Selain ke KPI, Sam Aliano Adukan Metro TV ke Menkominfo dan DP

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Jum'at, 08 Desember 2017 | 12:56 WIB
Selain ke KPI, Sam Aliano Adukan Metro TV ke Menkominfo dan DP
Sam Aliano [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Ketua Umum DPP Pengusaha Indonesia Muda Sam Aliano mendatangi gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Jumat (8/12/2017). Sam yang diterima langsung oleh Kepala Bagian Administrasi Penegakan Etika, Pengaduan dan Hukum Dewan Pers Muhammad Furkon bertujuan untuk mengadukan tayangan Metro TV yang diduga melanggar kode etik jurnalistik.

"Kita akan verifikasi ke MetroTV. Kita akan tayangkan programnya itu (yang dipermasalahkan)," kata Furkon di gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Dia mengatakan setelah dilakukan verifikasi baru akan diketahui apakah permasalahan yang dilaporkan tersebut melanggar kode etik jurnalistik atau tidak. Dengan demikian akan diketahui tindakan apa yang harus disikapi oleh Dewan Pers.

"Dalam butir kesepakatan itulah, Metro TV harus melayani hak jawab. Tentu hak jawab itu akan disesuaikan seperti apa. Apakah (siaran) live atau tunda," katanya.

Sebelumnya, Sam Aliano melaporkan MetroTV terkait salah satu programnya ke Komisi Penyiaran Indonesia, Selasa (5/12/2017) siang. Laporan itu terkait konten yang menyebutkan peserta aksi Reuni 212 merupakan kaum intoleran saat program editorial Media Indonesia disiarkan oleh MetroTV, Jumat (1/12/2017) lalu.

Selain melapor ke Dewan Pers, Sam juga melayangkan surat aduan kepihak Kemenkominfo dengan perihal yang sama.

"Surat aduan kepada Kemenkominfo telah dilayangkan. Termasuk CD yang berisi tayangan soal intoleran. Nanti Menteri Kominfo Rudiantara akan segera menyikapinya dalam waktu dekat," kata Sam.

Sam sendiri mengaku kecewa dengan tayangan di Metro TV tersebut. Menurutnya, tayangan tersebut sebagai hal yang memalukan. Pasalnya, peserta Reuni 212 yang hadir berasal dari berbagai kalangan.

Baik warga lokal mau pun keturunan dan dari agama berbeda. Artinya, lanjut Sam, kegiatan reuni 212 tersebut justru merangkul dan mempersatukan seluruh masyarakat dari ras dan agama berbeda.

"Saya kecewa, marah dan tidak trima. Apa yang tayang di MetroTV adalah fitnah dan tidak benar. Apalagi, itu memalukan kami (peserta reuni) di depan jutaan penonton layar kaca. Saya harap Metro TV segera mengklarifikasi dan memberikan penjelasan siapa yang dimaksud kaum intoleransi dan siapa korbannya," kata Sam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warganet Dihebohkan Kesalahan Tulis Ayat Alquran di Acara TV

Warganet Dihebohkan Kesalahan Tulis Ayat Alquran di Acara TV

Tekno | Selasa, 05 Desember 2017 | 20:25 WIB

Ini yang Dilakukan KPI Usai Sam Aliano Laporkan Metro TV

Ini yang Dilakukan KPI Usai Sam Aliano Laporkan Metro TV

News | Selasa, 05 Desember 2017 | 15:10 WIB

Marah Lihat Tayangan Metro TV, Sam Aliano Lapor ke KPI

Marah Lihat Tayangan Metro TV, Sam Aliano Lapor ke KPI

News | Selasa, 05 Desember 2017 | 13:49 WIB

Sam Aliano Bikin Sensasi Lagi, Bagikan Bakpao Usai Sidang Setnov

Sam Aliano Bikin Sensasi Lagi, Bagikan Bakpao Usai Sidang Setnov

News | Kamis, 30 November 2017 | 16:09 WIB

Sam Aliano Khawatir Semua Koruptor Nanti Sakit karena Tabrakan

Sam Aliano Khawatir Semua Koruptor Nanti Sakit karena Tabrakan

News | Kamis, 30 November 2017 | 15:52 WIB

Terkini

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

News | Senin, 20 April 2026 | 23:45 WIB

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

News | Senin, 20 April 2026 | 22:24 WIB

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

News | Senin, 20 April 2026 | 22:15 WIB

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

News | Senin, 20 April 2026 | 22:05 WIB

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

News | Senin, 20 April 2026 | 21:57 WIB

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

News | Senin, 20 April 2026 | 21:52 WIB

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman

News | Senin, 20 April 2026 | 21:50 WIB

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT

News | Senin, 20 April 2026 | 21:41 WIB

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual

News | Senin, 20 April 2026 | 21:32 WIB

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

News | Senin, 20 April 2026 | 20:57 WIB