Teknologi Sosrobahu Tekan Kemacetan Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Siswanto | Suara.com

Minggu, 03 September 2017 | 16:58 WIB
Teknologi Sosrobahu Tekan Kemacetan Jalan Tol Jakarta-Cikampek
Kendaraan pemudik tampak melintas pelan di jalur contra flow Jalan Tol Cikampek di Km 51, Jawa Barat, Minggu (2/7/2017). [Antara/Wahyu Putro A]

Suara.com - Kontraktor proyek pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek menggunakan teknologi Sosrobahu yang diklaim mampu meminimalisasi dampak kemacetan lalu lintas selama proses pengerjaan berlangsung.

"Teknologi Sosrobahu adalah salah satu produk teknologi karya bangsa kita sendiri yang dapat menekan dampak gangguan lalu lintas akibat pekerjaan pembuatan tiang atau pilar jembatan," kata pimpinan proyek PT. Jasa Marga Jalan Layang Jakarta-Cikampek, Iwan Dewantoro, di Bekasi, Minggu (3/9/2017).

Menurut dia pemanfaatan lahan proyek di median jalan tol Jakarta-Cikampek mulai KM 9 hingga KM 47 diklaim tidak berdampak pada penyempitan lajur jalan.

Jasa Marga telah menyediakan detour atau lajur pengganti di sisi kiri dan kanan jalan tol eksiting sehingga jumlah lajur tetap terjaga layaknya situasi normal.

"Penggunaan teknologi Sosrobahu pada prinsipnya adalah pada saat pembuatan kepala pier dibuat sejajar dengan sumbu jalan, setelah itu baru dilaksanakan pemutaran kepala pier dengan Sosrobahu," katanya.

Dengan metode pelaksanaan ini, kata dia, maka tidak akan ada dampak kemacetan karena aktivitas proyek selama pembangunan di jalan tol yang kini sudah berjalan.

"Karena pembuatan kepala pier dan pemutarannya masih dilakukan dalam area kerja," katanya.

Saat disinggung terkait masih terjadinya kemacetan pada jam sibuk maupun libur kerja, Iwan beralasan hal itu akibat dampak dari rasio kapasitas jalan yang belum sebanding dengan volume kendaraan.

"Kemacetan di jalan tol Jakarta-Cikampek karena memang rasio kapasitas jalan berbanding Volume Kendaraan sudah sekitar 1.3 (macet), yang artinya pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek memang diperlukan penambahan kapasitas lajur," katanya.

Menurut dia, proyek jalan layang Jakarta-Cikampek bukan hanya proyek investasi, tetapi juga merupakan solusi untuk mengurangi himpitan kemacetan karena kurangnya kapasitas jalan yang ada saat ini.

Dikatakan Iwan, Jasa Marga saat ini juga tengah berkoordinasi dengan dua penyelenggara proyek lainnya yakni Light Rapid Transit dan kereta cepat yang sama-sama memanfaatkan lahan jalan tol.

"Jasa Marga melalui konsultan manajemen konstruksi melakukan sinkronisasi jadwal kegiatan pekerjaan yang paling baik dalam mengurangi potensi kemacetan lalu lintas dan juga mekanisme pengaturan lalu lintasnya," katanya.

Iwan menambahkan, proyek jalan layang yang telah berjalan sejak Juni 2017 tersebut diproyeksikan rampung sepenuhnya pada Juni 2019. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lalu Lintas Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Mulai Normal, Contraflow Dihentikan

Lalu Lintas Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Mulai Normal, Contraflow Dihentikan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:58 WIB

Jasa Marga Terus Tambal Jalan Berlubang di Tol Japek hingga Jakarta-Tangerang

Jasa Marga Terus Tambal Jalan Berlubang di Tol Japek hingga Jakarta-Tangerang

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:45 WIB

Proyek Jalan Tol Japeksel Capai 90 Persen, Jakarta-Bandung Bisa Jadi 45 Menit

Proyek Jalan Tol Japeksel Capai 90 Persen, Jakarta-Bandung Bisa Jadi 45 Menit

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 18:12 WIB

Waspada Pilih Jalur Contraflow Saat  Mudik Lebaran 2024

Waspada Pilih Jalur Contraflow Saat Mudik Lebaran 2024

Otomotif | Senin, 08 April 2024 | 13:36 WIB

Terjadi Kecelakaan, Contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan Sementara

