Ada Apa Di Balik Penangkapan Para Pangeran Arab Saudi

Siswanto

Senin, 06 November 2017 | 11:15 WIB
Ada Apa Di Balik Penangkapan Para Pangeran Arab Saudi
Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Azis al-Saud kehujaan saat bertandang ke Istana Kepresidenan, Bogor, Rabu (1/3/2017). [ANTARA FOTO/POOL/Achmad Ibrahim]

Suara.com - Jagat raya, khususnya Timur Tengah dan dunia Islam, geger setelah peristiwa langka terjadi di Arab Saudi ketika puluhan menteri, anggota kerajaan, pejabat pemerintah dan perwira tinggi militer dipecat atau ditangkap sebagai bagian dari kerja sebuah komisi antikorupsi yang baru dibentuk di negeri itu.

Apa sih yang sebenarnya terjadi di negeri itu? Dan mengapa terjadi? Berikut fakta-fakta lain di balik apa yang terjadi di Arab Saudi ini, dikutip dari laman berita Australia abc.net.au.

Apa yang sebenarnya terjadi?
Pemerintah Arab Saudi menangkap 11 pangeran, empat menteri dan puluhan mantan menteri. Di antara yang paling menonjol adalah Pangeran Alwaleed bin Talal yang memiliki kekayaan bersih 22 miliar dolar AS (Rp297 triliun).
Dia dikenal sebagai wajah bisnis Arab Saudi dan pemilik Hotel Savoy di London yang tersohor ke seisi buana.
Perusahaannya, Kingdom Holding, membenamkam investasi di perusahaan-perusahaan ternama seperti Apple, Twitter dan Citigroup.
BBC melaporkan bahwa kakak Osama bin Laden, yakni Bakr bin Laden yang memimpin perusahaan konstruksi raksasa Saudi Binladin, juga ditahan.
Langkah ini disebut sebagai pembersihan negara dari korupsi. Namun tidak dijelaskan dakwaan korupsi apa yang diajukan kepada orang-orang yang ditangkap itu.
Media resmi Saudi melaporkan bahwa komite antikorupsi sedang menyelidiki dugaan korupsi pada kasus banjir maut yang menimpa Jeddah pada 2009 dan respon pemerintah terhadap virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) yang menewaskan ratusan orang dalam beberapa tahun.
Orang-orang penting ini ditangkap di Hotel Ritz-Carlton di Riyadh.

Apa arti ini semua?
Banyak orang yang justru mengaitkan manuver itu sebagai unjuk kekuatan dari putra mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.
Beberapa tahun ini pangeran muda tersebut belum dikenal luas publik, tetapi pangeran yang kini berusia 32 tahun ini luas dikenal sebagai reformis dan sangat dipuja kaum muda Saudi.
Pangeran mahkota ini terkenal dengan rencananya memodernisasi Saudi dengan pendekatan Islamnya yang moderat.
Bulan lalu dia berkata kepada media pada sebuah konferensi ekonomi di Saudi bahwa dia ingin "segera memberantas akar-akar ekstremisme".
Juni silam, ayahandanya Raja Salman memperkuat posisi kekuasaan anaknya dengan mengangkatnya ke pewaris nomor satu dalam garis tahta Saudi pengganti dirinya.
Sebelum Raja menganugerahi posisi itu, prospek kekuasaan sang pangeran belum menentu. Justru sebelum itu sepupunya Pangeran Mohammed bin Nayef adalah pewaris utama setelah sang raja. Namun sang raja mengeluarkan Pangeran Nayef dari garis tahta. Bukan hanya itu pangeran malang ini dicopot dari jabatan menteri dalam negeri dan kepala kontraterorisme.
Ini membuat putra sang raja, Pangeran Mohammed bin Salman, tak tersaingi dalam garis pewaris tahta.

