Zoya Sembah Sujud Minta Ampun Sebelum Dibakar Hidup-hidup

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 07 Agustus 2017 | 19:12 WIB
Zoya Sembah Sujud Minta Ampun Sebelum Dibakar Hidup-hidup
Istri Zoya, Siti Zubaidah (25), berusaha tetap tegar, meski kesedihan masih terlihat dari raut wajahnya. [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Marbot Musala Al Hidayah, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi Rojali mengungkapkan Muhammad Al Zahra alias Zoya (30) sempat sembah sujud meminta maaf sebelum dibakar karena dituduh mencuri amplifier dari musala.

Rojali merupakan saksi kunci aksi 'pengadilan jalanan' yang menyebabkan Zoya tewas dikeroyok dan dibakar di jalan Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa (1/8/2017).

"Awalnya, ketika masuk salat Ashar saya kan hidupkan AC untuk azan Ashar dan salat Ashar berjamaah bersama anak. Kebetulan nanti malam mau ada acara haul mengenang wafatnya orangtua di rumah, acara haulnya tempatnya di musala," ujar Rojali saat dihubungi wartawan, Senin (7/8/2017).

Usai salat Ashar bersama anaknya, Rojali kembali merapihkan area musala yang akan digunakan untuk peringatan haul malam tersebut. Sementara anaknya pergi mengambil makanan di wilayah lain.

"Saya rapih-rapih di lingkungan musala, artinya saya nggak ke mana sampai diketahui amplifiernya hilang," kata dia.

Saat keluar dari musala, ketika itu Rojali berpapasan dengan Zoya yang diduga mencuri amplifier. Ketika itu tak tegur sapa yang keluar dari mulut Zoya

"Ketika saya mau turun di musala, saya berpapasan dengan orang yang tak dikenal tersebut sama si MA, jadi nggak ada tegur sapa sama sekali. Di sini itu musala pribadi , sebenarnya untuk wakaf untuk umum jadi jarang yang salat di sini," kata dia.

Kemudian setelah menyiram area mushola, dirinya bergegas ke menuju toko pulsa miliknya yang berada di seberang musala untuk melayani pembeli. Kemudian kembali lagi ke musala untuk merapihkan musala dan area sekitarnya. Ia melihat Zoya yang datang menggunakan motor dan melihat bungkusan berwarna hitam dia duga amplifier.

Saat kejadian tidak ada orang lagi selain Zoya yang berada di musala tersebut. Saat dirinya sepulang dari tokonya, ia juga berpapasan dengan Zoya dan menghafal wajah Zoya.

"Dia bawa tas. Tas itu kan ada besar, amplifier juga mungkin. Saya juga nggak tahu tas itu isinya apa. Jadi pas ketika dia pulang, saya curiga juga karena memang harusnya sesama muslim habis ibadah harusnya sapa atau senyum," kata dia.

Sekitar 20 menit kemudian pamannya, Zainul datang membawa mikrofon yang akan digunakan acara haul. Pasalnya mikrofon di musala sudah tidak berfungsi dengan baik.

Saat itu tidak terdengar apapun saat mikrofon itu dicoba. Maka mereka menuduh Zoya sudah mencuri amplifier di sana.

"Sambil saya menuju dalam musala ke ruangan tempat amplifier itu sudah nggak ada Ya Allah dan saya langsung spontanitas langsung orang itu pokoknya motor itu warna merah Revo," ucap Rojali.

Kemudian ia langsung mengejar Zoya dengan menggunakan motor sembari mengenakan sarung bersama warga lain yang mengejar dengan berbeda arah. Sepanjang jalanan kata Rojali, dirinya berdoa agar amplifier tersebut ditemukan.

Ia pun berfikir pelaku tersebut berasal dari Karawang dan pasti akan melewati arah jembatan sasak Pasar Muara. Ia sempat pesimis untuk menemukan pelaku. Namun ketika arah berbalik dirinya berpapasan dengan Zoya.

Rojali langsung menegur Zoya yang ketika itu panik sehingga jatuh dan kemudian melarikan diri. Ketika Zoya lari, ia tak berteriak maling.

"Saya bilang bentar mas. Saya kan dari awal ketemu saya kan nggak berubah saya masih pakai baju batik dan sarung dia langsung kaget. Ketika saya bilang bentar dulu mas. Kepanikan dia sehingga dia bawa motor jatuh dia langsung lari. Pas dia lari saya nggak teriak maling, demi Allah. Pas ketika dia jatuh kan saya angkat motornya dan cek barang saya ternyata itu ada barang saya itu (amplifier)," ucap Rojali.

Melihat Zoya lari, ia pun langsung mengamankan amplifier yang berada di motor di pinggir jalan. Warga yang melihat pun langsung menanyakan kejadian tersebut dan meneriaakan maling dan mengejar Zoya. Ketika tertangkap, Zona langsung dikeroyok.

