Enam Korban Hilang di Pulau Komodo Belum Ditemukan

Dythia Novianty | Suara.com

Kamis, 19 Oktober 2017 | 06:49 WIB
Enam Korban Hilang di Pulau Komodo Belum Ditemukan
Pantai Pink, Pulau Komodo. (Indonesia Travel)

Suara.com - Sebanyak enam penumpang KM Rajawali asal Bima, Nusa Tenggara Timur, yang tengelam di perairan selatan Pulau Komodo, Rabu (18/10), masih belum ditemukan.

"Dalam peristiwa tengelamnya KM Rajawali ada enam orang penumpang dan semuanya masih hilang. Basarnas terus berupaya melakukan pencarian terhadap enam penumpang yang masih hilang itu," tegas Kepala Kantor Basarnas Kupang I Nyoman Sidakarya kepada Antara, Kamis (19/10/2017).

Dia menegaskan, peristiwa tengelamnya KM Rajawali yang ditumpangi enam penumpang asal Bima ini terjadi pukul 14.30 wita, Rabu (18/10). Kapal yang dinahkodai Haji Amir tengelam bersama enam orang ABK yang masih dinyatakan hilang dalam peristiwa ini.

Ia mengatakan, tim Basarnas mulai fokus melakukan pencarian terhadap enam korban yang hilang itu dilepas pantai Pulau Komodo.

Menurut dia, KM Rajawali tengelam ketika mencari ikan di sekitar perairan Komodo setelah dihantam gelombang laut yang sangat keras dengan ketinggian 2 hingga 2,5 meter.

Pada saat peristiwa berlangsung, menurut dia, kapal berbobot 4 GT dinahkodai Haji Amir yang juga sebagai pemilik kapal itu diduga terhempas gelombang hingga tengelam bersama enam nelayan yang hilang itu.

Ia mengatakan tim Basarnas membutuhkan waktu selama 12 jam perjalanan ke lokasi tempat para korban dilaporkan hilang untuk mencari para korban.

"Pagi ini tim Basarnas akan turun melakukan pencarian terhadap enam korban yang hilang itu," kata Nyoman. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapal ke Pulau Komodo Tenggelam, 1 Orang Hilang

Kapal ke Pulau Komodo Tenggelam, 1 Orang Hilang

News | Kamis, 19 Oktober 2017 | 02:05 WIB

Kapal Cahaya Nirmala II Tenggelam, Penumpang 4 Jam Terapung-apung

Kapal Cahaya Nirmala II Tenggelam, Penumpang 4 Jam Terapung-apung

News | Selasa, 12 September 2017 | 09:48 WIB

Speed Boat Angkut 12 Turis Asing Tabrak Karang di Pulau Karya

Speed Boat Angkut 12 Turis Asing Tabrak Karang di Pulau Karya

News | Minggu, 20 Agustus 2017 | 18:32 WIB

Basarnas Temukan 41 Korban Selamat Speedboat Tenggelam di Tarakan

Basarnas Temukan 41 Korban Selamat Speedboat Tenggelam di Tarakan

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 00:38 WIB

Detik-detik Karamnya Kapal Cepat di Tarakan Tewaskan 10 Orang

Detik-detik Karamnya Kapal Cepat di Tarakan Tewaskan 10 Orang

Video | Selasa, 25 Juli 2017 | 20:38 WIB

Menyelam di Pulau Komodo, Turis Singapura Hilang

Menyelam di Pulau Komodo, Turis Singapura Hilang

News | Sabtu, 22 Juli 2017 | 23:32 WIB

Terkini

Peringati Tragedi Mei 1998, Komnas Perempuan Ingatkan Sejarah Kelam Kekerasan Seksual Massal

Peringati Tragedi Mei 1998, Komnas Perempuan Ingatkan Sejarah Kelam Kekerasan Seksual Massal

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:52 WIB

Pemilahan Sampah di Jakarta Dinilai Butuh Sistem Data yang Lebih Terbuka, Mengapa?

Pemilahan Sampah di Jakarta Dinilai Butuh Sistem Data yang Lebih Terbuka, Mengapa?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:52 WIB

Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa

Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:43 WIB

Anggota DPR Kecewa Menhub Absen Rapat Kecelakaan Maut: Yang Punya Gawe Kok Nggak Hadir?

Anggota DPR Kecewa Menhub Absen Rapat Kecelakaan Maut: Yang Punya Gawe Kok Nggak Hadir?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:32 WIB

Sita 2,3 Juta Hektare Lahan dan Rp10,2 Triliun, Jaksa Agung: Ini Bukan Sekadar Seremonial!

Sita 2,3 Juta Hektare Lahan dan Rp10,2 Triliun, Jaksa Agung: Ini Bukan Sekadar Seremonial!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:31 WIB

Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan

Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:30 WIB

Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman

Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:14 WIB

Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina

Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:08 WIB

Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili

Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:05 WIB

Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak

Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:05 WIB