Menyaru Jadi Polisi, Pemuda 23 Tahun Curi Sepeda Motor

Reza Gunadha

Minggu, 20 Agustus 2017 | 13:16 WIB
Menyaru Jadi Polisi,  Pemuda 23 Tahun Curi Sepeda Motor
Ilustrasi pencurian motor. (Shutterstock)

Suara.com - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya membekuk seorang polisi gadungan yang selama setahun terakhir melakukan penipuan untuk mencuri sejumlah unit sepeda motor warga, di 14 tempat kejadian perkara wilayah Jawa Timur.

"Pelaku berinisial MA, usia 23 tahun, warga Kalidami Surabaya, kami tangkap di depan apartemen tempat tinggalnya di Jalan Manyar Pumpungan Surabaya belum lama ini," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Leonard Sinambela kepada wartawan di Surabaya, seperti dilansir Antara, Minggu (20/8/2017).

Polisi menyita barang bukti berupa dua pucuk senjata airsoft gun, sebuah lencana penyidik Kepolisian Republik Indonesia, celana panjang taktikal dan jaket warna abu-abu, yang biasa dikenakan petugas polisi.

"Puluhan kartu operator telepon seluler serta tiga unit ponsel yang digunakan pelaku saat menghubungi para korbannya juga kami amankan sebagai barang bukti," ujar Lenoard.

Dia mengatakan, MA selalu menyasar para korban yang menjual sepeda motor melalui internet. Selanjutnya, ia menghubungi korban melalui ponsel dan kemudian janjian bertemu untuk bertransaksi secara langsung sekaligus melihat kondisi sepeda motor yang diiklankan melalui daring.

"Modusnya, ketika sudah bertemu dengan penjual, pelaku pura-pura menjatuhkan senjata airsoft gun, lalu mengaku dirinya sebagai polisi yang bertugas di Badan Narkotika Nasional. Itu untuk meyakinkan calon korbannya kalau dia adalah seorang polisi, sekaligus menjatuhkan mental calon korbannya," ucap Leonard.

Setelahnya, saat pelaku menyatakan ingin mencoba sepeda motor yang sedang ditransaksikan, korban percaya begitu saja. "Belakangan baru menyadari telah menjadi korban penipuan setelah sepeda motornya tidak pernah kembali," katanya.

Melalui pengembangan penyelidikan, lanjut Leonard, polisi berhasil menangkap tiga orang pelaku lain yang menjadi penadah sepeda motor hasil kerja MA tersebut, masing-masing berinisial AJI (33), DR (34), dan SH (24), ketiganya warga Sampang, Madura, Jawa Timur.

Polisi mengamankan lima unit sepeda motor dari ketiga penadah tersebut. "Ada seorang penadah lagi yang masih buron, yaitu berinisial MK, hingga kini masih kami kejar," ungkapnya.

baca juga

Leonard menambahkan, rata-rata sepeda motor yang disasar MA adalah jenis "sport" yang harganya di atas Rp45 juta, namun dijual ke penadah seharga Rp15 juta per unit.

Polisi menjerat MA dengan Pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan, dengan ancaman hukuman pidana maksimal lima tahun penjara. Sedangkan terhadap para tersangka penadah dijerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman pidana empat tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Balitanya Minta Disekolahkan, Sang Ibu Terpaksa Curi Ponsel

Balitanya Minta Disekolahkan, Sang Ibu Terpaksa Curi Ponsel

News | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 06:00 WIB

Semen Gresik di Tuban Operasikan WHRPG Oktober 2017

Semen Gresik di Tuban Operasikan WHRPG Oktober 2017

Bisnis | Rabu, 16 Agustus 2017 | 14:11 WIB

Menteri Khofifah Akan Minta Izin Jokowi Ikut Pilkada Jatim

Menteri Khofifah Akan Minta Izin Jokowi Ikut Pilkada Jatim

News | Rabu, 16 Agustus 2017 | 05:15 WIB

Kala Jokowi Bertemu Santri Paling Tampan di Jember

Kala Jokowi Bertemu Santri Paling Tampan di Jember

News | Senin, 14 Agustus 2017 | 06:45 WIB

Sopir Bus Bersimpuh Minta Maaf saat Dimarahi Anggota TNI

Sopir Bus Bersimpuh Minta Maaf saat Dimarahi Anggota TNI

News | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 09:05 WIB

Terkini

Usai Michael, Jaafar Jackson Bakal Main Film Supermax Bareng Will Smith

Usai Michael, Jaafar Jackson Bakal Main Film Supermax Bareng Will Smith

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Review 910 Haze Tempo, Sepatu Lari Ringan dan Murah Buat Tempo Run

Review 910 Haze Tempo, Sepatu Lari Ringan dan Murah Buat Tempo Run

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Shandy Hermanto, Kades yang Bangun Kantor Desa Megah Kini Jadi Tersangka Bus ALS

Shandy Hermanto, Kades yang Bangun Kantor Desa Megah Kini Jadi Tersangka Bus ALS

Sumsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:35 WIB

BNI Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Perkuat Akses KPR bagi Masyarakat

BNI Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Perkuat Akses KPR bagi Masyarakat

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:34 WIB

Kasus Mutilasi Tanah Merah Depok, Pelaku Buang Potongan Kaki ke Sungai Pitara untuk Hilangkan Jejak

Kasus Mutilasi Tanah Merah Depok, Pelaku Buang Potongan Kaki ke Sungai Pitara untuk Hilangkan Jejak

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:33 WIB

Meski Ekonomi RI Melambat, IHSG Tetap Nyaman di Level 6.300

Meski Ekonomi RI Melambat, IHSG Tetap Nyaman di Level 6.300

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:33 WIB

Polemik Biaya Makan Pejabat: MBG untuk Rakyat, Jamuan Mewah untuk Pejabat?

Polemik Biaya Makan Pejabat: MBG untuk Rakyat, Jamuan Mewah untuk Pejabat?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:31 WIB

Ulasan Dan Hujan Pun Berhenti: Kisah Kelam tentang Luka, Depresi, dan Harapan

Ulasan Dan Hujan Pun Berhenti: Kisah Kelam tentang Luka, Depresi, dan Harapan

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Timnas Indonesia Layak Kalah dari Vietnam, John Herdman Dituding Arogan!

Timnas Indonesia Layak Kalah dari Vietnam, John Herdman Dituding Arogan!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:29 WIB

DPM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pertukangan Kayu-Pelatihan UMKM

DPM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pertukangan Kayu-Pelatihan UMKM

Sumut | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:24 WIB

×