Rojali baru mengetahui bahwa Zoya akhirnya dibakar hidup oleh massa setalah mendapat informasi dari Kanit Polsek Babelan yang mengecek lokasi tempat hilangnya amplifier setelah ba'da Isya. Ia pun kaget dan nangis mendengar kabar tragis kematian Zoya.

"Mereka bilang MA sudah meninggal dan dibakar massa dan saya sampai nangis demi Allah, nggak tega kalau kejadiannya seperti itu. Apapun persoalannya saya mengutuk keras tindakan anarkis yang dilakukan oleh masyarakat Muara itu ," jelas Rojali.

Ia pun turut menyampaikan duka cita atas kepergian Zoya.

"Istri korban sedang hamil, saya prihatin berdoa semoga diberi kesabaran dan ketabahan dan jadi hikmah bagi kita semua. Saya selaku pengurus sudah memaafkan dan mengikhlaskan dan semoga diampuni dosanya," ucapnya.

Rojali meyakini Zoya merupakan pelaku pencuri amplifier, karena sudah melihat tanda-tanda amplifier yang dilihatnya berada di motor.

"Yang jelas kalau mohon maaf kalau saya mastikan itu pelakunya, yang pertama ampli betul ampli kita, karena ampli itu familiar sekali buat saya. Karena sehari-hari sering menghidupkan ampli itu. Tanda tanda ciri 100 persen itu ampli punya kita," ucap Rojali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Detik-detik Zoya Ditangkap, Dikeroyok, Lalu Dibakar Hidup-hidup

Detik-detik Zoya Ditangkap, Dikeroyok, Lalu Dibakar Hidup-hidup

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 15:50 WIB

PKB Minta Polisi Tindak Tegas Pembakar Zoya

PKB Minta Polisi Tindak Tegas Pembakar Zoya

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 14:26 WIB

Polisi Buru Pembawa Bensin dan Korek untuk Bakar Zoya Hidup-hidup

Polisi Buru Pembawa Bensin dan Korek untuk Bakar Zoya Hidup-hidup

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 14:10 WIB

Zoya Dibakar Hidup-hidup, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Zoya Dibakar Hidup-hidup, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 13:48 WIB

Asik...! Ada Ratusan Wifi Gratis di Ruang Publik Kota Bekasi

Asik...! Ada Ratusan Wifi Gratis di Ruang Publik Kota Bekasi

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 11:09 WIB

Google Diprotes, Jalan Dewi Sartika Diubah Jadi 'Dewi Persik'

Google Diprotes, Jalan Dewi Sartika Diubah Jadi 'Dewi Persik'

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 10:48 WIB

Sebelum Dibakar Hidup-hidup, Ditemukan Ampli Musala di Tas Zoya

Sebelum Dibakar Hidup-hidup, Ditemukan Ampli Musala di Tas Zoya

News | Minggu, 06 Agustus 2017 | 11:58 WIB

Zoya Dibakar Hidup-hidup, Polisi Tunggu Keluarga Melapor

Zoya Dibakar Hidup-hidup, Polisi Tunggu Keluarga Melapor

News | Minggu, 06 Agustus 2017 | 10:12 WIB

Warga Minta Pelaku Pembakaran Zoya Diusut Tuntas

Warga Minta Pelaku Pembakaran Zoya Diusut Tuntas

News | Jum'at, 04 Agustus 2017 | 23:05 WIB

Terkini

PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel

PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel

Sumsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni

Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni

Surakarta | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Mengejar Brain Gain Indonesia, Pendidikan Tinggi Perlu Perluas Akses Global

Mengejar Brain Gain Indonesia, Pendidikan Tinggi Perlu Perluas Akses Global

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Hakim Sebut Ada Dugaan Febrie Terima Uang Rp40 Miliar dari Tan Kian

Hakim Sebut Ada Dugaan Febrie Terima Uang Rp40 Miliar dari Tan Kian

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang

Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang

Kalbar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Belanja Kini Makin Seru, Kuliner Lezat dan Promo Menarik Jadi Magnet Baru Pengunjung

Belanja Kini Makin Seru, Kuliner Lezat dan Promo Menarik Jadi Magnet Baru Pengunjung

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Review Viva Moisturizer Gel Hydra Lift, Ini Kandungan dan Pengalaman Pembeli

Review Viva Moisturizer Gel Hydra Lift, Ini Kandungan dan Pengalaman Pembeli

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Muktamar ke-35 NU Teguhkan Taawun, Kemandirian Umat dan Persatuan Bangsa

Muktamar ke-35 NU Teguhkan Taawun, Kemandirian Umat dan Persatuan Bangsa

Jatim | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Bonus Pulsa Telkomsel Rp17 Ribu Khusus Transaksi via BRImo, Klaim Sekarang!

Bonus Pulsa Telkomsel Rp17 Ribu Khusus Transaksi via BRImo, Klaim Sekarang!

Bri | Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Pos Polisi Slipi Dirusak Massa, Warga Palmerah Rasakan Pedihnya Gas Air Mata

Pos Polisi Slipi Dirusak Massa, Warga Palmerah Rasakan Pedihnya Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:53 WIB

×