PSI Uji Kelayakan 90 Bakal Calon Legislatif

Dythia Novianty, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 04 November 2017 | 12:17 WIB
PSI Uji Kelayakan 90 Bakal Calon Legislatif
Ketua Umum PSI Grace Natalie ditemui saat uji kelayakan bakal calon anggota legislatif DPR RI di kantor PSI, Jakarta, Sabtu (4/11/2017). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia menggelar uji kelayakan bakal calon anggota legislatif DPR RI di kantor PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Sabtu (4/11/2017). Uji kelayakan tersebut akan berlangsung selama tiga minggu.

Ketua Umum PSI Grace Natalie mengatakan, sebanyak 90 orang bakal calon legislatif yang mengikuti proses seleksi uji kelayakan bakal caleg DPR dari PSI pada Sabtu-Minggu (4-5 November 2017).

"Penjurian terhadap semua caleg DPR RI gelombang 1, total pendaftaran ada sekitar 1000 untuk DPR tingkat 1 dan tingkat 2, untuk DPR RI ada 200 orang. Dan ini akan berlangsung selama 3 minggu. Hari ini kurang lebih 50 orang, atau 40 orang (yang ikut uji kelayakan)," ujar Grace.

Proses pengujian ini, PSI mengundang sejumlah tokoh yang menjadi panelis uji kelayakan.

Adapun tokoh yang menjadi panelis pada hari ini yakni Pakar Politik Djayadi Hanan, Dosen Politik Universitas Indonesia Sri Budi Eko Wardani, Suci Mayang Sari, Grace Natalie, Mantan Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto, mantan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia Hamdi Muluk, aktivis dan mantan Komisioner Komnas Perempuan Neng Dara Affiah, dan Raja Juliantoni.

Grace memiliki alasan mengundang para tokoh dalam proses pengujian tersebut.

"Kenapa karena proses seleksi bukan internal partai tapi kami mengundang tokoh-tokoh masyarakat yang kredibel di bidangnya masing-masing. Panita seleksi independen dan merekalah yang akan mengadakan wawancara," jelasnya.

Uji kelayakan tersebut juga dilakukan secara terbuka, tambahnya, dengan alasan agar publik mengetahui kompetensi para calegnya yang akan dipilih mewakil rakyat.

Pasalnya, kata Grace, bakal caleg DPR tersebut nantinya bertugas membuat undang-undang.

baca juga

"Ini menjadi ajang transaksional nggak ada uji kompetensi ini berdasarkan berani bayar, dan orang-orang ini nanti bertanggung jawab memuat legislasi undang-undang aturan yang berlaku untuk 250 juta orang jadi harus transparan. Agar tahu betul siapa yang maju, meski partai ada kewenangan tapi nggak sembarangan. Dengan adanya transparansi, memaksa semua pihak untuk bersikap fair, objektif dan meningkatkan kualitas," tutur Grace.

Dia menjelaskan, nantinya para bakal caleg diberikan waktu selama tujuh menit untuk memaparkan visi dan misinya. Kemudian tahap selanjutanya yakni tahap sosialiasi.

"Mekanisme jadi juri memberikan penilaian kompetensi, visi misi, value, ada bobot, minimum mereka harus mencapai 70 persen. Jadi ada 1 sampai 5 nilai, di atas angka 3 itu bisa masuk tahap berikutnya yaitu, sosialisasi. Sosialisasi akan diberi tugas mendata mengidentifikasi apa permasalahan di dapilnya dan apa yang akan mereka lakukan terhadap itu," ucap Grace.

"Kemudian mendapat 100 dukungan dengan orang-orang dari dapilnya. 100 orang itu menjadi patokan awal apakah orang itu niat atau nggak. Karena meskipun dia bagusnya tapi kalau tidak bisa mensosialisasikan diri serius menjalani caleg dan ajak orang untuk memilihnya kan percuma," tandasnya.

Hingga kini, proses uji kelayakan tengah berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kalahkan PSI, PDIP Jadi Partai Terpopuler di Generasi Milenial

Kalahkan PSI, PDIP Jadi Partai Terpopuler di Generasi Milenial

News | Jum'at, 03 November 2017 | 16:51 WIB

Gara-Gara Ahok Masuk Penjara, Eks Jurnalis Jadi Caleg PSI

Gara-Gara Ahok Masuk Penjara, Eks Jurnalis Jadi Caleg PSI

News | Jum'at, 20 Oktober 2017 | 20:14 WIB

PSI Resmi Jadi Partai Oposisi Anies-Sandi

PSI Resmi Jadi Partai Oposisi Anies-Sandi

News | Senin, 16 Oktober 2017 | 13:29 WIB

Daftar Peserta Pemilu 2019, PSI Dukung Jokowi Kembali Memimpin

Daftar Peserta Pemilu 2019, PSI Dukung Jokowi Kembali Memimpin

News | Selasa, 10 Oktober 2017 | 12:48 WIB

Grace: PSI Daftar ke KPU Bulan 10, Tanggal 10, Jam 10, Menit 10

Grace: PSI Daftar ke KPU Bulan 10, Tanggal 10, Jam 10, Menit 10

News | Selasa, 10 Oktober 2017 | 11:09 WIB

PSI Kritik Perpanjangan Masa Kerja Pansus Angket KPK

PSI Kritik Perpanjangan Masa Kerja Pansus Angket KPK

News | Kamis, 28 September 2017 | 11:07 WIB

Terkini

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

×