Kopi Asli Jawa Barat Mendunia

Siswanto

Minggu, 10 Desember 2017 | 12:17 WIB
Kopi Asli Jawa Barat Mendunia
Ngopi Saraosna Vol. 4 [suara.com/Julistania]

Suara.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan acara Ngopi Saraosna volume keempat di Gedung Sate pada Jumat-Sabtu (8-9 Desember 2017). Tagline acaranya: kopi asli digiling bukan digunting.

Ngopi Saraosna berarti ngopi sepuasnya. Para penikmat Saraosna yang datang ke acara itu dapat icip-icip kopi buatan barista secara gratis. Tentu saja, produk kopi yang disajikan asli dari Jawa Barat.

Acara ini berlangsung meriah, apalagi diadakan perlombaan, seperti latte art competition, roasting competition, dan cerdas cermat untuk petani kopi.

Melalui Ngopi Saraosna, pemerintah sekaligus ingin mengedukasi petani kopi, terutama yang berada di daerah-daerah kecil. Seperti cara memetik kopi yang benar, pengolahan kopi yang baik.

Ngopi Saraosna Vol. 4 [suara.com/Julistania]

"Kita ingin petani-petani Jawa Barat menggelorakan kembali menanam kopi yang sudah lama hilang dan kita angkat kembali," ujar Kepala Sub Bagian Bidang Hubungan Masyarakat Provinsi Jawa Barat Azis Zulfikar.

Jawa Barat memiliki banyak gunung. Unsur tanah di provinsi ini cocok untuk menanam kopi.

"Khususnya di Jawa Barat ini kan tanahnya sangat subur, sangat cocok untuk menanam kopi, dan buktinya kopi-kopi kita juara, dan kopi itu kan tanaman keras bisa untuk menahan erosi," ujar Azis.

Pemerintah berharap produksi kopi lokal meningkat terus. Dan yang terpenting lagi terjadi simbiosis antara petani kopi, industri, pengusaha dan masyarakat.

Petani kopi diharapkan mendapatkan hasil yang setimpal dengan kopi yang mereka olah. Begitu juga dengan sektor industri, diharapkan turut maju.

Belum lama ini, petani kopi di provinsi ini dinobatkan sebagai enam juara dalam kompetisi speciality coffee di Atlanta, Amerika Serikat.

"Kita gaungkan kembali dan sejarahnya juga kopi Jawa Barat mendominasi 3/4 kopi Eropa pada saat tahun 1726, jadi kita gaungkan kembali khusunya kopi Jawa Barat yang punya cita rasa yang beda dari kopi lokal lain," ujar Azis.

Kepala Sub Bagian Bidang Hubungan Masyarakat Provinsi Jawa Barat Aziz Zulfikar [suara.com/Julistania]

Kopi Jawa Barat mempunyai cita rasa yang berbeda dari kopi dari daerah lain.

"Kopi lokal di Indonesia juga masing-masing unggul, masing-masing punya keunggulannya sendiri, misalnya kopi Gayo khas dengan rasa asem-asemnya, ataupun kopi-kopi lainnya," ujar Azis.

Acara Ngopi Saraosna sekaligus untuk mengenalkan kepada masyarakat mengenai cara minum kopi secara sehat.

"Kita lebih mengenalkan bagaimana minum kopi secara sehat, kopi yang sehat itu seperti kopi yang digiling bukan digunting yang artinya itu kopi asli, dan yang kedua coba tidak memakai gula," ujar Azis.

"Tidak ada gula di antara kita itu tagline-nya," Azis menambahkan.

Pemerintah Jawa Barat akan terus menerus melakukan edukasi masyarakat.

"Kita benar-benar ingin mengedukasi, jadi humas Jabar mengedukasi kepada masyarakat kopi yang sehat itu seperti apa," kata Azis.

Ngopi Saraosna Vol. 4 [suara.com/Julistania]

Pemerintah memiliki program peningkatan kopi lokal. Caranya, antara lain dengan meningkatkan konsumsi dari masyarakat dan penyerapan dari industri.

