Romo Magnis Sesalkan Aksi WO dari Pidato Anies di Acara Kanisius

Siswanto

Selasa, 14 November 2017 | 06:10 WIB
Romo Magnis Sesalkan Aksi WO dari Pidato Anies di Acara Kanisius
Budayawan, Permerhati Sosial, Franz Magnis Suseno. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Rohaniawan Franz Magnis Suseno tidak setuju dengan kelakuan komponis Ananda Sukarlan - penerima penghargaan di bidang kemanusiaan dan seni musik-  serta para alumni Kanisius lainnya walk out saat Gubernur Anies Baswedan pidato peringatan satu abad berdirinya Kolese Kanisius.

Peristiwa walk out itu terjadi pada Sabtu (11/11/2017) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Sabtu kemarin jam 21.30 WIB, saya masuk ruang di Jakarta-Expo Kemayoran, acara 100 tahun Kolese Kanisius. Saya minta perlu datang pas malam-malam karena belum merasa fit. Ruang besar gelap, ada ratusan (seribu lebih) orang, saya diduduki di baris pertama, di samping Pak Sarwono Kusumaatmadja. Acara masih musik, nyanyi-nyanyi. Kemudian lima orang satu-satu diminta ke panggung, menerima penghargaan, termasuk saya (saya terharu, tetapi sampai sekarang belum paham dimana jasa saya). Masih sebelum acara selesai saya minta diantar pulang karena capai," kata Magnis melalui pernyataan tertulis yang diterima Suara.com.

Baru belakangan Magnis mengetahui ada kejadian penolakan terhadap kehadiran Anies -- tamu undangan -- dalam acara tersebut.

"Berhubung saya, secara tak langsung, terlibat, saya mau memberi pendapat saya. Pertama, saya anggap sangat tepat panitia perayaan mengundang gupernur DKI dan senang bahwa gubernur memang datang. Wajar itu pada perayaan 100 tahun sebuah sekolah ternama di ibukota," kata Magnis.

Kedua, Magnis sangat menyesalkan aksi protes itu. Menurut Magnis itu bukan salah panitia mengundang Anies. 

"Yaitu, begitu gubernur bicara, sebagian besar hadirin, mengikuti Bapak Ananda Sukarlan, meninggalkan ruang. Andaikata gubernur mengatakan sesuatu yang tidak senonoh, jahat, menghina, walk out dapat dibenarkan. Tetapi walk out kemarin menunjukkan permusuhan terhadap pribadi gubernur merupakan suatu penghinaan publik. Kok bisa? Di negara mana pun, di luar pertemuan polltik, hal itu jarang terjadi. Saya kutip saudara Abdillah Toha: apakah, dengan kejadian ini diviralkan, 'justru tidak menjadi counter productive dan akan mempertajam permusuhan di negeri yang sudah rentan intoleransi itu?" kata Magnis.

Ketiga, kata Magnis, Anies merupakan gubernur sah, dipilih secara demokratis oleh mayoritas warga Jakarta. 

"Politisi mana di dunia yang dapat diterima kalau ukuran seperti yang dipasang terhadap Anies diterapkan pada mereka? Betul, ucapan hal "pribumi" (yang pernah disampaikan Anies) pantas ditegur - dan sudah banyak ditegur, - tetapi gubernur macam apa Anies nanti, harus ditunggu dulu. Amat disayangkan bahwa sebagian peserta menggunakan kesempatan seratus tahun Kanisius untuk menunjukkan permusuhan terhadap gubernur DKI," kata Magnis.

Keempat, menurut Magnis, sikap yang benar adalah memberikan Anies kesempatan untuk membuktikan diri memimpin Jakarta.

"Kita Katolik tidak bisa memilih negara dimana kita hidup. 57 persen pemilih Jakarta memilih Anies. Umpamanya Habib Rizieq Shihab dipilih gupernur, kita juga harus dapat hidup dengan beliau. Kolese Kanisius harus menjalankan misinya dengan pemerintahan DKI mana saja, dan saya perkirakan bahwa justru karena itu panitia mengundang Pak Anies," kata Magnis.

Kelima. Ananda Sukarlan berhak menolak Anies. Sebagai seorang Muslim, kata Magnis, Ananda tidak perlu dicurigai bersikap sektarian.

"Namun saya tetap tidak dapat menyetujui kelakuannya. Tamu harus dihormati, tamu datang karena diundang panitia, maka semua yang ikut undangan panitia, harus menghormati tamu pun pula kalau secara pribadi tidak menyetujuinya. Silahkan panitia dikritik. Tetapi menginisiasikan suatau demonstrasi penghinaan terbuka terhadap Gupernur DKI saya anggap penyalahgunaan kesempatan," kata Magnis.

