milik pasukan Kurdi.

”Semoga Allah menerima pertobatan kami. Kini, aku hanya ingin pulang ke Jakarta,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditangkap Polisi, Artis Tora Sudiro Akui Telan Pil Supaya Tenang

Ditangkap Polisi, Artis Tora Sudiro Akui Telan Pil Supaya Tenang

News | Kamis, 03 Agustus 2017 | 18:15 WIB

Selain Uang, Anggota ISIS Ternyata Digaji Pakai 4 Perawan Yazidi

Selain Uang, Anggota ISIS Ternyata Digaji Pakai 4 Perawan Yazidi

News | Kamis, 03 Agustus 2017 | 13:50 WIB

Plh Gubernur Jakarta Sebut Akan 'Hajar' Ojek Online di Trotoar

Plh Gubernur Jakarta Sebut Akan 'Hajar' Ojek Online di Trotoar

News | Kamis, 03 Agustus 2017 | 12:58 WIB

Saefullah Peringatkan Lurah dan Camat Jangan 'Sunat' Gaji PHL

Saefullah Peringatkan Lurah dan Camat Jangan 'Sunat' Gaji PHL

News | Kamis, 03 Agustus 2017 | 12:29 WIB

Dapat Penghargaan Proklim, Lurah dan Camat Ini Bakal Naik Pangkat

Dapat Penghargaan Proklim, Lurah dan Camat Ini Bakal Naik Pangkat

News | Kamis, 03 Agustus 2017 | 12:07 WIB

Wali Kota Jakarta Pusat Canangkan Imunisasi Measles Rubela

Wali Kota Jakarta Pusat Canangkan Imunisasi Measles Rubela

News | Kamis, 03 Agustus 2017 | 11:44 WIB

Jakarta Banyak Dapat Penghargaan Lingkungan

Jakarta Banyak Dapat Penghargaan Lingkungan

News | Kamis, 03 Agustus 2017 | 11:03 WIB

PSSI Beri Restu, Dua Punggawa Anyar Macan Kemayoran Siap Berlaga

PSSI Beri Restu, Dua Punggawa Anyar Macan Kemayoran Siap Berlaga

Bola | Kamis, 03 Agustus 2017 | 10:33 WIB

Ini Skenario Kementerian PUPR Saat Bangun Tol Jakarta-Cikampek II

Ini Skenario Kementerian PUPR Saat Bangun Tol Jakarta-Cikampek II

Bisnis | Kamis, 03 Agustus 2017 | 09:02 WIB

Lokakarya IPT 65 di Jakarta Dibubarkan, Polisi Klaim Terkait PKI

Lokakarya IPT 65 di Jakarta Dibubarkan, Polisi Klaim Terkait PKI

News | Rabu, 02 Agustus 2017 | 15:17 WIB

Terkini

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

×