Suara.com - Petani memperlihatkan kondisi sawah irigasi anak Sungai Cimulu yang mengering di Kampung Ciwasmandi, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (16/7/2026).
BMKG Jawa Barat memprediksi sebagian besar wilayah di Jabar mengalami musim kemarau lebih kering dibandingkan kondisi klimatologis normal pada 2026, dengan puncak kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus dan mencakup sekitar 90 persen wilayah.
Memasuki puncak musim kemarau pada Agustus, minimnya curah hujan berpotensi menurunkan debit sungai dan pasokan air irigasi sehingga meningkatkan risiko kekeringan lahan pertanian di sejumlah wilayah Jawa Barat.
BMKG juga mengimbau masyarakat dan petani memantau informasi cuaca serta mengoptimalkan penggunaan air untuk mengantisipasi dampak musim kemarau yang diperkirakan lebih kering dari kondisi normal tahun ini. [ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/nz]