"Kita juga ada program pemerintah dimana menanam lima juta bibit kopi sejak tahun lalu, dan ini program langsung dari dinas perkebunan yang disosialisasikan ke masyarakat, terutama petani kopi di daerah pelosok," ujar Azis.

"Pak gubernur kemarin ke Maroko bawa kopi Jawa Barat sebagai oleh-oleh, sekarang pengusaha Maroko bekerjasama dengan petani lokal, jadi meningkatkan produksi petani,"ujar Azis.

"Pak Jokowi yang minum kopi lokal langsung posting di sosial media, seperti mengajak masyarakat untuk minum kopi lokal," kata Azis.

Azis mengatakan pemerintah akan terus mendorong peningkatan ekonomi dari sektor kopi.

"Akan terus kita gelorakan oleh Humas Jabar, agar kedepan bukan hanya kopi tapi bisa jadi teh ataupun produk lain yang bisa di branding," ujar Azis.

Acara Ngopi Saraosna sudah diselenggarakan sejak bulan Maret 2017.

"Kami penikmat kopi terutama dalam Humas Jabar merasa prihatin, ketika kita minum kopi di beberapa cafe di Bandung, kami tidak menemukan kopi lokal didalamnya melainkan kopi dari luar negeri semua," ujar Azis.

Di acara ini juga diselenggarakan cara diskusi para pegiat kopi. Empat kali acara yang telah diselenggarakan berhasil menarik minat masyarakat.

"Khusunya anak muda kan senang nongkrong, gopi, jadi tingkat kesadaran terhadap kopi lokal lebih tinggi. Daripada konsumsi produk luar negeri, lebih baik produk lokal," kata Azis.

Azis mengatakan produk kopi Jawa barat tidak kalah bagus dibandingkan kopi luar negeri. Arabica Coffee asli Jawa Barat mendapatkan world record sebagai Arabica Coffee Auctioned at the Highest Price.

"Ini kemarin baru dilelang dua juta per kilo, jadi artinya kan pemberdayaan petani sehingga meningkatkan nilai tambah khususnya bagi petani, untuk semangat lagi," ujar Azis.

Dengan harga lelang sebesar dua juta per kilogram akan menambah semangat petani.

"Ini meningkatkan usaha dari petani, karena ini tidak langsung bisa mendapatkan kualitas kopi yang bagus seperti ini, ada proses yang panjang," ujar Azis. (Julistania/advertorial)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga

Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Usai Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Bandung Barat Rusak

Usai Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Bandung Barat Rusak

Foto | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:28 WIB

Kali Bekasi Kembali Menghitam dan Berbusa

Kali Bekasi Kembali Menghitam dan Berbusa

Foto | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kebakaran Gunung Ciremai Kian Meluas ke Majalengka

Kebakaran Gunung Ciremai Kian Meluas ke Majalengka

Foto | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Kemarahan Dedi Mulyadi ke Warga Ciamis Viral ke Internasional: Gubernur Naik Pitam

Kemarahan Dedi Mulyadi ke Warga Ciamis Viral ke Internasional: Gubernur Naik Pitam

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Waduk Jatigede Surut, Masjid yang 11 Tahun Terendam Kembali Muncul

Waduk Jatigede Surut, Masjid yang 11 Tahun Terendam Kembali Muncul

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Lumiland Sulap Taman Dadaha Jadi Wisata Cahaya

Lumiland Sulap Taman Dadaha Jadi Wisata Cahaya

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Dua Arca Kuno Bandung Zoo Kini Kembali ke Pemkot Bandung

Dua Arca Kuno Bandung Zoo Kini Kembali ke Pemkot Bandung

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Eceng Gondok Tutupi Kali Pisang Batu di Bekasi

Eceng Gondok Tutupi Kali Pisang Batu di Bekasi

Foto | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Foto | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Terkini

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:03 WIB

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:46 WIB

×