PM Inggris Kecam Presiden Trump yang Sebar Video Anti Muslim

Reza Gunadha

Kamis, 30 November 2017 | 12:41 WIB
PM Inggris Kecam Presiden Trump yang Sebar Video Anti Muslim
PM Inggris Theresa May. (Shutterstock)

Suara.com - Akun Twitter resmi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menyebar ulang serangkaian video sensitif bernada anti-Muslim milik wakil pemimpin kelompok sayap kanan Inggris, Rabu (29/11/2017).

Tiga video tersebut kali pertama “dicuitkan” oleh wakil ketua kelompok Britain First, Jayda Fransen, yang telah didakwa oleh Pengadilan Inggris pada November 2016 karena tindak pelecehan yang terkait agama.

Britain First terkenal di Inggris karena ideologi mereka yang anti-Islam, anti-masjid, anti-imigran, yang kerap melakukan provokasi di jalan-jalan dan dunia maya.

Kelompok ini juga membentuk kelompok-kelompok patroli di sejumlah kota di Inggris dan melakukan penggerebekan ke masjid-masjid.

Setelah mengetahui Trump ikut menyebar video dan tulisan-tulisan rasialisnya, Fransen memberikan pujian melalui Twitter.

"Tuhan memberkatimu Trump! Tuhan memberkati Amerika Serikat!” tulisnya.

Dewan Muslim Inggris (MCB) turut mengomentari aksi saling retweet ini, dan menyebutnya sebagai “Dukungan paling jelas dari presiden AS untuk kelompok sayap kanan dan propaganda anti-Muslim dari mereka”.

“Kami berharap Perdana Menteri dan Sekretaris Negara Inggris akan mengambil jarak dari Trump dan komentar-komentarnya, dan akan menyatakan kembali keberatan pemerintah atas segala jenis gerakan ekstrimis,” sebut pernyataan MCB.

baca juga

Tell MAMA, kelompok nirlaba yang mendata kejahatan anti-Muslim di Inggris, juga memberi reaksi keras untuk aksi siber Trump.

‘Benar-benar mengerikan’

“Kami benar-benar terkejut seorang Presiden Amerika Serikat me-retweet cuitan Jayda Fransen yang merupakan anggota kelompok sayap kanan Britain First,” kata Tell MAMA.

“Kejadian ini menunjukkan bagaimana ekstremisme sudah menjadi mainstream,” tambah kelompok itu.

Anggota parlemen Inggris, Caroline Lucas, menuduh Trump telah me-retweet seorang “terpidana fasis Inggris” dan meminta Perdana Menteri Theresa May untuk mengutuk unggahan tersebut.

Sementara itu, Perdana Meteri Theresa May berkata, tindakan presiden AS ini sangat “salah”.

“Adalah hal yang salah bagi seorang Presiden untuk melakukan hal seperti ini,” juru bicara resmi May mengutip.

Brendan Cox, duda dari anggota parlemen Inggris Jo Cox yang tewas terbunuh karena kejahatan sayap kanan, juga bereaksi.

“Trump telah melegitimasi gerakan sayap kanan di negaranya sendiri, sekarang dia mencoba melakukannya di negara kita.”

“Menyebarkan kebencian memiliki konsekuensi besar dan Presiden harus malu pada dirinya sendiri.”

Teroris sayap kanan, Thomas Mair, meneriakknya “Britain First” sebelum membunuh Jo Cox selama masa referendum Uni Eropa pada 2016.

Britain First adalah kelompok fasis Islamofobia yang didirikan oleh mantan anggota Partai Nasional Inggris pada 2011.

Kelompok ini melakukan invasi di masjid-masjid dan menggalang demo provokatif dengan para pedemo memakai seragam militer, bahkan mengendarai jip militer tua.

Paul Golding, pemimpin Britain First dan wakilnya Jayda Fransen berkali-kali ditahan karena berbagai tindakan rasis mereka. Keduanya juga sudah menerima vonis atas tuduhan-tuduhan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Trump Tuai Kecaman karena Sebar 'Kicauan' dan Video Anti Muslim

Trump Tuai Kecaman karena Sebar 'Kicauan' dan Video Anti Muslim

News | Kamis, 30 November 2017 | 08:36 WIB

Trump Hina Suku Indian dan Pocahontas saat Temui Veteran PD II

Trump Hina Suku Indian dan Pocahontas saat Temui Veteran PD II

News | Selasa, 28 November 2017 | 11:32 WIB

Operasi Plastik, Pilih Ivanka Trump atau Kylie Jenner?

Operasi Plastik, Pilih Ivanka Trump atau Kylie Jenner?

Lifestyle | Senin, 27 November 2017 | 12:17 WIB

Presiden Trump Tuding CNN Membuat Buruk Citra Amerka Serikat

Presiden Trump Tuding CNN Membuat Buruk Citra Amerka Serikat

News | Senin, 27 November 2017 | 11:58 WIB

Seseorang Beli Kue Pernikahan Trump Rp30,24 Juta

Seseorang Beli Kue Pernikahan Trump Rp30,24 Juta

Lifestyle | Rabu, 22 November 2017 | 15:30 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×