Komisi I DPR Minta TNI Polri Pakai Pendekatan Persuasif di Papua

Adhitya Himawan

Sabtu, 18 November 2017 | 10:05 WIB
Komisi I DPR Minta TNI Polri Pakai Pendekatan Persuasif di Papua
Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin. [DPR RI]

Suara.com - Keberhasilan tim gabungan Kepolisian RI dan Tentara Nasional Indonesia dalam mengevakuasi 345 warga yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Desa Kimbely dan Utikini, Papua, pada Jumat (17/11/2017) patut diapresiasi. Namun, aparat keamanan harus tetap melakukan operasi pengejaran terhadap kelompok tersebut.

"Saya mengapresiasi kerja keras dan kekompakan yang ditunjukan TNI-Polri dalam melakukan evakuasi terhadap warga yang disandera kelompok kriminal bersenjata. Tapi, aparat keamanan harus tetap memburu kelompok tersebut agar kelompok itu tidak bisa berkembang lagi," kata Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin, di Jakarta, Sabtu (18/11/2017).

Dalam melakukan perburuan terhadap kelompok kriminal bersenjata tersebut, diperlukan strategi yang matang. Karena, kelompok itu memiliki senjata standar militer. Apalagi, kelompok bersenjata itu sudah berani menantang perang terbuka kepada aparat.

"Pengejaran jangan diartikan menumpas tuntas atau membunuh para anggota kelompok bersenjata secara langsung. Aparat harus tetap mengedepankan cara persuasif, meminta anggota KKB itu menyerahkan diri dan senjatanya," tutur TB Hasanuddin.

TB Hasanuddin menyarankan, tim gabungan Polri dan TNI dapat menyertakan Komnas HAM saat melakukan pendekatan persuasif dengan kelompok bersenjata tersebut. dengan demikian, sambung TB Hasanuddin, Komnas HAM dapat memahami situasi riil di lapangan.

"Mungkin saja kelompok bersenjata itu bisa diajak bicara baik-baik bila ada Komnas HAM," kata TB Hasanuddin.

Bila kelompok bersenjata itu tidak mengindahkan permintaan aparat, TB Hasanuddin menyarankan, tim gabungan Polri dan TNI dapat melakukan tindakan tegas sebagai langkah terakhir.

"Nah, kalau kelompok bersenjata itu tetap bersikeras tidak mau diajak berdamai, Komnas HAM kan tahu sendiri kondisi riilnya, sehingga tidak menyalahkan tindakan-tindakan yang dilakukan aparat," tukas TB Hasanuddin.

Namun, imbuh TB Hasanuddin, sejatinya di negara manapun, yang namanya kelompok bersenjata selain aparatur keamanan, tidak diakui di dalam negara.

"Jadi, jangan biarkan ada sekelompok warga negara yang memiliki senjata standar militer secara liar. Negara tidak boleh kalah," tegas TB Hasanuddin.

baca juga

Sebelumnya diberitakan, setidaknya ada 1.300 orang dari dua desa, yakni Desa Kimbely dan Desa Banti, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, dilarang keluar dari kampung itu oleh kelompok bersenjata.

Dari 1.300 orang yang tersandera, petugas gabungan TNI dan Polri berhasil mengevakuasi 345 warga desa Kimberly dan Utikini, Papua, pada Jumat (17/11/2017) siang.

Berdasarkan data sementara, masyarakat yang berhasil dievakuasi adalah 104 laki-laki, 32 perempuan, dan 14 anak-anak. Total ada 344 orang yang berasal dari Desa Kimbely. Kemudian menyusul 153 laki-laki, 31 perempuan, dan 10 anak-anak yang berada di wilayah longsoran.

Hingga kini, proses kelanjutan evakuasi dua desa di Mimika, Papua, masih terus berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demonstran di Mabes Polri Minta Kapolda Jateng Segera Dicopot, Polisi Tindaklanjuti

Demonstran di Mabes Polri Minta Kapolda Jateng Segera Dicopot, Polisi Tindaklanjuti

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:46 WIB

Naik Mobil Komando Aksi 611, Kata Baba Sentil Polisi: Lo Beranak dari Mana, Masa dari Jempol Jokowi?

Naik Mobil Komando Aksi 611, Kata Baba Sentil Polisi: Lo Beranak dari Mana, Masa dari Jempol Jokowi?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 17:29 WIB

Ada Demo di Mabes Polri, 5 Rute Transjakarta Terdampak

Ada Demo di Mabes Polri, 5 Rute Transjakarta Terdampak

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:04 WIB

Gugur Saat Padamkan Karhutla di Seruyan, Kapten Nurhafiz Dimakamkan Secara Militer

Gugur Saat Padamkan Karhutla di Seruyan, Kapten Nurhafiz Dimakamkan Secara Militer

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:31 WIB

IHSG Anjlok Parah Usai Kasus Penyadapan, Investor Waspada Ketidakstabilan Politik RI?

IHSG Anjlok Parah Usai Kasus Penyadapan, Investor Waspada Ketidakstabilan Politik RI?

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 09:32 WIB

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Tersangka Baru Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Bareskrim Polri Tetapkan Tersangka Baru Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 06:00 WIB

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:16 WIB

Ribuan Personel TNI-Polri Kawal Sidang Roy Suryo, Jokowi Hadir Jadi Saksi

Ribuan Personel TNI-Polri Kawal Sidang Roy Suryo, Jokowi Hadir Jadi Saksi

Video | Kamis, 05 November 2026 | 16:20 WIB

Detik-detik Warga Pidie Aceh Tiarap Dihujani Peluru, Teriakan Allahu Akbar Pecah

Detik-detik Warga Pidie Aceh Tiarap Dihujani Peluru, Teriakan Allahu Akbar Pecah

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:51 WIB

Terkini

Menperin Bantah Industri RI dalam Masa Kegelapan

Menperin Bantah Industri RI dalam Masa Kegelapan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:10 WIB

HP Prabowo Disadap Listyo, Murni Inisiatif atau Untuk Jokowi?

HP Prabowo Disadap Listyo, Murni Inisiatif atau Untuk Jokowi?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:09 WIB

Mantan Lawan Prabowo di Pilpres 2024 Buka Suara Skandal Penyadapan Presiden: Hormat Kapolri

Mantan Lawan Prabowo di Pilpres 2024 Buka Suara Skandal Penyadapan Presiden: Hormat Kapolri

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:08 WIB

Hilirisasi SDA Tak Cukup, Pemerintah Bidik Industri hingga Produk Jadi

Hilirisasi SDA Tak Cukup, Pemerintah Bidik Industri hingga Produk Jadi

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:07 WIB

4 Shio yang Diprediksi Mendapat Kabar Baik pada 7 November 2026

4 Shio yang Diprediksi Mendapat Kabar Baik pada 7 November 2026

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 19:05 WIB

Gedung Trans TV Digerebek Massa Demo, Tuntut Boikot Ruben Onsu

Gedung Trans TV Digerebek Massa Demo, Tuntut Boikot Ruben Onsu

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 19:05 WIB

Petaka Penggantian Gas di Solaria Blok M Square, Tiga Orang Luka Bakar

Petaka Penggantian Gas di Solaria Blok M Square, Tiga Orang Luka Bakar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:58 WIB

Wajah Jokowi di Ijazah UGM Dipersoalkan Dokter Tifa Cs, Bisakah Struktur Muka Berubah Seiring Usia?

Wajah Jokowi di Ijazah UGM Dipersoalkan Dokter Tifa Cs, Bisakah Struktur Muka Berubah Seiring Usia?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 18:58 WIB

FPI Ancam Putihkan Jakarta Lagi jika Tuntutan Copot Kapolda Jateng Diabaikan

FPI Ancam Putihkan Jakarta Lagi jika Tuntutan Copot Kapolda Jateng Diabaikan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:54 WIB

Eks Wamenlu Sentil Pernyataan Jokowi soal Penyadapan Prabowo: Lemah, Tak Sedikitpun Prihatin

Eks Wamenlu Sentil Pernyataan Jokowi soal Penyadapan Prabowo: Lemah, Tak Sedikitpun Prihatin

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:54 WIB

×