Ketika Korea Selatan Diperkenalkan dengan Islam Nusantara

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 02 Desember 2017 | 21:25 WIB
Ketika Korea Selatan Diperkenalkan dengan Islam Nusantara
Ketua PBNU Said Aqil Siradj [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj mengampanyekan nilai-nilai Islam Nusantara di Korea Selatan, Sabtu (2/12/2017).

Said Aqil bersama Ketua Umum Pagar Nusa M Nabil Haroen diundang Dr Hyun Jin Moon dari Global Peace Korsel sebagai tamu kehormatan dalam prakarsa Family Peace Associaton, sebuah organisasi kemanusiaan yang menginisasi perdamaian dan kesejahteraan di ranah internasional. Organisasi ini didukung oleh pemuka agama, pemimpin politik dan militer lintas negara.

Dalam pidatonya, Said Aqil menegaskan bahwa nilai-nilai Islam Nusantara menjadi pintu untuk inisiasi perdamaian. Nilai-nilai inilah yang selama ini dikembangkan sekaligus dipraktikkan para kiai dan komunitas pesantren yang tergabung dalam Nahdlatul Ulama.

"NU mengembangkan konsep persaudaraan antarwarga bangsa, antarumat Islam, dan antarmanusia. Dengan itu, tidak sedikit pun NU menyediakan celah bagi ekstremisme dan radikalisme," ungkapnya.

Lebih lanjut, Said Aqil menegaskan behwa agama dan nasionalisme harusnya terjembatani dalam sebuah konsep perdamaian, bukan dipertentangkan.

"Dengan konsep persaudaraan itu, di Indonesia, agama dan nasionalisme tidak bertentangan, justru bergandengan tangan," jelas pengasuh Pesantren Luhur as-Tsaqafah Jakarta ini.

Menurut dia pendiri Indonesia merumuskan Pancasila sebagai falsafah dan dasar negara yang memungkinkan kebersamaan bagi 1.340 suku, 740 bahasa daerah, enam agama, dan banyak aliran kepercayaan. Kehidupan di Indonesia direfleksikan sebagai Bhinneka Tunggal Ika.

"Ini selaras dengan prinsip Nabi Muhammad ketika membangun Madinah. Madinah dibangun dengan prinsip kewargaan, bukan atas sentimen agama dan etnis," papar Said Aqil di hadapan pimpinan politik, pejabat militer, pengamat pertahanan, pengusaha dan pemuka agama dari negara-negara Asia, Eropa, dan Amerika.

Sementara itu Ketua Umum Pagar Nusa M Nabil Haroen menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama dan Pagar Nusa ikut berperan aktif dalam perdamaian internasional.

baca juga

"Kiprah para pendekar Pagar Nusa untuk mengawal kiai dan menjaga NKRI sudah terbukti. Kami juga berperan serta menginiasi perdamaian dunia dengan membantu meredam konflik di beberapa negara yang sekarang dilanda permusuhan," terang Nabil.

Nabil Haroen menjelaskan, Pagar Nusa bekerja sama dengan Polri, TNI dan BIN, serta institusi negara di bidang keamanan dan pertahanan negara dalam beberapa kerja sama strategis.

"Saya berharap dengan keterlibatan Nahdlatul Ulama dan Pagar Nusa dalam Family Peace Association akan memberi kontribusi untuk inisiasi dan perwujudan perdamaian dunia," kata Nabil. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

NU: Pilkada Jatim Jangan Sampai Merusak Majelis Taklim

NU: Pilkada Jatim Jangan Sampai Merusak Majelis Taklim

News | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 19:55 WIB

KH Ma'ruf Amin: Kiai Harus Jaga Umat dari Paham Radikal

KH Ma'ruf Amin: Kiai Harus Jaga Umat dari Paham Radikal

News | Minggu, 17 September 2017 | 22:22 WIB

Pakar: Teroris di Indonesia Bersumber dari Filipina

Pakar: Teroris di Indonesia Bersumber dari Filipina

News | Minggu, 17 September 2017 | 22:04 WIB

Di Balik 'Kontroversi' Ultah Gus Dur yang Jadi Trending Topic

Di Balik 'Kontroversi' Ultah Gus Dur yang Jadi Trending Topic

News | Kamis, 07 September 2017 | 17:09 WIB

Guntur: Said Aqil Marah Besar atas Tuduhan Jonru Ginting

Guntur: Said Aqil Marah Besar atas Tuduhan Jonru Ginting

News | Rabu, 06 September 2017 | 20:30 WIB

Terkini

Lebih Cepat di Kejagung, Yusril Ungkap Alasan Berkas Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan

Lebih Cepat di Kejagung, Yusril Ungkap Alasan Berkas Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:27 WIB

RUU Perampasan Aset Berpotensi Dirombak, DPR Bahas Pembentukan Lembaga Khusus

RUU Perampasan Aset Berpotensi Dirombak, DPR Bahas Pembentukan Lembaga Khusus

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:27 WIB

Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu

Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:17 WIB

Habiburokhman Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgen: Akan Kami Cek, Ditahan Apa Belum

Habiburokhman Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgen: Akan Kami Cek, Ditahan Apa Belum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:04 WIB

Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku

Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:02 WIB

Prabowo Minta yang Pesimis Keluar dari RI, Pakar Komunikasi: Efektif tapi Berisiko Polarisasi

Prabowo Minta yang Pesimis Keluar dari RI, Pakar Komunikasi: Efektif tapi Berisiko Polarisasi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:58 WIB

Kapolri Datangi Kejagung Usai Polemik Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Tak Ada Konflik

Kapolri Datangi Kejagung Usai Polemik Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Tak Ada Konflik

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:57 WIB

Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas

Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:51 WIB

BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan

BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:45 WIB

Sengaja Dibakar atau Kecelakaan? Misteri Tewasnya Santri di Lombok Tengah Masuk Meja DPR

Sengaja Dibakar atau Kecelakaan? Misteri Tewasnya Santri di Lombok Tengah Masuk Meja DPR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:20 WIB

×