Politikus PDIP Dilaporkan karena Penelantaran Istri

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Kamis, 10 Agustus 2017 | 14:00 WIB
Politikus PDIP Dilaporkan karena Penelantaran Istri
Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan MKD DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. [Suara.comBagus Santosa]

Suara.com - Anggota Fraksi PDI Perjuangan ‎di DPR Jimmy Demianus Ijie ‎dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) oleh seorang perempuan yang mengklaim sebagai istrinya, Yunike Howay.

Yunike melapor karena Jimmy membawa perempuan lain saat dilantik menjadi anggota DPR melalui jalur pergantian antarwaktu (PAW), 18 Juli 2017.‎

Namun MKD memastikan ‎Yunike sudah bukan istri sah Jimmy. Sebab, ada dokumen yang menyatakan Jimmy dan Yunike sudah bercerai.

"‎Saya cek bahwa yang dilaporkan (Jimmy), melalui pengacaranya, juga sudah mengirim berkas semacam keputusan yang bersangkutan dan yang melaporkan itu sudah tidak ada hubungan suami istri, kira-kira sudah cerai lah," kata Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad, di DPR, Jakarta, Kamis (10/8/2017).

Kata dia, laporan ini bisa saja tidak lolos verifikasi MKD. Sebab, tambah Dasco, pelapor (Yunike) mengaku sebagai istri, namun ternyata ada berkas yang menyatakan bahwa pelapor (Jimmy) sudah bukan istri terlapor.

"‎Kita akan verifikasi kalau dia masih menggaku istri lalu melaporkan bahwa disia-siakan sementara sudah tidak istri lagi, gimana? Itu kan sama dengan pemilik mobil mengaku mobilnya sudah dijual," kata Politikus Gerindra ini.

Jimmy Demianus Ijie, anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPR RI, dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) oleh seorang perempuan yang mengklaim sebagai istrinya.

Yunike melaporkan Jimmy ke MKD karena penelantaran dirinya dan buah hatinya, pada Senin (7/8/2017). Jimmy merupakan anggota DPR yang berasal dari daerah pemilihan Papua Barat. ‎

"Saya melaporkan masalah penelantaran anak dan saya serta keluarga tidak terima dia membawa selingkuhan ke gedung anggota dewan yang terhormat saat pelantikan," kata Yunike Howay seperti dilansir Antara.

Yunike mengungkapkan, ia juga menyerahkan sejumlah dokumen yang membuktikan Jimmy adalah suaminya. Dokumen yang diserahkan Yunike antara lain ialah surat kelahiran anak, buku nikah, dan foto-foto pernikahan mereka.

"Saat dia dilantik, ternyata membawa perempuan lain. Padahal saya adalah istrinya, dan kami memunyai anak," tukas Yunike yang berprofesi sebagai dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bawa Perempuan Lain saat Dilantik, Anggota DPR RI Digugat Istri

Bawa Perempuan Lain saat Dilantik, Anggota DPR RI Digugat Istri

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 11:57 WIB

Gara-gara Cuitan di Medsos, MKD Sudah Jadwalkan Pemanggilan Ruhut

Gara-gara Cuitan di Medsos, MKD Sudah Jadwalkan Pemanggilan Ruhut

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 12:44 WIB

Ini Cara MKD Tangani Dugaan Pelanggaran Etika Ade Komarudin

Ini Cara MKD Tangani Dugaan Pelanggaran Etika Ade Komarudin

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 12:12 WIB

Terkini

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB