Guru di Medan Diancam Dibunuh Jika Keluarkan Murid 'Siluman'

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 30 September 2017 | 13:20 WIB
Guru di Medan Diancam Dibunuh Jika Keluarkan Murid 'Siluman'
Ilustrasi seorang penjahat lelaki mengandalkan senjata pisau untuk melumpuhkan korbannya. [shutterstock]

Suara.com - Sejumlah guru Sekolah SMA Negeri 13 Medan yang mendapat ancaman bunuh jika mengeluarkan puluhan siswa 'siluman' dari sekolah tersebut. Hal itu diungkap seorang dosen dari Fakultas Hukum Sumatera Utara, Syafruddin Kalo.

Profesor hukum itu meminta polisi cepat mengusutnya. Ancaman pembunuhan dikirim melalui pesan SMS terhadap oknum guru SMA Negeri 13 Medan.

"Teror disampaikan orang tidak dikenal (OTK) itu, jangan dianggap hal sepele dan harus diantisipasi dengan memberitahukan kepada pihak berwajib," kata Dosen Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Syafruddin Kalo di Medan, Sabtu.

Ancaman bunuh yang ditujukan kepada guru SMA Negeri 13 berkaitan dengan kasus siswa 'siluman' yang akan dipindahkan ke SMA Swasta di Medan. Siswa SMA 'siluman' yang masuk ke SMA Negeri 13 itu, tidak melalui jalur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) daring yang telah ditentukan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumut.

Penerimaan siswa pada kedua sekolah menengah atas itu, tidak melalui jalur resmi atau PPDB daring dan Disdik Provinsi Sumut memerintahkan kepada kepala sekolah tersebut, untuk memindahkan siswa yang bermasalah itu ke SMA swasta.

Namun, para orang tua siswa SMA yang masuk secara gelap itu, melakukan protes terhadap Kepala Sekolah dan tidak bersedia memindahkan anak mereka ke sekolah lain.

"Sedangkan, Kepala SMA Negeri 13 Medan harus mengeluarkan siswa itu, sesuai dengan perintah Kadisdik Sumut.Ini harus tetap dilaksanakan," kata Guru Besar Fakultas Hukum USU itu.

Sebelumnya, sejumlah guru dan Plh Kepala Sekolah SMA Negeri 13 Medan mendapat ancaman akan dibunuh melalui pesan singkat (SMS), dan dugaan teror tersebut berkaitan dengan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) daring atau "online".

Dihadapan Kepala Ombudsman RI perwakilan Sumut Abyadi Siregar, seorang guru Palomo Siregar menceritakan, ancaman teror itu didapatnya pada Rabu (20/9).

"Saya dapat SMS yang isinya bernada ancaman pembunuhan dan kotor. Pesan ancaman itu sebanyak tiga kali," ucapnya.

Pertama berisi, dimana kau, mulai saat ini hati-hati urus binik sebelum datang ajalmu ya. Kedua, aku kawanmu juga, gak kau pandang lagi sekelilingmu.Tapi satu hal, keluar anakku, selamat jalan kau dan keluargamu.Ketiga, orang kecil memang begitu," ujar Palomo di kantor Ombudsman perwakilan Sumut, Selasa (26/9/2017).

Ombudsman Perwakilan Sumut menemukan adanya siswa "siluman" atau masuk secara ilegal di SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 13 Medan, tanpa melalui jalur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) daring yang telah ditentukan Dinas Pendidikan Provinsi Sumut. Sedangkan, SMA Negeri 2 Medan menerima siswa gelap tersebut, diduga sebanyak 180 siswa, dan SMA Negeri 13 sebanyak 72 siswa tanpa jalur PPDB daring. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sadis, Bantai Pacar dan Keluarganya Gara-gara Lamaran Ditolak

Sadis, Bantai Pacar dan Keluarganya Gara-gara Lamaran Ditolak

News | Jum'at, 29 September 2017 | 20:03 WIB

Pembunuhan Cewek Setengah Telanjang, Pelaku Mabuk Dulu

Pembunuhan Cewek Setengah Telanjang, Pelaku Mabuk Dulu

News | Kamis, 28 September 2017 | 12:03 WIB

Pasangan Kanibal Rusia Sudah Santap 30 Orang Selama 18 Tahun

Pasangan Kanibal Rusia Sudah Santap 30 Orang Selama 18 Tahun

News | Kamis, 28 September 2017 | 07:24 WIB

Pembunuh Gadis Tanpa Busana Akhirnya Tertangkap

Pembunuh Gadis Tanpa Busana Akhirnya Tertangkap

News | Kamis, 28 September 2017 | 05:14 WIB

Cewek Berhijab Itu Diduga Diperkosa Dulu Sebelum Dibunuh

Cewek Berhijab Itu Diduga Diperkosa Dulu Sebelum Dibunuh

News | Rabu, 27 September 2017 | 14:09 WIB

Ciri-ciri Cewek Hijab Merah Muda yang Tewas Nyaris Tak Berpakaian

Ciri-ciri Cewek Hijab Merah Muda yang Tewas Nyaris Tak Berpakaian

News | Rabu, 27 September 2017 | 14:01 WIB

Pembunuh Pemicu Kerusuhan Serahkan Diri

Pembunuh Pemicu Kerusuhan Serahkan Diri

News | Selasa, 26 September 2017 | 06:54 WIB

Usai Dibekuk, Pembunuh Murti Belum Pernah Dijenguk Keluarga

Usai Dibekuk, Pembunuh Murti Belum Pernah Dijenguk Keluarga

News | Senin, 25 September 2017 | 20:48 WIB

Sopir Taksi Online Tewas Dibunuh, Kondisinya Mengenaskan

Sopir Taksi Online Tewas Dibunuh, Kondisinya Mengenaskan

News | Minggu, 24 September 2017 | 23:16 WIB

Terkini

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:07 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB