Wapres JK Minta Menaker Genjot Pelatihan Vokasi

Fabiola Febrinastri

Rabu, 08 November 2017 | 08:55 WIB
Wapres JK Minta Menaker Genjot Pelatihan Vokasi
Wapres JK menghadiri forum silaturahmi pengurus dan mahasiswa Politeknik Akademi Teknik Mesin Industri (ATMI) di Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/11/2017). (Sumber: Kemnaker)

Suara.com - Wakil Presiden M. Jusuf Kalla (JK) mengimbau Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M. Hanif Dhakiri untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pelatihan vokasi di balai latihan kerja (BLK). JK ingin BLK mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di dunia industri.

"Saya mengapresiasi pelatihan bergabung dengan produksi atau sebaliknya," ujar Wapres, saat menghadiri forum silaturahmi pengurus dan mahasiswa Politeknik Akademi Teknik Mesin Industri (ATMI) di Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/11/2017).

Menurutnya, kalangan mahasiswa maupun peserta pelatihan vokasi tidak boleh hanya dibekali teori, tapi juga harus mampu mempraktikkan dan menjalankan proses produksi.

"Perkembangan teknologi dewasa ini sangar luar biasa. Pendidikan harus mendahului industri," katanya.

JK menambahkan, setiap negara membutuhkan industri, karena industri mampu menyediakan banyak lapangan kerja. Selain itu, keterlibatan dunia industri dalam menggalakkan pendidikan dan pelatihan vokasi juga sangat penting.



"Apabila ingin mendidik, bukan hanya menggabungkan teori dan praktik, tapi dengan produksi juga," ungkap JK.

Forum silaturahmi pengurus dan mahasiswa ATMI tersebut juga dihadiri oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir dan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto.

"ATMI bisa menjadi contoh untuk memperbaiki kualitas BLK di daerah lain," imbuh JK.

Menanggapi hal tersebut, Hanif mengungkapkan, saat ini Kemnaker tengah menggenjot pelatihan vokasi di BLK dan terus membenahi sarana dan prasarana pelatihan. Kemnaker terus melakukan percepatan peningkatan daya saing dan kompetensi tenaga kerja melalui program Reorientasi, Revitalisasi, dan Rebranding (3R) BLK.

Melalui 3R, kurikulum BLK disusun dengan melibatkan para profesional, semua peralatan diperbaiki, dan peserta mendapatkan sertifikasi keahlian. Dengan demikian, alumni BLK memiliki kompetensi yang sesuai kebutuhan industri.

"Untuk mempercepat peningkatan daya saing dan kompetensi tenaga kerja, saya telah menetapkan 3 balai besar pengembangan pelatihan kerja dalam program 3R tahap pertama, yaitu BBPLK Bekasi, BBPLK Serang, dan BBPLK Bandung," ujar Menaker.

Selain itu, Kemnaker juga menjadikan program magang nasional yang diselenggarakan di lingkungan industri sebagai salah satu program unggulan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja. Proses yang dijalani peserta magang ini mengacu pada suatu jabatan tertentu di dunia kerja, sehingga diharapkan setelah proses magang selesai, alumni bisa langsung terserap pasar kerja, karena kompetensi yang dimiliki sudah sesuai dengan standar yang dibutuhkan di dunia industri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wapres Tinjau Pasar Atas Bukittinggi Setelah Terbakar

Wapres Tinjau Pasar Atas Bukittinggi Setelah Terbakar

News | Selasa, 07 November 2017 | 09:45 WIB

Menaker: Industri Rokok Jadi Tantangan Tersendiri bagi Pemerintah

Menaker: Industri Rokok Jadi Tantangan Tersendiri bagi Pemerintah

News | Selasa, 07 November 2017 | 11:00 WIB

Menaker: Majukan SDM Pekerja, Jangan Nomorduakan Masalah Vokasi

Menaker: Majukan SDM Pekerja, Jangan Nomorduakan Masalah Vokasi

News | Rabu, 01 November 2017 | 11:30 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×