Dishub DKI Usul Batasi Kepemilikan Kendaraan untuk Atasi Macet

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 08 Agustus 2017 | 13:51 WIB
Dishub DKI Usul Batasi Kepemilikan Kendaraan untuk Atasi Macet
Suasana kemacetan di sepanjang ruas jalan tol dalam kota MT Haryono, Cawang, Jakarta, Senin (7/8/2017), di mana sementara itu BPS mencatat adanya penurunan daya beli otomotif pada semester I-2017. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengusulkan pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan untuk membatasi kepemilikan kendaraan roda empat atau mobil. Ini untuk mengatasi macet di Jakarta.

Saat ini Jakarta telah melakukan upaya untuk mengurangi kemacetan. Yang terbaru membangun jembatan Simpang Susun Semanggi untuk mengurai kemacetan di kawasan Semanggi. DKI juga memberlakukan gajil-genap.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah menilai itu belum cukup. Dia mengatakan aturan pembatasan kendaraan bermotor di Ibu Kota dirasa jadi solusi jitu.

"Mengurangi kendaran kita nggak bisa itu. Itu kebijakan pemerintah pusat. Kalau saya punya kewenangannya saya kurangin (kendaraan)," ujar Andri kepada Suara.com di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (8/8/2017).

Kemacetan yang menjadi 'makanan' sehari-hari warga Jakarta diharapkan bisa menjadi evaluasi pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk bisa membatasi kendaraan baru.

"Kita si maunya pemerintah pusat berani mengambil keputusan untuk membatasi kepemilikan (kendaraan). Khusuanya untuk kota-kota besar deh. Tapi kan kalau kita nggak punya kewenangan," kata Andri.

Sebelum pembatasan kendaraan dilakukan pemerintah pusat, satu-satunya cara yang dinilai cukup ampuh untuk mengurangi kendaraan di jalan Jakarta, kata Andri adalah menerapkan sistem jalan berbayar, atau electronic road pricing.

"Salah satu pembatasna mau tidak mau ERP harus bisa dilaksanakn. Dan menerapkan parkir yang sangat tinggi. Sehingga instrumen untuk mendorong ke angkutan masal bisa efektif," kata Andri.

"Sehebat apapun angkutan masal nggak ada instrumen untuk mendorong sama saja bohong. Itu yang bisa kita lakukan," Andri menambahkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Halte Baru Kotor, Dirut Transjakarta Minta Maaf ke Pemprov

Halte Baru Kotor, Dirut Transjakarta Minta Maaf ke Pemprov

News | Selasa, 08 Agustus 2017 | 12:47 WIB

HUT ke-23, AJI Beri Tasrif dan Udin Awards 2017

HUT ke-23, AJI Beri Tasrif dan Udin Awards 2017

Press Release | Selasa, 08 Agustus 2017 | 00:15 WIB

Kemacetan dan Daya Beli Kendaraan Bermotor

Kemacetan dan Daya Beli Kendaraan Bermotor

Foto | Senin, 07 Agustus 2017 | 19:19 WIB

Tak Terima Dikalahkan Barito, Persija Layangkan Protes ke PSSI

Tak Terima Dikalahkan Barito, Persija Layangkan Protes ke PSSI

Bola | Senin, 07 Agustus 2017 | 17:21 WIB

Persija Klaim Sudah 90 Persen Pasti Dapatkan Striker Ini

Persija Klaim Sudah 90 Persen Pasti Dapatkan Striker Ini

Bola | Senin, 07 Agustus 2017 | 15:37 WIB

Penyanyi dan Mantan Gubernur Jatim Basofi Soedirman Wafat

Penyanyi dan Mantan Gubernur Jatim Basofi Soedirman Wafat

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 12:29 WIB

Pistol Milik Polisi Korban Pengeroyokan Diduga Diambil Pelaku

Pistol Milik Polisi Korban Pengeroyokan Diduga Diambil Pelaku

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 11:45 WIB

150 Keramik Bersejarah Hias Museum Seni Rupa dan Keramik Kota Tua

150 Keramik Bersejarah Hias Museum Seni Rupa dan Keramik Kota Tua

Lifestyle | Minggu, 06 Agustus 2017 | 22:12 WIB

Dijenguk Ayah, Tora Sudiro: Aku Sayang Papa

Dijenguk Ayah, Tora Sudiro: Aku Sayang Papa

Entertainment | Minggu, 06 Agustus 2017 | 12:12 WIB

Terkini

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak

Kalbar | Rabu, 16 September 2026 | 13:55 WIB

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 13:51 WIB

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

Masuk Lewat Dumai, 49,85 Ton Kacang Tanah Selundupan Siap Edar di Jakarta Digagalkan Polisi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:50 WIB

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

Arab Saudi Luncurkan 450 Serangan Udara ke Houthi, 7 Wilayah Yaman Hancur

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:47 WIB

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

4 Moisturizer Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:45 WIB

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

×