Firasat Aneh Keluarga Sebelum Pasutri Bos Garmen Dibunuh

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 19 September 2017 | 14:27 WIB
Firasat Aneh Keluarga Sebelum Pasutri Bos Garmen Dibunuh
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya merilis pelaku pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan dengan korban MD Pasutri Zakarian Husni dan Zakiya Masrur, bos garmen, di kawasan Bendungan Hilir, di Jakarta, Jumat (15/9).

Suara.com - Anak kandung pasangan suami istri bos Garmen Zakaria Husni (58) dan Zakiya Masrur (53), ternyata sudah memiliki firasat aneh sebelum mendengar kabar orangtuanya dibunuh oleh tiga mantan karyawan.

Pengacara keluaga korban, Jhony Mazmur W Manurung menyampaikan, salah satu anak korban sempat menghubungi Zakaria melalui telepon, namun tak diangkat.

"Biasanya di telepon diangkat, lha kok ini mati," kata Jhony kepada Suara.com, Selasa (19/8/2017).

Meski sudah tak satu rumah, anak-anaknya masih sering mengunjungi rumah korban di Jalan Pengairan, nomor 21, RT 11, RW 6, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Biasanya, kata dia, sebelum berkumpul, salah satu anaknya menghubungi pasutri bos garmen tersebut.

"Karena anak ini biasa ngumpul, tapi pas ditelepon tidak menyaut," kata Jhony.

Jhony mengatakan, keluarga kekinian masih mengalami trauma setelah mendengar kabar orangtuanya terbunuh.

"Semua masih pada syok, masih pada sedih," tukasnya.

Dia juga menyampaikan, dua anak korban yang bernama Gilang dan Suci telah dimintai keterangan atas kematian orangtuanya.

baca juga

Polisi, kata Jhony, memeriksa kedua anak korban terkait kronologi perampokan dan profile ketiga tersangka yang merupakan mantan karyawan korban.

"Kronologis, yang Suci itu kan tak tahu, dia malah cari ke rumah sakit. Kalau yang Gilang kronologisnya, karena sudah kenal lama tersangka, karena sudah pada kerja lama. Kecuali Engkos, baru setahun, itu juga jadi kuli bangunan di Kreo," tandasnya.

Dalam kasus perampokan sadis ini, polisi telah meringkus tiga tersangka saat sedang karoke di hotel kawasan Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (12/9/2017) malam. Mereka adalah Ahmad Zulkifli, Sutarto dan Engkos Kuswara.

Zul, mantan sopir sekaligus otak perampokan sadis ditembak mati karena mencoba melarikan diri ketika diajak untuk pengembangan kasus.

Pasutri itu tewas karena mengalami penganiayaan saat tiga mantan karyawan itu merampok rumah korban, Minggu (10/9/2017) malam.

Setelah menggasak harta benda korban, kawanan perampok tersebut membuang jasad pasutri di ke sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah.

Motif perampokan sadis itu dilakukan karena para tersangka sakit hati karena telah dipecat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengepungan Rusuh Kantor YLBHI, Polisi Tetapkan 7 Tersangka

Pengepungan Rusuh Kantor YLBHI, Polisi Tetapkan 7 Tersangka

News | Selasa, 19 September 2017 | 13:59 WIB

Kebohongan Pelaku Pembunuh Pasutri Bos Garmen Akhirnya Terungkap

Kebohongan Pelaku Pembunuh Pasutri Bos Garmen Akhirnya Terungkap

News | Selasa, 19 September 2017 | 13:02 WIB

Pengepungan YLBHI, Polisi Lepas 22 Orang Perusuh

Pengepungan YLBHI, Polisi Lepas 22 Orang Perusuh

News | Selasa, 19 September 2017 | 12:15 WIB

Alasan YLBHI Tak Laporkan Kivlan, Tokoh Diduga Dalang Pengepungan

Alasan YLBHI Tak Laporkan Kivlan, Tokoh Diduga Dalang Pengepungan

News | Selasa, 19 September 2017 | 11:48 WIB

Menunggu Pelaku Peragakan Ulang Pembunuhan Pasutri di Rumah 21

Menunggu Pelaku Peragakan Ulang Pembunuhan Pasutri di Rumah 21

News | Senin, 18 September 2017 | 16:52 WIB

59 Ribu Miras Asal Singapura Diselundupkan Pakai Plastik Sampah

59 Ribu Miras Asal Singapura Diselundupkan Pakai Plastik Sampah

News | Senin, 18 September 2017 | 15:04 WIB

Penyelundupan 53 Ribu Botol Miras Ilegal

Penyelundupan 53 Ribu Botol Miras Ilegal

Foto | Senin, 18 September 2017 | 15:00 WIB

Rencana Tilang Melalui CCTV

Rencana Tilang Melalui CCTV

Foto | Senin, 18 September 2017 | 13:44 WIB

Bentrok dengan Gerombolan Pengepung YLBHI, 5 Polisi Luka Serius

Bentrok dengan Gerombolan Pengepung YLBHI, 5 Polisi Luka Serius

News | Senin, 18 September 2017 | 13:16 WIB

Polisi: Aksi Pengepungan Kantor YLBHI Ilegal

Polisi: Aksi Pengepungan Kantor YLBHI Ilegal

News | Senin, 18 September 2017 | 11:44 WIB

Terkini

Esai 1.000 Kata Wajib 10 Sumber: Ketika Kuantitas Membunuh Analisis Kritis

Esai 1.000 Kata Wajib 10 Sumber: Ketika Kuantitas Membunuh Analisis Kritis

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Belum Dapat Tenda Pemerintah, Warga Korban Gempa Flores Mulai Sakit-sakitan

Belum Dapat Tenda Pemerintah, Warga Korban Gempa Flores Mulai Sakit-sakitan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:09 WIB

SPF Tinggi, Tekstur Super Ringan! 5 Sunscreen Serum untuk Panas-Panasan

SPF Tinggi, Tekstur Super Ringan! 5 Sunscreen Serum untuk Panas-Panasan

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Contoh Soal Perubahan Wujud Benda Menyublim dan Mengkristal, Lengkap dengan Jawabannya

Contoh Soal Perubahan Wujud Benda Menyublim dan Mengkristal, Lengkap dengan Jawabannya

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:05 WIB

166 Puskesmas Rusak Pascagempa NTT! Menkes Ajak Anggota DPR Super Kaya Ikut Donasi

166 Puskesmas Rusak Pascagempa NTT! Menkes Ajak Anggota DPR Super Kaya Ikut Donasi

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Fenomena Solo-Maxxing, Menjadi Lajang Bukan Lagi Sebuah Kegagalan

Fenomena Solo-Maxxing, Menjadi Lajang Bukan Lagi Sebuah Kegagalan

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Solidaritas AMPB dan Ojol Retak Usai Audiensi DPR, Relawan: Karena Rupiah Kalian Tinggalkan Kami

Solidaritas AMPB dan Ojol Retak Usai Audiensi DPR, Relawan: Karena Rupiah Kalian Tinggalkan Kami

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:56 WIB

KA Bukit Serelo Tabrak Isuzu Panther, Satu Keluarga Jadi Korban: 4 Meninggal, 1 Kritis

KA Bukit Serelo Tabrak Isuzu Panther, Satu Keluarga Jadi Korban: 4 Meninggal, 1 Kritis

Sumsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla

Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla

Riau | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:53 WIB

Ada Rumah Murah di bawah Rp150 Juta di Danantara Housing Expo 2026

Ada Rumah Murah di bawah Rp150 Juta di Danantara Housing Expo 2026

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:48 WIB

×