Keluarga Ingin Sekali Ketemu Arwah Puspo Arum

Siswanto

Minggu, 20 Agustus 2017 | 16:11 WIB
Keluarga Ingin Sekali Ketemu Arwah Puspo Arum
Keluarga Puspo Arum [suara.com/Dinda Shabrina]

Suara.com - Tri Ari Yani Puspo Arum dikenal sebagai anak yang supel dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial.

Banyak kenangan yang masih membekas hingga sekarang dan membuat keluarga, kerabat, dan tetangga sangat kehilangan. Mulai dari kebiasaan iseng sampai tingkah lucu mendiang Arum yang begitu dirindukan.

“Arum ini anaknya asyik banget. Supel. Dia juga sering ikut kegiatan sosial bareng temen-temen karang taruna RT sini. Apalagi kemarin habis tujuh belasan, lihat teman-temannya sibuk ngurusin acara mondar-mandir depan rumah. Saya jadi keinget Arum. Soalnya dia selalu jadi panitia tujuh belasan,” tutur kakak kandung almarhumah Puspo Arum, Galuh Lestari, di rumahnya, Jalan Albasor, Kelurahan Dukuh, Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (19/8/2017).

Arum merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Puspo Arum diduga dibunuh dan jenazahnya ditemukan di kamar kosnya, Jalan H. Asmat Ujung, Perumahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (9/1/2017).

Galuh cerita bahwa tetangganya pernah didatangi Arum dalam mimpi. Ketika itu, Arum menghampiri, kemudian tersenyum. Setelah itu, Arum mengajak ke suatu tempat dan ternyata tempat itu adalah kos, dimana Arum ditemukan meninggal secara tragis.

“Kamarin ada sih, tetangga cerita sama saya. Katanya didatengin Arum pas mimpi. Diajak sama Arum ke suatu tempat, terus Arum nunjukin bangunan gitu. Ternyata bangunan itu ya kosannya yang di Kebon Jeruk,” kata dia.

Galuh menceritakan keluarganya ingin sekali mendapat mimpi ketemu Arum, namun belum pernah kesampaian.

“Apalagi bapak, beliau ingin sekali mimpiin Arum. Katanya kangen. Tapi enggak pernah sih sampai sekarang. Saya sendiri juga belum pernah. Pengin juga sih, kangen lihat senyumnya Arum,” kata dia.

Menanti janji polisi

Keluarga Puspo Arum masih menanti janji polisi mengungkap kasus anaknya. Ayahanda Puspo Arum, Kasim Effendi, tetap berharap kepada polisi.

"Sekarang sih saya pasrah, serahkan semuanya kepada polisi. Saya juga kan nggak punya wewenang apa-apa. Saya percayakan kepada polisi," kata Kasim kepada Suara.com, Rabu (2/8/2017)

Kasim tak pernah bosan untuk menanyakan perkembangan penyelidikan kasus kematian anaknya. Kasus tersebut ditangani anggota Polsek Kebon Jeruk.

"Sekarang saya menunggu-nunggu aja. Yang penting saya terus tanyakan kepada kepolisian," kata dia.

Di hati kecil, ada kekhawatiran kasus anaknya tak terungkap karena tertutup kasus-kasus lain yang sedang ditangani polisi. Dia mengapresiasi media yang tetap menulis berita ini.

"Saya ingatkan kepada polisi. Karena banyak kasus lain takutnya kasus anak saya tertutupi. Mungkin bisa dibantu media, untuk mengingatkan dia (polisi)," kata Kasim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:36 WIB

×