Terjadi Kecelakaan, Contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan Sementara

Bisnis | Senin, 08 April 2024 | 10:29 WIB

Jelang Lebaran, Contraflow Mulai Diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek

Jelang Lebaran, Contraflow Mulai Diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek

Video | Sabtu, 06 April 2024 | 04:00 WIB

Mulai 9 Maret Tarif Tol Jakarta-Cikampek dan Layang MBZ Naik 35%, Segini Besarannya

Mulai 9 Maret Tarif Tol Jakarta-Cikampek dan Layang MBZ Naik 35%, Segini Besarannya

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2024 | 10:13 WIB

Tarif Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Layang MBZ Segera Naik, Berapa Besarannya?

Tarif Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Layang MBZ Segera Naik, Berapa Besarannya?

Bisnis | Senin, 19 Februari 2024 | 08:40 WIB

Catat Jadwal Contraflow Jalan Tol Jakarta - Cikampek Selama Masa Cuti Bersama

Catat Jadwal Contraflow Jalan Tol Jakarta - Cikampek Selama Masa Cuti Bersama

Otomotif | Jum'at, 09 Februari 2024 | 18:10 WIB

Info Perbaikan Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek Awal Pekan Ini Hingga Jumat 14 Juli

Info Perbaikan Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek Awal Pekan Ini Hingga Jumat 14 Juli

Bisnis | Senin, 10 Juli 2023 | 07:55 WIB

Terkini

Teknologi Penangkap Gas di Peternakan Bisa Picu Emisi Besar Jika Bocor, Bagaimana Solusinya?

Teknologi Penangkap Gas di Peternakan Bisa Picu Emisi Besar Jika Bocor, Bagaimana Solusinya?

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:30 WIB

Bahan Baku Plastik dari Timur Tengah Terganggu, RI Cari Alternatif ke Amerika, Afrika hingga India

Bahan Baku Plastik dari Timur Tengah Terganggu, RI Cari Alternatif ke Amerika, Afrika hingga India

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:29 WIB

Menaker Yassierli Sebut Industri Kreatif Ideal untuk Jadi Laboratorium Magang Nasional

Menaker Yassierli Sebut Industri Kreatif Ideal untuk Jadi Laboratorium Magang Nasional

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:28 WIB

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

Bukan Gencatan Senjata, Iran Ajukan 5 Poin Krusial Akhiri Perang Permanen dan Total

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:24 WIB

Kejagung Geledah Kantor KSOP Kalsel dan Kalteng Terkait Kasus Korupsi Samin Tan

Kejagung Geledah Kantor KSOP Kalsel dan Kalteng Terkait Kasus Korupsi Samin Tan

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:22 WIB

Soal WFH ASN Jumat, Legislator PDIP Beri Sindiran: Saya Bingung, Apa Dasarnya Memilih Long Weekend?

Soal WFH ASN Jumat, Legislator PDIP Beri Sindiran: Saya Bingung, Apa Dasarnya Memilih Long Weekend?

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:21 WIB

Cara Memperbaiki Data NISN yang Salah dan Tidak Sesuai

Cara Memperbaiki Data NISN yang Salah dan Tidak Sesuai

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:21 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gibran Sampaikan Duka Cita: Saya Dukung Penuh Investigasi PBB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Gibran Sampaikan Duka Cita: Saya Dukung Penuh Investigasi PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:15 WIB

Masih Berlangsung, KPK Geledah Rumah Ono Surono di Kasus Suap Ijon Bekasi

Masih Berlangsung, KPK Geledah Rumah Ono Surono di Kasus Suap Ijon Bekasi

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:15 WIB

Deforestasi Indonesia Melonjak 66 Persen di 2025, Papua hingga Kalimantan Paling Terdampak

Deforestasi Indonesia Melonjak 66 Persen di 2025, Papua hingga Kalimantan Paling Terdampak

News | Rabu, 01 April 2026 | 15:15 WIB