Dibandingkan Novel, Saut: Saya Paling Dihukum Dua Tahun

Dythia Novianty, Nikolaus Tolen

Jum'at, 10 November 2017 | 11:27 WIB
Dibandingkan Novel, Saut: Saya Paling Dihukum Dua Tahun
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang, mengatakan tidak takut dengan laporan terhadap dirinya oleh kuasa hukum Setya Novanto. Sebab, jika dibandingkan penderitaan Penyidik KPK Novel Baswedan, yang dialami Saut tidak berat seperti Novel yang harus menanggung penderitaan seumur hidup dengan kondisi cacat.

"Saya baru dilaporin, kalau dipenjara paling-paling dihukum berapa? Dua tahun. Ya, nggak hukuman mati kan. Dibandingkan dengan Novel yang sebegitu, sampai seumur hidupnya jadi seperti itu," kata Saut usai menjadi Inspektur Upacara Bendera dalam rangka peringati Hari Pahlawan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2017).

Saut mengatakan, perjuangan untuk memberantas korupsi di Indonesia sangat sulit. KPK kerap kali mendapat serangan dari berbagai pihak yang tidak menginginkan perkara korupsi dituntaskan.

"Karena kadang-kadang kita suka terkondisi dengan respons dari luar. Kita mengingatkan semua barisan kita bahwa perjuangan ini tidak gampang. Kalau kita bilang belakangan ini ada respons KPK terhadap apa yang dia lakukan, itu juga terjadi sejak beberapa periode lalu. Sehingga itu proses yang wajar-wajar saja, sehingga tadi saya mengingatkan bahkan apa yang kami alami tidak ada sejengkal-sejengkalnya dari yang dialami oleh Novel kan," kata Saut.

Saut berharap, ke depannya serangan terhadap pejuang antikorupsi tidak terjadi lagi. KPK, tambahnya, harus berani dan berani dalam menghadapi serangan yang terjadi saat ini.

"Jadi apa yang dialami pejuang-pejuang antikorupsi, mudah-mudahan tidak terjadi lagi di kita di masa yang akan datang. Kita harus mengatur strategi. Pada bagian lain kita juga harus kuat, berani, nggak takut, bertanggung jawab, tekun, dan selanjutnya. Kemudian itu perlu kita ingatkan kembali lagi," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Beberkan  Kepahlawanan Versi Generasi Now

KPK Beberkan Kepahlawanan Versi Generasi Now

News | Jum'at, 10 November 2017 | 10:54 WIB

Siap Diperiksa, Saut: "Paling Juga Saya Nggak Dihukum Mati"

Siap Diperiksa, Saut: "Paling Juga Saya Nggak Dihukum Mati"

News | Jum'at, 10 November 2017 | 00:14 WIB

Dipolisikan Kuasa Hukum Novanto, Pimpinan KPK: Nggak Apa-apa

Dipolisikan Kuasa Hukum Novanto, Pimpinan KPK: Nggak Apa-apa

News | Kamis, 09 November 2017 | 21:53 WIB

Jika Terbukti, Agus dan Saut Harus Diberhentikan

Jika Terbukti, Agus dan Saut Harus Diberhentikan

News | Kamis, 09 November 2017 | 19:26 WIB

Polisikan Pimpinan KPK, Novanto Dinilai Rusak Tatanan Demokrasi

Polisikan Pimpinan KPK, Novanto Dinilai Rusak Tatanan Demokrasi

News | Kamis, 09 November 2017 | 18:43 WIB

Politisi Gerindra Minta Laporan Setnov ke Pimpinan KPK Diteruskan

Politisi Gerindra Minta Laporan Setnov ke Pimpinan KPK Diteruskan

News | Kamis, 09 November 2017 | 18:04 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×