Keseringan Dirampok, Pemilik Toko Tuliskan Surat untuk Pencuri

Arsito Hidayatullah | Rinaldi Aban | Suara.com

Sabtu, 04 November 2017 | 17:29 WIB
Keseringan Dirampok, Pemilik Toko Tuliskan Surat untuk Pencuri
Ilustrasi pencuri. [Shutterstock]

Suara.com - Menjadi korban pencurian memang membuat kesal. Apalagi jika pencurian tersebut dilakukan berkali-kali yang pastinya akan membuat trauma.

Contohnya adalah yang dialami para pemilik toko di wilayah Klang Valley, Malaysia. Tak tanggung-tanggung, dalam kurun waktu dua bulan terdapat 50 kasus pencurian yang tercatat di daerah itu.

Pelakunya membobol toko dengan merusak jendela dan pintu. Pelaku biasanya menggasak barang-barang berharga, juga uang tunai.

Sebagaimana dilansir laman Wolrdoffbuzz, lantaran toko mereka terus dicuri, banyak pemilik toko yang memilih berjaga menunggui gerainya. Hingga akhirnya banyak di antara mereka yang kurang tidur sepanjang malam.

Lantas, merasa lelah menghadapi aksi pencuri, para pemilik toko pun mengambil langkah kreatif sekaligus putus asa, yakni dengan menulisi surat di secarik kertas yang ditujukan kepada sang pencuri. Kertas berisi "surat" itu ditempelkan di luar toko-toko.

"Pintu terbuka. Tak ada apa-apa di dalam. Tak usah ketuk pintu. Selamat datang," bunyi surat berbahasa Inggris yang juga dilengkapi tulisan berbahasa Cina itu.

Para pemilik toko sendiri sempat bertemu dengan politisi lokal dan pemimpin komunitas untuk mencari bantuan. Namun belum ada progres.

"Berdasarkan laporan CCTV, kami melihat pelakunya sama. Sayangnya, dia mengenakan helm dan kaos lengan panjang. Itu membuat kami sulit mengidentifikasinya," ujar salah satu pemilik toko saat konferensi pers.

Selain itu, pencuri juga sulit dilacak karena tidak memiliki target tertentu. Toko-toko yang telah dijarahnya beragam, mulai dari toko pakaian, toko sepatu, bahkan kedai kopi.

"Toko saya dipecah pada tanggal 18 Oktober lalu. Pintu kaca dipecahkan. Peralatan televisi dan CCTV dicuri. Termasuk biaya perbaikan, saya kehilangan setidaknya RM 7.000," kata seorang pemilik salon.

Para pemilik toko kini mendesak polisi untuk meningkatkan patroli mereka, khususnya dari jam 2 sampai jam 5 pagi, karena pencuri biasanya aktif pada jam-jam sepi dini hari tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ninja 74 Tahun Ditangkap Polisi Jepang Setelah Sewindu Diburu

Ninja 74 Tahun Ditangkap Polisi Jepang Setelah Sewindu Diburu

News | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 06:11 WIB

Catut Pejabat Polri, Lima Pencuri Mobil Ditangkap Polisi

Catut Pejabat Polri, Lima Pencuri Mobil Ditangkap Polisi

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 20:08 WIB

Waspada! Begini Jebakan Terbaru Pencuri di Mesin ATM

Waspada! Begini Jebakan Terbaru Pencuri di Mesin ATM

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 19:36 WIB

Terkini

Momen Prabowo Bertemu Carmen Hearts2Hearts di Korea Selatan, Kompak Finger Heart

Momen Prabowo Bertemu Carmen Hearts2Hearts di Korea Selatan, Kompak Finger Heart

News | Kamis, 02 April 2026 | 10:09 WIB

Seskab Teddy: Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp 575 Triliun

Seskab Teddy: Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp 575 Triliun

News | Kamis, 02 April 2026 | 09:35 WIB

WFH ASN Tak Ganggu Bansos, Kemensos Percepat Pencairan Mulai April 2026

WFH ASN Tak Ganggu Bansos, Kemensos Percepat Pencairan Mulai April 2026

News | Kamis, 02 April 2026 | 09:29 WIB

Repatriasi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon: Diterbangkan dari Turki, Tiba di RI Jumat

Repatriasi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon: Diterbangkan dari Turki, Tiba di RI Jumat

News | Kamis, 02 April 2026 | 09:25 WIB

BMKG Prediksi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Hari Ini 2 April, Termasuk Jateng DIY

BMKG Prediksi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Hari Ini 2 April, Termasuk Jateng DIY

News | Kamis, 02 April 2026 | 08:06 WIB

Damkar Kota Bekasi: Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Imbas Arus Pendek Listrik

Damkar Kota Bekasi: Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Imbas Arus Pendek Listrik

News | Kamis, 02 April 2026 | 08:04 WIB

Gempa M 7,6 di Sulut - Malut, Getarannya Terasa hingga Gorontalo

Gempa M 7,6 di Sulut - Malut, Getarannya Terasa hingga Gorontalo

News | Kamis, 02 April 2026 | 08:01 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Sulut - Malut, 2 Warga Manado Jadi Korban

Gempa M 7,6 Guncang Sulut - Malut, 2 Warga Manado Jadi Korban

News | Kamis, 02 April 2026 | 07:57 WIB

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Luka Bakar hingga 70 Persen

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Luka Bakar hingga 70 Persen

News | Kamis, 02 April 2026 | 07:26 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Warga Terdampak Didata

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Warga Terdampak Didata

News | Kamis, 02 April 2026 | 07:18 WIB