Presiden Jokowi Minta Aparat hingga Pengusaha Turun ke Bawah

Chaerunnisa

Minggu, 10 Desember 2017 | 12:23 WIB
Presiden Jokowi Minta Aparat hingga Pengusaha Turun ke Bawah
Pertemuan Presiden Jokowi dan APJATI beberapa waktu lalu. (Sumber: Kemnaker)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meminta aparat pemerintah turun ke bawah demi mendengarkan aspirasi masyarakat.

"Para pembuat kebijakan, para politisi, para birokrat, para pemimpin sosial, bahkan para pengusaha harus bisa melihat keadaan dari pandangan dari masyarakat bawah, dari sisi kepentingan masyarakat bawah," kata Presiden Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah, dalam acara peringatan Hari HAM Sedunia ke-69, Minggu (10/12/2017).

Acara juga dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, staf khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Pribowo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan sejumlah pejabat lainnya.

"Itu mengapa saya sering turun ke bawah, turun ke daerah, turun ke masyarakat, menggali masalah-masalah mereka, mendengar aspirasi-aspirasi mereka, mendengar keinginan-keinginan mereka dan mengetahui secara detail kepentingan masyarakat," ujar Presiden, seperti diwartakan Antara.

Itulah alasannya, Presiden selalu berusaha mengawal kebijakan dari hulu sampai hilir.

"Mengontrol, mengecek, mengawasi, memonitor. Selalu kita lihat di lapangan dan itu melihat dari sisi kepentingan masyarakat. Saya yakin kebijakan yang baik bukanlah seberapa banyak yang telah dilakukan pemerintah, tetapi seberapa banyak yang dirasakan manfaatnya untuk masyarakat, terutama masyarakat bawah," ungkapnya.

Untuk bisa menjamin hak sosial dan kultural masyarakat serta ekonomi dan politik masyarakat, menurut Presiden, pemerintah harus bekerja nyata, bekerja kongkrit melakukan kegiatan nyata.

"Melakukan kegiatan-kegiatan yang kongkrit, yang bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat, oleh masyarakat. Pemerintah terus berusaha keras agar seluruh lapisan masyarakat memperoleh pekerjaan, memperoleh penghasilan yang layak meskipun kita tahu ini juga bukan sesuatu yang mudah," imbuh dia.

Dia mengakui,masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki agar seluruh masyarakat memperoleh akses kesehatan, layanan pendidikan yang baik dan layanan dasar lainnya.

baca juga

"Juga agar keyakinan beragama dan ekspresi kultral dan seni budaya masyarakat memperoleh perlindungan yang maksimal," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lepas dari Jabatan Panglima TNI, Gatot: Merdeka

Lepas dari Jabatan Panglima TNI, Gatot: Merdeka

News | Sabtu, 09 Desember 2017 | 16:55 WIB

Ditanya Maju Pilpres Usai Pensiun, Begini Respon Gatot

Ditanya Maju Pilpres Usai Pensiun, Begini Respon Gatot

News | Sabtu, 09 Desember 2017 | 16:29 WIB

Usai Diresmikan Jokowi, Lapangan ABC Senayan Gelar Kejurnas Hoki

Usai Diresmikan Jokowi, Lapangan ABC Senayan Gelar Kejurnas Hoki

News | Sabtu, 09 Desember 2017 | 17:45 WIB

Jokowi Jadi Inspektur Upacara Apel Kebangsaan FKPPI

Jokowi Jadi Inspektur Upacara Apel Kebangsaan FKPPI

News | Sabtu, 09 Desember 2017 | 09:12 WIB

Pamit kepada Prajurit, Jenderal Gatot: Ingat! TNI Harus Netral

Pamit kepada Prajurit, Jenderal Gatot: Ingat! TNI Harus Netral

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 16:31 WIB

2018, Jokowi Bentuk Unit Khusus Pengawal Investasi Berskala Besar

2018, Jokowi Bentuk Unit Khusus Pengawal Investasi Berskala Besar

Bisnis | Kamis, 07 Desember 2017 | 03:00 WIB

Terkini

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×