Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Pengendali Banjir di Garut

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 18 Oktober 2017 | 12:00 WIB
Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Pengendali Banjir di Garut
Pembangunan check dam di Kabupaten Garut, Jawa Barat. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Sebelum mengakhiri kunjungan kerja di Garut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, didampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Bob Arthur Lambogia, menyampaikan laporan soal penanganan pasca bencana banjir di Kota Garut kepada Presiden Joko Widodo.

Dalam laporan singkatnya, Bob mengatakan, pengerjaan tanggul pengendali banjir pasca bencana banjir di kabupaten dan Kota Garut pada 2016 sudah mencapai 89,9 persen dan pembangunan check dam (bendung penahan), yang bertujuan untuk mengatasi sedimentasi pada hulu sungai sudah mencapai 50 persen.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi mengingatkan agar pekerjaan terus dimonitor dengan baik agar bisa diselesaikan tepat waktu, yaitu di akhir 2017. Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Sofyan Djalil, meninjau pembangunan tanggul sungai, dengan didampingi oleh Bob Arthur.  

Sofyan mengatakan, diperlukan upaya rehabilitasi yang sungguh-sungguh pada daerah tangkapan air yang sudah rusak. Ia juga berpesan agar sempadan sungai ditanami dengan pepohonan, karena bisa berfungsi sebagai pengendali banjir (penanganan struktural).

Sofyan juga menambahkan, apabila menghadapi kesulitan dalam pembebasan tanah, sebaiknya  berkoordinasi dengan kantor pertanahan setempat. Prinsipnya, sepanjang program dan anggaran tersedia, maka hal itu bisa ditempuh melalui mekanisme hukum, seperti konsinyasi di pengadilan.

Infrastruktur pengendali banjir yang kini tengah dikerjakan, antara lain perbaikan tanggul dan pelindung tebing Sungai Cimanuk pada empat titik, dengan total panjang 3,2 km.  

Kementerian PUPR juga tengah membangun tanggul banjir dan pelindung tebing Sungai Cibarengkok sepanjang 1,2 km. Selain tanggul, kementerian ini juga tengah membangun 3 check dam di Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamiri.

Selain itu, sesuai instruksi presiden, PUPR juga membangun rumah susun (rusun) bagi korban bencana di Kabupaten Garut.

Kementerian PUPR, melalui Ditjen Penyediaan Perumahan, bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat juga membangun 2 tower rusun, yang berlokasi di Kecamatan Margawati, Kabupaten Garut, bagi korban banjir 2016. Rusun yang menghabiskan biaya sebesar Rp 44,5 miliar tersebut terdiri dari dua tower, dengan jumlah unit mencapai 140 buah.

Saat ini, proses pengerjaan untuk tower 1 telah mencapai 45 persen dan tower 2 mencapai 41 persen. Keduanya ditargetkan selesai pada awal 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri PUPR: Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Daya Saing

Menteri PUPR: Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Daya Saing

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 11:15 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB