Menkes Bantah Pernah Bilang Tolak Revolusi Putih Prabowo

Siswanto, Nikolaus Tolen

Kamis, 02 November 2017 | 17:16 WIB
Menkes Bantah Pernah Bilang Tolak Revolusi Putih Prabowo
Menkes Nila F. Moeloek saat menghadiri HUT Polwan Ke-69 di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, di Jalan Tirtayasa, Jakarta Selatan, Senin (11/9/2017). (Suara.com/Welly Hidayat)
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan Oscar Primadani meluruskan informasi yang menyebutkan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek menolak gagasan revolusi putih yang dilontarkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Perlu saya luruskan, tadi, kan sudah cair. Sudah ada kesepahaman, tidak ada dikotomi persoalan setuju atau tidak setuju. Itu tangkapan berbeda apa yang disampaikan media. Tapi tadilah buktinya, tadi sudah clear, sudah jelas dalam suasana yang sama-sama spiritnya untuk membangun bangsa ke depan, kita katakan saling mengisi," kata Oscar pertemuan Nila dan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo di gedung Kementerian Kesehatan, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (2/11/2017).

Nila mengapresiasi gagasan tersebut. Konsep revolusi putih bisa membantu mendorong masyarakat meningkatkan gizi melalui minum susu. Ide tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan gizi anak.

"Apalagi ada unsur edukasi tentang nilai kandungan gizinya. Itu yang betul-betul sangat baik. Ini momentum yang bagus untuk memasyarakatkan makan ikan dan minum susu," kata Oscar.

Oscar menekankan program gizi seimbang yang digalakkan pemerintah sebenarnya sudah mencakup semua makanan dan minuman bergizi.

"Gizi seimbang tadi dalam konteks keseluruhan. Di dalam piring kita itu ada susu, ada nasi, ada sayur, lauk. Ada dulu yang dinamakan empat sehat lima sempurna. Sekarang semboyan itu tidak ada lagi, tetapi semangatnya sama. Susu termasuk dalam gizi seimbang," kata Oscar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×