Sudah berapa banyak raja memerintah Saudi?
Didirikan pada 1932 oleh Raja Abdulaziz Ibn Saud, kerajaan Saudi sudah melahirkan enam raja. Kelima raja berikutnya adalah putra-putra Raja Abdulaziz yang meninggal dunia pada 1953.
Tak seorang pun dari raja-raja itu yang naik berkuasa di bawah usia 50 tahun.
Raja sekarang, Raja Salman, berusia 79 ketika dinobatkan menjadi penguasa kerajaan ini tiga tahun lalu setelah kakaknya Raja Abdullah mangkat dalam usia 90 tahun.
Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman akan menjadi raja pertama di generasinya. Untuk pertama kalinya bakal terjadi peralihan kekuasaan dari para putra Raja Abdulaziz, kepada cucu sang pendiri Saudi itu.

Bagaimana caranya para raja Saudi naik tahta?
Selama berpuluh-puluh tahun alih kekuasaan di Saudi berlangsung dari kakak diturunkan ke adik. Tapi saat ini akan berubah setelah Pangeran Mohammed menyandang sebagai pewaris pertama tahta raja dari ayahandanya.
Pangeran muda ini juga menjabat menteri pertahanan yang merupakan menteri pertahanan paling muda di dunia. Dia juga menjadi dirijen ekonomi, perencanaan, reformasi dan keamanan Saudi.
Sebelum ke sana, Raja Salman terlebih dahulu mencopot adik tirinya Pangeran Muqrin dari garis tahta.
Pada April 2015, Raja Salman menunjuk Pangeran Mohammed bin Salman dalam urutan dua garis pewaris tahta, sehingga berhak menyandang predikat wakil pangeran mahkota, sebelum menaikkannya menjadi pangeran mahkota Juni tahun ini.
Secara teoritis, pemilihan pangeran mahkota dilakukan begitu raja baru naik tahta di bawah saksi "Dewan Kesetiaan" yang dibentuk pada 2007 oleh mendiang Raja Abdullah yang beranggotakan para putra dan cucu mendiang Raja Abdulaziz.
Tetapi peran dewan ini berubah sejak 2015 dan hanya memiliki kekuasaan terbatas.

Kekuasaan apa saja yang dimiliki seorang raja Saudi?
Banyak sekali. Saudi adalah monarki absolut di mana semua keputusan besar tergantung kepada raja. Seandainya ada ketidaksepakatan, keluarga kerajaan punya tradisi untuk tetap satu suara, khususnya dalam masalah pergantian kekuasaan, sebagai front bersatu di hadapan para pemimpin suku dan agama yang sangat kuat pengaruhnya di Saudi.
Penangkapan puluhan pangeran saat ini juga dapat ditafsirkan sebagai cara keluarga kerajaan mengatasi gejolak di dalam untuk menjadi satu suara kembali. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC

Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 12:44 WIB

Dulu Menonton Piala Dunia dari Kelas, Kini Lamine Yamal Cetak Gol untuk Spanyol

Dulu Menonton Piala Dunia dari Kelas, Kini Lamine Yamal Cetak Gol untuk Spanyol

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 10:14 WIB

Dibantai Spanyol, Georgios Donis: Kami Terlalu Banyak Lakukan Kesalahan

Dibantai Spanyol, Georgios Donis: Kami Terlalu Banyak Lakukan Kesalahan

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 10:06 WIB

Babak-belur di Tangan Spanyol, Pelatih Arab Saudi Ucap Kalimat Menyentuh

Babak-belur di Tangan Spanyol, Pelatih Arab Saudi Ucap Kalimat Menyentuh

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 09:27 WIB

Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele

Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 01:15 WIB

Menyambangi Gua Hira, Ruang Sunyi di Puncak Jabal Nur

Menyambangi Gua Hira, Ruang Sunyi di Puncak Jabal Nur

Foto | Senin, 22 Juni 2026 | 11:00 WIB

Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol

Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33 WIB

Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik

Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 01:35 WIB

Lamine Yamal Jadi Starter, Prediksi Lini dan Taktik Spanyol vs Arab Saudi

Lamine Yamal Jadi Starter, Prediksi Lini dan Taktik Spanyol vs Arab Saudi

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:45 WIB

Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay

Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:04 WIB

Terkini

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:59 WIB

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:58 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB