Kyai NU Sodorkan Nama Saifullah Yusuf Calon Gubernur Jatim

Tomi Tresnady

Jum'at, 08 September 2017 | 00:30 WIB
Kyai NU Sodorkan Nama Saifullah Yusuf Calon Gubernur Jatim
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur H Saifullah Yusuf (Gus Ipul) (kanan). [Jatimprov]

Suara.com - Sejumlah kiai Nahdlatul Ulama (NU) dari daerah Mataraman, Jawa Timur, menyodorkan satu nama yang diusung oleh NU Jawa Timur untuk maju dalam Pilkada Jatim, yakni Saifullah Yusuf atau yang biasa disapa Gus Ipul.

KH Anwar Iskandar mewakili suara para kiai daerah Mataraman menyampaikan usulan itu kepada Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, yang diutus langsung Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat melakukan kunjungan kepada Kiai NU ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, pimpinan KH Anwar Manshur, Kamis (7/9/2017).

Siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis, agenda kunjungan yang dilakukan Ahmad Basarah itu dalam rangka mendengarkan aspirasi, masukan, serta pertimbangan para kiai dan ulama NU terkait berbagai persoalan bangsa, dan juga dalam rangka mendengarkan aspirasi para kiai NU terkait Pilkada 2018 di Jawa Timur.

Para kiai NU bahkan sudah meminta PKB sebagai kendaraan politiknya dan sekaligus meminta Gus Ipul untuk mendaftar melalui PDIP.

"Beberapa hari lalu, kami para Kiai di Jatim sudah ketemu, dan sepakat bahwa pilkada tidak boleh korbankan kesatuan dan persatuan masyarakat dan bangsa. Harus lahirkan pemimpin yang mampu sejahterakan masyarakat, mampu jaga stabilitas.

"Banyak poin yang sifatnya makro, baru kemudian sebut nama. Nah soal nama, kami sudah sepakat, untuk calonkan Saifullah Yusuf sebagai cagub Jawa Timur, untuk selanjutnya meminta PKB menjadi kendaraan politiknya. Dan meminta kepada Saifullah untuk daftar ke PDIP," kata Kiai Anwar Iskandar.

Turut hadir dalam pertemuan itu di antaranya sejumlah kiai dari Lirboyo yakni KH Abdulloh Kafabihi Mahrus, KH Habibulloh Zaini, KH An'im F Mahrus, KH Hasan Zamzami Mahrus, KH Athoillah S Anwar, dan KH M Ma'ruf Zainuddin.

Kemudian dari Blitar KH Dliyau'uddin Zubaidi, dari Tulungagung KH Abdul Hadi Mahfudz dan KH Minan Ali, serta dari Nganjuk KH Ali Musthofa Said dan KH Asya' Hamida, dari Trenggalek KH Kholifah Sholeh dan KH Muh Mukhlas Noer.

Lalu, dari Kediri KH Abdul Hamid Abdul Qodir, KH Sholeh Abdul Jalil, KH Nashir Badrus, KH Najib Zamzami, KH Nurul Huda Ahmad, KH Zainuri Faqih, KH Abu Bakar Abdul Jalil, KH Zubaduzzaman, Kyai Anang Darunnaja, dan KH Thoha Douglas Yahya (Gus Lik).

baca juga

Adapun yang turut mendampingi Basarah yakni Sekjen Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) PDI Perjuangan Falah Amru, dan Fungsionaris Bamusi Nu'man Anshori dan Yayan Sopyani Al Hadi, serta Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi, dan Bupati Ngawi Budi Sulistyono.

Setelah menyampaikan nama Gus Ipul sebagai calon yang didukung para Kiai NU, Kiai Anwar kemudian menyampaikan sikap para kiai soal posisi cawagub yang diserahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Siapa yang ditunjuk, yang dikehendaki Ibu Mega kami akan terima dan dukung. Yang penting, harus menang. Setelah itu, kita rawat bersama-sama Jatim yang aman, tentram, dan diridhoi Allah," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Anwar Iskandar juga menyampaikan pentingnya sinergi kekuatan Islam- Nasionalis di Indonesia karena Indonesia sejak awal berdirinya adalah hasil kerja keras dan perjuangan para pendiri bangsa yang mewakili golongan kebangsaan dan golongan agama, khususnya Islam yakni para kiai dan ulama.

"Ini baik dalam upaya meneruskan yang dulu dilakukan Bung Karno dan Mbah Hasyim, Gus Dur dan Mbak Mega, dan sekarang ini kita teruskan. Begitu indah sekali," tuturnya.

Kiai Anwar Iskandar menambahkan, PDIP secara politis partai terbesar,sementara NU kultural terbesar. Kalau bisa sinergi PDIP-NU akan hasilkan sesuatu yang luar biasa bagi bangsa dan negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Vicky Prasetyo Bisa Gagal Ikut Pilkada Gara-gara Perempuan Ini

Vicky Prasetyo Bisa Gagal Ikut Pilkada Gara-gara Perempuan Ini

Entertainment | Senin, 04 September 2017 | 22:36 WIB

Mendagri Minta Peserta Pilpres, Pileg, Pilkada Tak Sebar Isu SARA

Mendagri Minta Peserta Pilpres, Pileg, Pilkada Tak Sebar Isu SARA

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 17:57 WIB

Biaya Pemakaman Warga Miskin Surabaya Ditanggung Pemerintah

Biaya Pemakaman Warga Miskin Surabaya Ditanggung Pemerintah

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 07:02 WIB

Menyaru Jadi Polisi,  Pemuda 23 Tahun Curi Sepeda Motor

Menyaru Jadi Polisi, Pemuda 23 Tahun Curi Sepeda Motor

News | Minggu, 20 Agustus 2017 | 13:16 WIB

Cuma Ferry Juliantono yang Bisa Saingi Ganjar Pranowo

Cuma Ferry Juliantono yang Bisa Saingi Ganjar Pranowo

News | Kamis, 17 Agustus 2017 | 07:05 WIB

Terkini

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

×