Gagal Menikah karena Tinggal di 'Kampung Tawuran'

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 06 Desember 2017 | 19:40 WIB
Gagal Menikah karena Tinggal di 'Kampung Tawuran'
Ketua Rukun Warga 2, Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat, Zainal Arifin [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Ketua Rukun Warga 02 Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat Zainal Arifin bercerita kerugian warganya karena stigma 'kampung tawuran' di daerah ini sejak 3 bulan terakhir.

Salah satu dampak stigma masyarakat terkait Kampung Rawa Johar Baru lantaran ada pasangan kekasih yang tidak mendapat restu untuk menikah.

"Ada kawan saya mau besanan sama orang Kemayoran, ceweknya orang Kemayoran, cowoknya orang Kampung Rawa Johar Baru, akhirnya nggak direstuin karena cowoknya tinggal di Kampung Rawa," ujar Zainal saat berbincang-bincang dengan Suara.com di Jalan T Kampung Rawa Sawah, RT 09 RW 02 Nomor 19, Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (6/12/2017)..

Kemudian dampak lainnya yakni sulitnya mendapatkan pekerjaan, terutama kalangan pemuda.

"Jadinya yang rugi masyarakatnya sendiri, terutama yang sedang mencari kerja," kata dia.

Zainal menuturkan saat ini Kampung Rawa tidak lagi terjadi tawuran lantaran sudah mendapat peringatan dari kepolisian. Sekretaris Nahdlatul Ulama Jakarta Pusat itu pun menceritakan ketika itu tawuran kerap terjadi dan tidak bisa diprediksi. Zainal tak ingat persis peristiwa dan korban tawuran ketika itu. Yang diketahuinya saat kejadian pada malam hari.

"Yang paling parah, kenal botol, kena petasan. Tapi alhamdulillah dengan adanya kerja sama dengan pihak-pihak. Alhamdulillah sekarang Johar Baru sekarang bukan kaya Johar Baru yang dulu," ucap Zainal.

Lelaki yang memiliki usaha dagang tempe itu mengaku malu lantaran wilayahnya sering di cap sebagai daerah yang kerap tawuran. Namun dirinya berupaya bersinergi dengan pihak terkait agar tidak ada tawuran di wilayahnya.

"Sebenarnya malu nggak malu, karena kita semua sudah bergerak baik camat, kelurahan, kepolisan koramil kerja sama," tutur Zainal.

Lebih lanjut, Zainal mengeluhkan tidak adanya Ruang Publik Terpadu Ramah Anak dan Ruang Terbuka Hijau di wilayahnya. Menurutnya dengan adanya RPTRA dan RTH dapat mencegah tawuran karena memiliki wadah untuk berinteraksi, lantaran padatnya wilayah tersebut.

"Solusi awal harus ada RPTRA untuk tempat main, ada kegiatan interaktif. Kita di RW 02 nggak ada RPTRA atau RTH," ujar Zainal.

Zainal menuturkan RPTRA atau RTH bisa jadi wadah agar dirinya tahu permasalahan yang dialami para warganya khususnya pemuda agar tidak lagi terjadi tawuran.

Nantinya dengan adanya RPTRA atau RTH, kata Zainal, ia bisa menerima masukan dari warganya. Pasalnya hingga kini Kampung Rawa tersebut belum memiliki tempat untuk warga berkumpul.

"Kan kalau ada tempatnya, kita bisa kumpulin (pemudanya), biar mereka curhat maunya apa, masukannya apa," kata dia.

Selasa (5/12/2017), Zainal telah menyampaikan kepada Gubernur Jakarta Anies Baswedan terkait persoalan yang dialami Kampung Rawa yakni susah sebagian pemuda mencari kerja, gara-gara tak mau menerima pekerja dari kampung tersebut karena terjadi tawuran.

Ia pun meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjembatani warga yang ingin mencari pekerjaan. Menurutnya, meski ada pelatihan bagi warga Kampung Rawa seperti reparasi AC, ponsel, motor dan tata boga, tidak efektif lantaran masih banyak warga yang pengangguran karena tidak diterima perusahaan karena tinggal di daerah yang kerap tawuran.

Menurutnya solusi bagi warga yakni harus adanya rekomendasi dari RT hingga kecamatan agar mudah mendapatkan pekerjaan.

Zainal tak mengetahui jumlah warganya yang penggangguran lantaran ditolak. Namun kata Zainal salah satu penyebab salah satunya terkait latar belakang pendidikan. Pasalnya latar pendidikan mayoritas tamatan SMP hingga SMA. Ia pun menambahkan penyebab tawuran juga berasal dari pihak luar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolres Jakpus Diminta Selidiki Permasalahan Johar Baru

Kapolres Jakpus Diminta Selidiki Permasalahan Johar Baru

News | Rabu, 06 Desember 2017 | 18:19 WIB

Ini Masalah Warga Gara-gara Daerah Johar Baru Dicap Hobi Tawuran

Ini Masalah Warga Gara-gara Daerah Johar Baru Dicap Hobi Tawuran

News | Rabu, 06 Desember 2017 | 18:02 WIB

Cerita dari Johar Baru, Kampung yang Pemudanya Susah Cari Kerja

Cerita dari Johar Baru, Kampung yang Pemudanya Susah Cari Kerja

News | Rabu, 06 Desember 2017 | 17:24 WIB

Inilah Identitas Pelaku Pengeroyokan Polisi di Bekasi

Inilah Identitas Pelaku Pengeroyokan Polisi di Bekasi

News | Minggu, 03 Desember 2017 | 19:57 WIB

Tawuran di Pondok Gede, 2 Polisi Dibacok ABG

Tawuran di Pondok Gede, 2 Polisi Dibacok ABG

News | Minggu, 03 Desember 2017 | 14:36 WIB

Terkini

Molor! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Baru Bisa Dibuka Bertahap, Ini Jadwal Terbarunya

Molor! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Baru Bisa Dibuka Bertahap, Ini Jadwal Terbarunya

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:25 WIB

Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes

Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:13 WIB

Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi

Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:52 WIB

Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat

Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:32 WIB

Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam

Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:24 WIB

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:56 WIB

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:48 WIB

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:41 WIB

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:39 WIB