Korban Pungli Polantas, Diminta Tak Takut Melapor

Dythia Novianty, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 30 Agustus 2017 | 09:19 WIB
Korban Pungli Polantas, Diminta Tak Takut Melapor
Polisi merazia kendaraan bermotor. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pagarra, meminta masyarakat jangan takut melaporkan anggota Polisi Lalu Lintas yang melakukan pungli saat bertugas di lapangan.

Hal ini disampaikan Halim, menyusul penangkapan anggota Ditlantas Polda Metro Jaya karena melakukan pungli dengan modus menggelar razia kendaraan.

"Silahkan laporkan kalau ada polisi yang menerima pungli. Dia bekali perintah agar tidak terima pungli, pengawasan harus dari masyarakat," kata Halim saat dikonfirmasi, Rabu (30/8/2017).

Halim juga meminta masyarakat harus jeli saat melihat razia yang dilakukan polisi di jalan. Apabila ada kejanggalan, dia mengimbau agar pengguna jalan menanyakan surat perintah kepada anggota polisi yang melakukan razia kendaraan.

"Soal surat juga harus jeli, masyarakat lihat ada instansi kepolisian, ada surat perintah resmi bahwa itu formal," kata Halim.

Halim juga menyampaikan, razia kendaraan yang legal diantaranya, tidak dilakukan di titik rawan kemacetan. Razia yang resmi, tambahnya, biasanya juga dilengkapi oleh rambu-rambu.

"Bisa lihat dari pakaian seragam, kemudian dimana saja, ada rambu-rambu dan berpakaian seragam, ada perwiranya. (Razia) tidak di tikungan. Kita harapkan tidak menggangu perjalanan lalu lintas," katanya.

Sebelumnya, tim Provost Divpropam Polri menangkap lima anggota Ditlantas Polda Metro Jaya yang melakukan razia kendaraan di pintu keluar tol Semanggi, Jenderal Gatot Subroto, Jakarta pada Selasa (28/8/2017) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kelima oknum polisi yakni Brigadir DF, Brigadir RF, Briptu MTRS, Bripka AP, dan Brigadir HPS ditangkap karena melakukan pungli kepada pengemudi mobil saat melakukan razia tanpa surat perintah. Mereka meminta uang sebesar Rp100 ribu kepada pengemudi mobil yang berhentikan.

baca juga

Selain itu, petugas juga menemukan barang bukti narkoba jenis sabu dan alat hisap (bong) di dalam mobil Brigadir DF dan Brigadir RF. Kedua oknum polisi mengakui telah mengonsumsi sabu sebelum melakukan razia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Polisi Pakai Sabu Sebelum Razia Terancam Dipecat

Dua Polisi Pakai Sabu Sebelum Razia Terancam Dipecat

News | Kamis, 24 Agustus 2017 | 12:20 WIB

Pengendara Kena Razia, Polantas Bengkalis Siap 'Menghibur'

Pengendara Kena Razia, Polantas Bengkalis Siap 'Menghibur'

News | Jum'at, 18 November 2016 | 02:37 WIB

Beredar Video Sopir Kopaja Setor ke Polisi, Polda Minta Maaf

Beredar Video Sopir Kopaja Setor ke Polisi, Polda Minta Maaf

News | Jum'at, 06 Februari 2015 | 10:59 WIB

Terkini

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 19:03 WIB

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:58 WIB

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:45 WIB

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:35 WIB

×