Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 15 Juli 2026 | 15:10 WIB
Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?
Pexels/ Abdulaziz hasan

Suara.com - Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai memiliki peluang besar menjadi pusat pengembangan energi surya di Indonesia. Namun, potensi tersebut dinilai hanya bisa terwujud jika dibarengi dengan kebijakan yang konsisten, penguatan industri dalam negeri, serta pelibatan pemerintah daerah.

Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam Indonesia Solar Summit (ISS) 2026 yang diselenggarakan Institute for Essential Services Reform (IESR) di Bali.

Pada kesempatan tersebut, IESR juga meluncurkan laporan Peta Jalan Pengembangan Industri Rantai Pasok Fotovoltaik Surya Domestik di Indonesia. Laporan itu menyebut Indonesia memiliki potensi membangun industri panel surya yang terintegrasi, tetapi masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari pasar domestik yang belum berkembang, regulasi yang belum konsisten, hingga rantai pasok yang belum terhubung.

Chief Executive Officer IESR, Fabby Tumiwa, mengatakan setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda sehingga pendekatan pengembangan energi surya tidak bisa disamaratakan.

"Setiap daerah perlu diberikan ruang untuk berkontribusi sesuai potensi, kebutuhan, dan struktur ekonominya masing-masing. Pemerintah daerah juga perlu dilibatkan sejak awal dalam perencanaan, perizinan, identifikasi lokasi, pengembangan proyek, hingga pelibatan masyarakat dan dunia usaha," katanya.

Menurut IESR, Bali berpeluang menjadi contoh destinasi wisata berbasis energi bersih dengan target menuju 100 persen energi terbarukan di Nusa Penida pada 2030. Sementara itu, NTB dinilai memiliki peluang mengembangkan ekosistem energi surya dan penyimpanan listrik untuk mendukung industri hijau.

Di sisi lain, NTT memiliki potensi energi surya sekitar 369 gigawatt-peak (GWp), sehingga berpeluang menjadi salah satu pusat energi terbarukan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga diesel di pulau-pulau kecil.

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal mengatakan provinsinya siap mendukung target pembangunan PLTS nasional berkapasitas 100 gigawatt.

"NTB dapat fokus menyiapkan pembangkit listrik tenaga surya dengan potensi kontribusi sekitar 10 GW, sementara pemerintah pusat memperkuat perencanaan agar pengembangannya terintegrasi dengan kebutuhan sistem kelistrikan nasional," ujarnya.

baca juga

Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menilai pengembangan PLTS dapat menjadi solusi untuk menggantikan pembangkit diesel yang selama ini memasok listrik di banyak pulau kecil.

IESR menilai percepatan energi surya tidak cukup hanya membangun pembangkit. Pemerintah juga perlu memastikan regulasi lebih konsisten, mempercepat perizinan, memperkuat industri panel surya dalam negeri, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan riset agar pengembangan energi surya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat transisi energi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:47 WIB

Koalisi Perempuan Indonesia: Transisi Energi yang Adil Harus Melibatkan Perempuan Sejak Awal

Koalisi Perempuan Indonesia: Transisi Energi yang Adil Harus Melibatkan Perempuan Sejak Awal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:50 WIB

Menikmati Seafood Segar dengan Panorama Sunset yang Ikonik di New Furama

Menikmati Seafood Segar dengan Panorama Sunset yang Ikonik di New Furama

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:40 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×