Kelima, kata Magnis, rupa-rupanya Ananda juga mengritik Romo Provinsial Sunu Hardiyanta dengan menyebut "basa-basi" saja.

"Kalau yang dimaksud bahwa Romo Provinsial tidak mengambil sikap politis terhadap Anies dan macam-macam kecenderungan primordial, melainkan "hanya" menghargai apa yang sudah dilakukan Kanisius serta mengharapkan bahwa Kanisius terus meningkatkan kualitasnya dan terus menghasilkan manusia-manusia Indonesia bermutu: Itu bukan basa-basi, itu yang saya harapkan provinsial mengatakannya. Kanisius diharapkan menjalankan misinya di masa depan juga kalau, barangkali, situasi menjadi lebih sulit. Kiranya justru tepat yang dikatakan Romo Provinsial," kata Magnis.

Magnis berharap semoga Kanisius bisa maju terus, dan terus diterima baik oleh masyarakat Jakarta.

Pernyataan Ananda

Saat Anies memberi pidato, Ananda berdiri dari kursi VIP-nya dan walk out menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap pidato Anies.

Aksi ini kemudian diikuti oleh ratusan alumni dan anggota hadirin lainnya. Setelah memberikan pidato yang disambut dengan dingin oleh hadirin yang tinggal, Anies Baswedan meninggalkan tempat. Hadirin yang tadinya walk out pun memasuki ruangan kembali. 

Saat pemberian penghargaan kepada lima tokoh, Ananda mendapat giliran untuk pidato selama 10 menit. Di pidato itu setelah ia mengucapkan terimakasih, ia juga mengkritik panitia penyelenggara.

"Anda telah mengundang seseorang dengan nilai-nilai serta integritas yang bertentangan dengan apa yang telah diajarkan kepada kami. Walaupun anda mungkin harus mengundangnya karena jabatannya, tapi next time kita harus melihat juga orangnya. Ia mendapatkan jabatannya dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Kanisius. Ini saya tidak ngomong politik, ini soal hati nurani dan nilai kemanusiaan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?

Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:07 WIB

Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan

Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 20:48 WIB

Bela Soeharto dari Tuduhan Genosida, Fadli Zon: Nggak Pernah Ada Buktinya

Bela Soeharto dari Tuduhan Genosida, Fadli Zon: Nggak Pernah Ada Buktinya

News | Rabu, 05 November 2025 | 21:12 WIB

Romo Magnis Ajak Berpikir Ulang: Jika Soekarno Turuti Soeharto, Apakah Tragedi '65 Bisa Dicegah?

Romo Magnis Ajak Berpikir Ulang: Jika Soekarno Turuti Soeharto, Apakah Tragedi '65 Bisa Dicegah?

News | Senin, 29 September 2025 | 22:05 WIB

Anhar Gonggong Tertawa Geli Polisi Sita Buku Franz Magnis Suseno: Harusnya Baca Dulu Isinya!

Anhar Gonggong Tertawa Geli Polisi Sita Buku Franz Magnis Suseno: Harusnya Baca Dulu Isinya!

News | Selasa, 23 September 2025 | 10:47 WIB

Here We Go! Canisius College Cup XXXIX Siap Dihelat, Catat Tanggalnya

Here We Go! Canisius College Cup XXXIX Siap Dihelat, Catat Tanggalnya

Bola | Jum'at, 27 September 2024 | 16:21 WIB

Geram dengan Orang yang Sebut Indonesia Tak Butuh Oposisi, Romo Magnis: Itu Fungsinya Luar Biasa

Geram dengan Orang yang Sebut Indonesia Tak Butuh Oposisi, Romo Magnis: Itu Fungsinya Luar Biasa

News | Senin, 29 April 2024 | 19:25 WIB

Koalisi Prabowo Bakal Gemuk, Romo Magnis: Cuma Buat Pemerintah Tak Diganggu DPR

Koalisi Prabowo Bakal Gemuk, Romo Magnis: Cuma Buat Pemerintah Tak Diganggu DPR

News | Senin, 29 April 2024 | 18:28 WIB

Romo Magnis: Reformasi Tidak Berhasil Berantas KKN

Romo Magnis: Reformasi Tidak Berhasil Berantas KKN

News | Senin, 29 April 2024 | 17:56 WIB

Profil Romo Magnis: Misionaris dan Dosen Filsafat yang Bikin Argumen Hotman Paris 'Terjebak' di Sidang MK

Profil Romo Magnis: Misionaris dan Dosen Filsafat yang Bikin Argumen Hotman Paris 'Terjebak' di Sidang MK

Lifestyle | Rabu, 03 April 2024 | 15:52 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×