Ini Pesan Jenderal Gatot untuk Panglima TNI Baru

Ririn Indriani, Nikolaus Tolen

Sabtu, 09 Desember 2017 | 12:53 WIB
Ini Pesan Jenderal Gatot untuk Panglima TNI Baru
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Jenderal TNI Gatot Nurmantyo secara resmi sudah menyerahkan tongkat kepemimpinan lembaga TNI kepada Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI baru. Gatot yang akan pensiun pada Maret 2018 pun menyampaikan pesannya kepada Marsekal Hadi.

"Rasa syukur dan bangga juga saya sampaikan dengan telah dilantiknya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai panglima TNI yang baru dan selanjutnya pagi hari ini secara resmi saya serahkan tongkat pimpinan TNI, yang di dalamnya melakukan tugas dan tanggung jawab, selamat menjalankan amanah yang tidak ringan namun mulia ini," jelasnya saat apel serah terima jabatan Panglima TNI di Lapangan Apel B III Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (9/12/2017).

Lebih lanjut Jenderal Gatot mengatakan bahwa pergantian jabatan panglima TNI bukan hanya wujud regenerasi secara sehat ditubuh TNI, tetapi juga menjadi cerminan dari suatu perubahan yang berkelanjutan.

"Sebuah perubahan yang harus terus berjalan di dalam organisasi agar makin mampu menghadapi dinamika lingkungan strategis, yang terus bergerak dan bermunculannya tantangan tugas yang semakin kompleks dan tidak ringan," imbuhnya.

Sebagai prajurit yang telah bertugas di jajaran TNI selama lebih dari 36 tahun, Jenderal Gatot menyakini Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dapat memimpin TNI ke arah yang lebih baik. Itu disampaikannya, karena melihat kapasitas pengalaman dan wawasan yang dimiliki Hadi.

"TNI sebagaimana harapan bangsa dan negara. TNI yang semakin mampu melaksanakan tugas pokok dan tugas lainnya sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang, TNI yang sungguh mencintai dan dicintai rakyatnya," katanya.

Jenderal Gatot mengatakan telah melewati berbagai tantangan selama memimpin TNI. Salah satu keberhasilannya adalah mampu mendekatkan TNI dengan masyarakat.

Slogan 'Bersama Rakyat TNI Kuat' menjadi slogan yang paling berpengaruh akan keberhasilan TNI.

"Beberapa tahun terakhir atas prakarsa dan karya nyata para senior TNI, syukur alhamdulillah TNI telah dapat melewati berbagai tantangan tugas dengan optimal, pengakuan atas kerja keras dan tidak muncul hanya dari evaluasi internal, tingginya tingkat kepercayaan  publik kepada TNI sebagaimana dinyatakan oleh beberapa lembaga, merupakan bentuk pengakuan tulus rakyat Indonesia atas kerja TNI selama ini," kata Gatot merinci.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Disetujui Jadi Panglima TNI, Hadi: Perasaan Saya Plong

Disetujui Jadi Panglima TNI, Hadi: Perasaan Saya Plong

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 17:12 WIB

Pamit kepada Prajurit, Jenderal Gatot: Ingat! TNI Harus Netral

Pamit kepada Prajurit, Jenderal Gatot: Ingat! TNI Harus Netral

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 16:31 WIB

Panglima TNI Diganti Sebelum Pensiun, Bagaimana Prosedurnya?

Panglima TNI Diganti Sebelum Pensiun, Bagaimana Prosedurnya?

Video | Rabu, 06 Desember 2017 | 20:56 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB