Aung San Suu Kyi Akhirnya Buka Mulut soal Persekusi Rohingya

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 06 September 2017 | 11:50 WIB
Aung San Suu Kyi Akhirnya Buka Mulut soal Persekusi Rohingya
Aung San Suu Kyi. [AFP]

Suara.com - Pemimpin de facto Myanmar yang juga peraih Nobel Perdamaian 1991, Aung San Suu Kyi, untuk kali pertama mengeluarkan pernyataan publik mengenai Rohingya, setelah konflik berdarah kembali terjadi di wilayah Rakhine sejak dua pekan lalu.

Suu Kyi yang menjadi Konselor Negara Myanmar tersebut, mengatakan pemerintah telah bekerja untuk melindungi hak-hak demokratis Rohingya.

Pernyataannya tersebut, seperti dilansir CNN, Rabu (6/9/2017), diutarakan saat berbicara dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, via sambungan telepon.

"Kami benar-benar tahu, lebih dari apa pun, apa makna perlindungan hak asasi dan hak demokratis," tegas Suu Kyi, dalam rekaman pembicaraannya dengan Erdogan.

"Jadi, kami memastikan seluruh warga negara kami mendapatkan proteksi atas hak asasi mereka, tidak hanya dalam bidang politik, tapi juga sosial, dan kemanusiaan," tegasnya lagi.

Dalam pembicaraan tersebut, Suu Kyi yang mendapat kecaman atas kebungkamannya mengenai konflik Rohingya dalam dua pekan terakhir, juga mengklaim banyak kesalahan informasi yang beredar di kalangan komunitas internasional.

Informasi-informasi salah yang beredar tersebut, justru menguntungkan gerombolan-gerombolan teroris yang ingin menguasai wilayah Rakhine.

Untuk diketahui, selama dua pekan terakhir, sedikitnya 123.000 warga Rohingya bergerak ke perbatasan Myanmar-Bangladesh, setelah militer menggelar operasi.

Operasi militer itu dilakukan pemerintah Myanmar untuk memberantas gerombolan Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA), yang masuk daftar teroris oleh pemerintah negeri tersebut.

Persekusi militer Myanmar terhadap Rohingya dipicu oleh penyerangan ARSA terhadap 20 pos polisi yang menewaskan puluhan aparat. Sebagai balasan, militer diklaim membakar rumah-rumah dan mengusir komunitas Rohingya di Rakhine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bela Rohingya, Putri Sulung Gus Dur Malah Dirisak

Bela Rohingya, Putri Sulung Gus Dur Malah Dirisak

News | Rabu, 06 September 2017 | 11:03 WIB

Ini Pengalihan Arus Lalin Demo Rohingya di Kedubes Myanmar

Ini Pengalihan Arus Lalin Demo Rohingya di Kedubes Myanmar

News | Rabu, 06 September 2017 | 09:54 WIB

Al Qaeda Provokasi Muslim Indonesia Serbu Myanmar

Al Qaeda Provokasi Muslim Indonesia Serbu Myanmar

News | Rabu, 06 September 2017 | 08:20 WIB

Intoleran 'Tunggangi' Rohingya, Pendekar NU Jaga Candi Borobudur

Intoleran 'Tunggangi' Rohingya, Pendekar NU Jaga Candi Borobudur

News | Rabu, 06 September 2017 | 07:34 WIB

'Goreng-Goreng' Isu Rohingya untuk Diskreditkan Presiden Jokowi

'Goreng-Goreng' Isu Rohingya untuk Diskreditkan Presiden Jokowi

News | Rabu, 06 September 2017 | 07:22 WIB

10 Hari, 125 Ribu Muslim Rohingya Mengungsi ke Bangladesh

10 Hari, 125 Ribu Muslim Rohingya Mengungsi ke Bangladesh

News | Rabu, 06 September 2017 | 05:13 WIB

Aksi Bela Rohingya, Candi Borobudur Siaga 1 Mulai Besok

Aksi Bela Rohingya, Candi Borobudur Siaga 1 Mulai Besok

News | Rabu, 06 September 2017 | 01:43 WIB

PBNU: Kasus Rohingya Bukan Konflik Agama

PBNU: Kasus Rohingya Bukan Konflik Agama

News | Rabu, 06 September 2017 | 06:45 WIB

Demo di Kedubes Myanmar, Wiranto: Bawa Bom Ditangkap!

Demo di Kedubes Myanmar, Wiranto: Bawa Bom Ditangkap!

News | Rabu, 06 September 2017 | 05:38 WIB

Malaysia Panggil Dubes Myanmar Terkait Krisis Rohingya

Malaysia Panggil Dubes Myanmar Terkait Krisis Rohingya

News | Rabu, 06 September 2017 | 04:11 WIB

Terkini

Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran

Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:09 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:09 WIB

Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?

Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:05 WIB

RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas

RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:04 WIB

Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan

Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:55 WIB

Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina

Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:46 WIB

DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim

DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:44 WIB

Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor

Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:38 WIB

Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi

Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:24 WIB

Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:20 WIB