Kejam! Kesaksian Korban Diperkosa Ribuan Lelaki

Dythia Novianty

Kamis, 21 September 2017 | 07:27 WIB
Kejam! Kesaksian Korban Diperkosa Ribuan Lelaki
Ilustrasi pemerkosaan (Shutterstock).

Suara.com - Lebih dari 15 tahun, sejak usia 14, Caitlin Spencer (bukan nama sebenarnya) diperkosa oleh ribuan lelaki. Dia pun 11 kali mengalami kehamilan, menyebabkan tujuh aborsi, dua keguguran dan dua bayi yang dilahirkan Caitlin.

Sekarang, dia dengan berani menceritakan kisah mengerikannya untuk pertama kalinya. Dia adalah salah satu kasus terburuk perdagangan anak Inggris di tangan geng seks yang didominasi Asia.

Dan yang mengejutkan, Caitlin mengatakan bahwa geng ini luas mencakup seorang politisi lokal, masih banyak. Sebagian besar mereka berasal dari Asia, seperti dari latar belakang Bangladesh, Pakistan, India, Irak, Iran dan Turki.

Caitlin pun telah melaporkan ke polisi dua tahun lalu, tapi kasusnya diabaikan. Dia mengakui, dirinya sempat dibawa ke berbagai tempat di seluruh negeri. Dia tidak bisa menghitung berapa banyak lelaki yang memperkosanya.

"Tapi saya yakin jumlahnya mencapai ribuan," ucapnya.

Dia dengan jelas mengingat "klien" pertama yang memperkosanya.

"Dia adalah lelaki Asia yang lebih tua, yang jelas memiliki keluarga. Dia punya foto di mana-mana tentang istri dan anak-anaknya," katanya.

Caitlin merasa heran, masih banyak dari orang-orang itu seperti tidak tersentuh polisi.

Dia menceritakan kisah tragisnya itu di sebuah buku baru, "Please, Let Me Go".

baca juga

Geng seks Asia ini menjadi tidak asing. Tiga minggu lalu, sebuah kelompok beranggotakan 18 orang dihukum di Newcastle karena memperkosa anak perempuan berusia 13. Polisi mengatakan ada 278 korban dalam kasus tersebut.

Kasus-kasus itu tidak terselesaikan secara tuntas karena Caitlin bisa masih melihat salah seorang anggota geng tersebut berkeliaran di daerahnya. Dia melihat, seseorang menyulik anak-anak dari sebuah sekolah setempat.

"Pengadilan hanya mendapatkan segelintir orang dari kelompok ini. Ini terjadi di depan mata kita. Sementara mereka berada di luar sana, saya tidak pernah sepenuhnya bebas," katanya dengan suara pelan. [Mirror]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bejat! Ayah Perkosa Anak Kandung Selama Empat Tahun

Bejat! Ayah Perkosa Anak Kandung Selama Empat Tahun

News | Selasa, 19 September 2017 | 00:03 WIB

Pertahankan Kehormatan, Siswi SMP Tewas Dicekik Pakai Kerudungnya

Pertahankan Kehormatan, Siswi SMP Tewas Dicekik Pakai Kerudungnya

News | Jum'at, 15 September 2017 | 11:37 WIB

Sodomi Putri Kandung saat Umrah, Ayah Dihukum 48 Tahun Penjara

Sodomi Putri Kandung saat Umrah, Ayah Dihukum 48 Tahun Penjara

News | Sabtu, 09 September 2017 | 13:24 WIB

Grab Janji Dampingi Siswi SMK Korban Driver Mesum

Grab Janji Dampingi Siswi SMK Korban Driver Mesum

News | Jum'at, 08 September 2017 | 13:37 WIB

Bejat, Driver Ojek Online Perkosa Siswi SMK

Bejat, Driver Ojek Online Perkosa Siswi SMK

News | Kamis, 07 September 2017 | 16:53 WIB

Perkosa Dua Pengikut, 'Titisan Tuhan' Dipenjara 20 Tahun

Perkosa Dua Pengikut, 'Titisan Tuhan' Dipenjara 20 Tahun

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 16:18 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×