Dipercepat, Pembangunan Jembatan Holtekamp di Papua Rampung 2018

Fabiola Febrinastri

Kamis, 09 November 2017 | 12:00 WIB
Dipercepat, Pembangunan Jembatan Holtekamp di Papua Rampung 2018
Proses jembatan Holtekamp, di Kota Jayapura, Provinsi Papua. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Direktorat jenderal Bina Marga (DJBM), saat ini tengah mengupayakan percepatan penyelesaian jembatan Holtekamp, di Kota Jayapura, Provinsi Papua. Langkah percepatan diantaranya dengan merakit 2 rangka baja bentang utama di Surabaya, Jawa Timur.

“Surabaya memiliki crane besar, sehingga dapat mempercepat pengerjaan. Di sana kita sedang dalam tahap merakit 2 struktur pelengkung jembatan. Salah satu diantaranya telah selesai konstruksinya dan akan segera dikirim ke Jayapura pada 20 November, sedangkan satu lagi, saat ini progress-nya telah mencapai 70 persen,” tutur Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Jembatan Holtekamp DJBM Kementerian PUPR, Irfan Hidayat, Jakarta,  Rabu (8/11/2017).

Secara bergantian, rangka keduanya akan dikirim 2 minggu setelah pengiriman pertama. Apabila tidak ada kendala cuaca, pengiriman masing-masing rangka jembatan akan memakan waktu 3 minggu. Pengangkutan rangka jembatan tersebut membutuhkan kapal khusus, karena panjangnya 110 m, tinggi 20 m, dan berat 2000 ton.

Irfan mengatakan, setibanya di Jayapura, rangka tersebut akan langsung dipasang sehingga mendongkrak progress pembangunan jembatan yang saat ini telah mencapai 87,07 persen menjadi 95 persen. Pemasangan ditargetkan dilaksanakan pada Desember 2017, sedangkan di lokasi pembangunan, saat ini juga sedang dilakukan pemasangan side span yang ditargetkan selesai akhir November.

Dengan selesainya pemasangan rangka jembatan tersebut, maka pekerjaan hanya menyisakan pengecoran beton dan finishing lainnya, sehingga ditargetkan pada Maret 2018, jembatan tersebut rampung dan dapat dilaksanakan uji kelayakan oleh Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).

“Kontrak pembangunan Jembatan Holtekamp berakhir pada September 2018. Dengan melakukan perakitan di Surabaya, penghematan waktu mencapai 6 bulan,” tambah Irfan.

Jembatan Holtekamp akan memangkas waktu tempuh dari Kota Jayapura ke Muara Tami, maupun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, dari 2,5 jam saat ini, menjadi 60 menit dan memangkas jarak 17 km. Jembatan ini memiliki nilai strategis, karena dapat menjadi solusi kepadatan kawasan perkotaan, permukiman, dan kegiatan perekonomian di dalam Kota Jayapura.

Selain itu, jembatan tersebut juga akan menjadi ikon dan destinasi wisata baru di Papua, khususnya Jayapura. Nantinya, ruang terbuka hijau (RTH) akan dibangun di kaki jembatan, sehingga dapat dinikmati masyarakat luas. Jembatan Holtekamp dibangun bersama oleh Kementerian PUPR sebagai jembatan utama, yang mana Pemerintah Provinsi Papua mendanai jembatan pendekat arah Holtekamp dan Pemerintah Kota Jayapura mendanai pembangunan jalan pendekat dan pembebasan lahan.

Jika ditotal, dana untuk membangun jembatan yang melintang di atas Teluk Youtefa ini senilai Rp1,7 triliun.

Jembatan tersebut memiliki panjang utama 400 m, jembatan pendekat sepanjang 332 m, yang terdiri dari 33 m jembatan pendekat arah Hamadi dan 299 m arah Holtekamp. Pembangunan Holtekamp sendiri dilakukan oleh kontraktor konsorsium PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero) Tbk, dan PT Nindya Karya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembangunan Infrastruktur Jadi Kunci Indonesia Menuju Negara Maju

Pembangunan Infrastruktur Jadi Kunci Indonesia Menuju Negara Maju

News | Kamis, 09 November 2017 | 10:00 WIB

Kementerian PUPR: Penyelesaian Tol Saradan-Kertosono Dipercepat

Kementerian PUPR: Penyelesaian Tol Saradan-Kertosono Dipercepat

News | Rabu, 08 November 2017 | 11:54 WIB

27 Kepala Daerah Komitmen Bangun Kota dengan Anggaran Transparan

27 Kepala Daerah Komitmen Bangun Kota dengan Anggaran Transparan

News | Selasa, 07 November 2017 | 16:47 WIB

Terkini

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:45 WIB

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:40 WIB

×