Perppu Ormas Dibahas DPR, Mensesneg: Nggak Usah Ditolaklah

Siswanto, Dian Rosmala

Jum'at, 08 September 2017 | 13:21 WIB
Perppu Ormas Dibahas DPR, Mensesneg: Nggak Usah Ditolaklah
Menteri Sekretaris Negara Pratikno saat berbicara kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/2/2017). [Suara.com/Erick Tanjung]
Menteri Sekretaris Negara Pratikno berharap Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan diterima DPR. Sebab, kata Pratikno, perppu tersebut dibutuhkan untuk menjaga stabilitas negara.

"Pemerintah sudah mengajukan ya. Jadi tinggal nunggu bagaimana DPR. Harapannya DPR mendukung saja. Kita tahu lah urgensinya DPR untuk mendukung," kata Pratikno di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (8/9/2017).

Pratikno mengatakan Presiden Joko Widodo sudah berkali-kali menjelaskan kepada publik mengenai kenapa perppu ormas harus ada. Praktikno mengatakan respon publik terhadap perppu positif.

"Nggak usah ditolaklah. Urgensinya sudah jelas, pak Peesiden sudah berkali-kali menjelaskan urgensinya tentang perppu itu dan tanggapan masyarakat positif," ujar Pratikno.

Tanggal 16 September 2017, DPR akan memulai pembahasan perppu dan ditargetkan rampung tanggal 24 Oktober 2017. Selanjutnya diputuskan apakah disahkan atau tidak.

Isu utama kalangan yang kontra terhadap perppu yaitu akan membatasi hak publik untuk berserikat. Hizbut Tahrir Indonesia salah satu contohnya, begitu perppu disahkan pemerintah, badan hukumnya dicabut Kementerian Hukum dan HAM.

Ketua Fraksi PPP Reni Marlinawati mengungkapkan partainya banyak menerima masukan untuk menolak Peraturan Pengganti Undang-undang nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan, khususnya dari kalangan akar rumput partai.

"Di bawah, akar rumput masih banyak yang menolak, masih banyak aspirasi yang masuk ke PPP untuk menolak. Tetapi sampai hari ini fraksi masih melakukan kajian masih terus mendiskusikan terutama dengan teman-teman di Komisi II," kata Reny.

Itu sebabnya, sampai sekarang PPP belum memutuskan sikap.

PPP akan melakukan kajian dan berdiskusi dengan Komisi II. Komisi II ditunjuk Badan Musyawarah DPR untuk rapat dengan sejumlah instansi sebelum memutuskan menerima atau menolak perppu.

Reni mengatakan ada banyak pertimbangan yang dijadikan alasan untuk menolak perppu tersebut. Salah satunya, kata dia, organisasi kemasyarakatan seharusnya menjadi wadah untuk mengekspresikan kebebasan berpendapat, berserikat, dan berkelompok.

"‎Jadi kekhawatiran masyarakat itu. Dan ini jadi preseden untuk dilakukannya penutupan pembubaran ormas ormas lainnya," katanya. "Maka itu kenapa kita memerlukan informasi yang komprehensif, memerlukan kajian yang mendalam agar ketika kita nanti memberikan penjelasan kepada masyarakat sesuai dengan informasi yang utuh." [Bagus Santosa]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:45 WIB

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:35 WIB

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:34 WIB

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:28 WIB

Lip Balm Tinted untuk Apa? Intip Manfaat dan 3 Rekomendasinya

Lip Balm Tinted untuk Apa? Intip Manfaat dan 3 Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 18:25 WIB

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 18:21 WIB

×