Tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa di Meksiko

Dythia Novianty

Sabtu, 09 September 2017 | 22:08 WIB
Tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa di Meksiko
Kepanikan gempa di Meksiko. [Metro]

Suara.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Mexico City menyampaikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa di Meksiko pada 7 September 2017.

"Belum ada laporan WNI yang menjadi korban dalam gempa tersebut," kata pernyataan pers dari KBRI Mexico City.

KBRI mengimbau semua warga negara Indonesia (WNI) di Meksiko untuk waspada dan berhati-hati pascagempa yang terjadi di Mexico pada 7 September 2017.

"KBRI sudah mengeluarkan 'Citizen Advisory' pada pukul 12:40 pada 8 September 2017," demikian disampaikan KBRI Mexico City.

Gempa di Mexico, menurut Badan Seismologi Nasional Mexico, berkekuatan 8,2 Skala Richter (SR) terjadi pada pukul 11:49 waktu setempat, yakni 133 kilometer di barat daya kota Pijijiapan, Chiapas di kedalaman 58 kilometer. Gempa itu merupakan gempa terkuat sejak 1932.

Sempat terjadi kepanikan di Mexico City ketika terjadi gempa yang berlangsung selama satu menit. Gempa tersebut mengakibatkan kerusakan ringan dan putusnya jaringan listrik di beberapa wilayah di Mexico City.

Namun, dilaporkan sedikitnya tiga orang tewas di negara bagian Chiapas, dua orang di negara bagian Tabasco dan satu orang di negara bagian Oaxaca.

Beberapa bangunan di pesisir negara bagian Oaxaca rusak berat, yaitu di kota Juchitan. Satu hotel di kota Matias Romero, Oaxaca juga dilaporkan rusak berat.

Pemerintah Meksiko menyatakan keadaan darurat di negara bagian Chiapas. Pemerintah daerah Oaxaca melaporkan bahwa Kota Oaxaca tidak terkena dampak serius. Seluruh WNI di negara bagian Oaxaca berada di Kota Oaxaca.

baca juga

Diperkirakan akan ada sekitar 65 gempa susulan berkekuatan paling tinggi 6,1 SR. Sementara itu, Presiden Meksiko Enrique Pea Nieto mengingatkan bahwa ada kemungkinan gempa susulan dengan kekuatan 7,0 SR atau lebih.

Untuk itu, KBRI mengimbau WNI di Meksiko untuk waspada karena adanya kabar mengenai beberapa gempa susulan yang mungkin terjadi dalam waktu dekat.

Berdasarkan catatan KBRI Mexico City, jumlah WNI di Meksiko mencapai 289 jiwa. Menurut keterangan KBRI, tidak ada WNI di Chiapas, namun ada delapan orang WNI yang berada di Oaxaca dan satu WNI di Tabasco. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Saksikan Kilat Hijau dan Biru Misterius Pascagempa Meksiko

Warga Saksikan Kilat Hijau dan Biru Misterius Pascagempa Meksiko

Tekno | Sabtu, 09 September 2017 | 07:20 WIB

Meksiko Dihantam Gempa Terdahsyat Sejak Tahun 1985

Meksiko Dihantam Gempa Terdahsyat Sejak Tahun 1985

News | Sabtu, 09 September 2017 | 04:00 WIB

Gempa 8.2SR Disertai Peringatan Tsunami Hantam Meksiko

Gempa 8.2SR Disertai Peringatan Tsunami Hantam Meksiko

News | Jum'at, 08 September 2017 | 13:16 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×