Minim Jam Terbang, Taekwondo Indonesia Tetap Yakin Sumbang Emas

Rizki Nurmansyah

Kamis, 03 Agustus 2017 | 21:23 WIB
Minim Jam Terbang, Taekwondo Indonesia Tetap Yakin Sumbang Emas
Tim poomsae (seni) taekwondo Indonesia tengah berlatih di Gedung POPKI, Cibubur, Jakarta, Kamis (3/8/2017). [Suara.com/Rizki Nurmansyah]

Suara.com - Minimnya jam terbang atlet-atlet pelatnas taekwondo Indonesia yang dipersiapkan untuk hadapi SEA Games 2017, jadi grogi. Sebaliknya, tim taekwondo Merah Putih tetap yakin mampu sumbang emas pada multi event dua tahunan itu.

Diakui salah satu pelatih pelatnas taekwondo Indonesia, Taufik Krisna, jam terbang atau pengalaman tanding memang sangat penting bagi seorang atlet. Karena lewat jam terbanglah seorang atlet akan mencapai kematangan dalam performa.

Terlebih, kata Taufik, empat dari enam taekwondoin Indonesia cabang kyorugi yang akan turun di SEA Games 2017 nanti merupakan debutan. Salah satunya adalah Dhean Fajrin yang akan turun di kelas -46 kg.

Menurutnya, atlet debutan seperti Dhean ini membutuhkan pengalaman tanding yang banyak untuk bisa bersinar di SEA Games 2017.

Namun, minimnya anggaran dari pemerintah untuk mengirimkan para taekwondoin pelatnas bertanding di event-event internasional, membuat mereka kesulitan memperoleh jam terbang yang tinggi.

"Penguasaan lapangan hanya bisa dilakukan dengan harus banyak tanding," kata Taufik saat ditemui di kamp latihan pelatnas taekwondo di Gedung POPKI, Cibubur, Jakarta, Kamis (3/8/2017).

"Contoh Thailand dan Vietnam yang juga ikut bersama Indonesia tampil di ajang Kejuaraan Dunia Taekwondo (Juni lalu di Korsel). Setelah kejuaraan dunia atlet-atletnya masih ikut tanding di Korea Open dan Rusia. Sedangkan, kita langsung pulang," lanjut Taufik.

"Kematangan atlet itu hanya bisa dibentuk dengan jam terbang. Atlet kita matangnya di latihan, atlet luar matangnya di pertandingan."

"Yang punya pengalaman SEA Games cuma dua atlet (Mariska Halinda dan Reinaldi Atmanegara), sedangkan empat lainnya debutan. Walau debutan kami tetap percaya dengan kemampuan mereka. Kita berharap mereka bermain bagus dan mendapat medali emas."

"Dhean di ISG (Islamic Solidarity Games 2017) dapat perak, di Kazakstan Open perunggu, dan di kejuaraan dunia lolos sampai babak delapan besar. Atlet-atlet top dunia sudah banyak dia kalahkan," sambung Taufik.

"Meski minim jam terbang, tapi kami tetap optimis bisa mendapatkan dua medali emas yang ditargetkan," pungkasnya.

Pada SEA Games 2017, tim taekwondo memang ditargetkan meraih dua medali emas dari pemerintah. Target ini sama dengan raihan tim taekwondo pada SEA Games sebelumnya di Singapura, tahun 2015.

Kala itu, dua emas untuk Indonesia datang dari cabang kyorugi (tarung—red), disumbangkan masing-masing oleh Reinaldi Atmanegara (kelas -54kg) dan Mariska Halinda (kelas -53kg).

Keduanya juga diikutsertakan di SEA Games 2017, dan diharapkan mampu pertahankan medali emas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi

Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 15:08 WIB

Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up

Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up

Sport | Senin, 26 Januari 2026 | 15:18 WIB

Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025

Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025

Sport | Senin, 26 Januari 2026 | 15:13 WIB

ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga

ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga

Sport | Senin, 26 Januari 2026 | 15:08 WIB

ASEAN Para Games 2025: Indonesia Sudah Dapatkan 102 Emas, Masih Akan Bertambah Lagi

ASEAN Para Games 2025: Indonesia Sudah Dapatkan 102 Emas, Masih Akan Bertambah Lagi

Sport | Minggu, 25 Januari 2026 | 10:17 WIB

Target 5 Emas Terpenuhi, Indonesia Bidik Juara Umum Para Bulu Tangkis di ASEAN Para Games 2025

Target 5 Emas Terpenuhi, Indonesia Bidik Juara Umum Para Bulu Tangkis di ASEAN Para Games 2025

Sport | Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:52 WIB

Kisah Inspiratif Eliana: Dari Buruh Cuci Kini Raih Emas ASEAN Para Games 2025

Kisah Inspiratif Eliana: Dari Buruh Cuci Kini Raih Emas ASEAN Para Games 2025

Sport | Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:47 WIB

UPDATE ASEAN Para Games 2025: Indonesia di Peringkat Kedua, Debutan Jadi Sumber Kejutan Medali

UPDATE ASEAN Para Games 2025: Indonesia di Peringkat Kedua, Debutan Jadi Sumber Kejutan Medali

Sport | Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:42 WIB

ASEAN Para Games 2025: Kunci Dua Emas dan Misi Sapu Bersih Para Judo Indonesia

ASEAN Para Games 2025: Kunci Dua Emas dan Misi Sapu Bersih Para Judo Indonesia

Sport | Kamis, 22 Januari 2026 | 21:45 WIB

ASEAN Para Games 2025: Renang Indonesia Panen Medali Emas, Pecahkan Empat Rekor

ASEAN Para Games 2025: Renang Indonesia Panen Medali Emas, Pecahkan Empat Rekor

Sport | Rabu, 21 Januari 2026 | 22:52 WIB

Terkini

Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi

Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:40 WIB

Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi

Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:38 WIB

Florida Gugat Sam Altman dan OpenAI, ChatGPT Dituding Membahayakan Anak-anak

Florida Gugat Sam Altman dan OpenAI, ChatGPT Dituding Membahayakan Anak-anak

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:37 WIB

Hasto Kristiyanto: Pancasila Merupakan Gugatan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme

Hasto Kristiyanto: Pancasila Merupakan Gugatan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:34 WIB

Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang

Kiamat, Langit Siang Mendadak Gelap! Kesaksian Warga Saat Badai Pasir Raksasa Menerjang

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:30 WIB

Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi

Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:28 WIB

Polda Metro Hormati Putusan Praperadilan Andrie Yunus, Tegaskan Tak Hentikan Penyidikan Diam-diam

Polda Metro Hormati Putusan Praperadilan Andrie Yunus, Tegaskan Tak Hentikan Penyidikan Diam-diam

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:18 WIB

PDIP Sebut Persahabatan Prabowo dan Megawati Kokoh, Bukan Sekadar Pertemanan 'Nasi Goreng'

PDIP Sebut Persahabatan Prabowo dan Megawati Kokoh, Bukan Sekadar Pertemanan 'Nasi Goreng'

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:15 WIB

Serangan Siber Pentagon, Propaganda Pro-Iran Susup VIP Militer AS Lewat Instagram

Serangan Siber Pentagon, Propaganda Pro-Iran Susup VIP Militer AS Lewat Instagram

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:11 WIB

Mendiktisaintek Klarifikasi Isu Penutupan Jurusan Kuliah yang Tak Sesuai Kebutuhan Industri

Mendiktisaintek Klarifikasi Isu Penutupan Jurusan Kuliah yang Tak Sesuai Kebutuhan Industri

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:03 WIB