Komunis Palestina: Takdir Yerusalem di Tangan Rakyat, Bukan Trump

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 12 Desember 2017 | 20:48 WIB
Komunis Palestina: Takdir Yerusalem di Tangan Rakyat, Bukan Trump
Dua anggota sayap militer Front Rakyat Pembebasan Palestina (FPLP) menodongkan senjata ke boneka Presiden AS Donald Trump dalam aksi protes, 23 Mei 2017. [Mohammed Abed/AFP]

Suara.com - Partai-partai berhaluan Komunis di Palestina mendesak pemerintah mereka untuk menyatakan tak lagi terikat oleh kesepakatan Oslo tahun 1993.

Deklarasi keluar dari kesepakatan Oslo tersebut, dinilai sebagai respons paling tepatatas deklarasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Deklarasi Trump sama saja sebagai deklarasi perang AS terhadap rakyat Palestina. Deklarasi itu membuat jelas bahwa imperialis AS beserta kaki tangannya, yakni Israel, ingin menjajah semua tanah Palestina," demikian pernyataan sikap yang dikeluarkan oleh Komite Sentral Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP), seperti dilansir Telesur TV, Selasa (12/12/2017).

Kesepakatan Oslo adalah perjanjian damai Israel-Palestina yang disponsori AS pada tanggal 13 September 1993.

Kesepakatan itu ditandatangani mendiang pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Yasser Arafat, Perdana Menteri Israel Yitzak Rabin, dan Presiden AS Bill Clinton sebagai penengah.

Sebelum kesepakatan itu diteken, tedapat negosiasi panjang yang rahasia di Norwegia. Kesepakatan itu berisi persetujuan Israel-Palestina mengakhiri konflik dengan syarat: Israel menarik seluruh pasukannya dari kawasan yang diduduki sejak 1967; pendirian daerah otonom Palestina yang menjadi cikal bakal negara Palestina.

"Kami meminta pemimpin otoritas Palestina belajar bahwa 24 tahun kesepakatan Oslo itu, Israel dan AS tak pernah menepati janjinya," kata pernyataan PFLP.

"Bagi rakyat Palestina, Yerusalem adalah Haifa, Safad, Yafa, Gaza, Ramallah, yakni tanah Palestina. Perjuangan rakyat lah yang akan menentukan takdir Yerusalem, bukan zionis Israel atau imperialis AS!"

Sementara Partai Komunis Palestina (PKP) mengeluarkan sebuah pernyataan, bahwa penjajah Israel atas tanah Palestina tak bakal terjadi tanpa “restu” imperialis AS dan Inggris.

“Deklarasi Trump adalah deklarasi perang terhadap rakyat Palestina. Satu-satunya solusi adalah seluruh faksi perjuangan di Palestina bersatu untuk melakukan perlawanan besar terhadap Israel dan AS,” tegas Komite Sentral PKP.

Pernyataan sikap itu juga menuntut pemerintah otoritas Palestina mendeklarasikan keluar dari kesepakatan Oslo, yang dianggap tak menguntungkan rakyat.

PKP juga mendesak seluruh faksi perlawanan Palestina kembali membangun PLO sebagai front persatuan guna melakukan perjuangan bersama terhadap Israel dan AS.

”Yerusalem  adalah ibu kota abadi Palestina. Kesepakatan Oslo adalah tipu muslihat imperialis Barat dan Israel untuk terus menjajah Palestina. Sudah selayaknya kita keluar dari kesepakatan itu dan menempuh jalan perjuangan rakyat. Hanya rakyat yang bisa menentukan nasib Palestina merdeka, bukan negara-negara lain.”

Pada Rabu (6/12) pekan lalu, Presiden Trump secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, dan memulai persiapan untuk memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Trump Perintahkan NASA Kembali Kirim Astronot ke Bulan

Trump Perintahkan NASA Kembali Kirim Astronot ke Bulan

Tekno | Selasa, 12 Desember 2017 | 16:51 WIB

Trump Sesumbar Bakal Kembali Kirim Astronot ke Bulan dan Mars

Trump Sesumbar Bakal Kembali Kirim Astronot ke Bulan dan Mars

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 16:37 WIB

Depan Muka Netanyahu, Uni Eropa Tolak Yerusalem Ibu Kota Israel

Depan Muka Netanyahu, Uni Eropa Tolak Yerusalem Ibu Kota Israel

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 15:40 WIB

Palestina: Terima Kasih Rakyat Indonesia

Palestina: Terima Kasih Rakyat Indonesia

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 14:08 WIB

Bela Palestina, Warga Belgia Aksi Tolak Kedatangan PM Israel

Bela Palestina, Warga Belgia Aksi Tolak Kedatangan PM Israel

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 14:05 WIB

Terkini

Xi Jinping Blak-blakan Soal Ancaman Perang AS-China Trump Diam 1000 Bahasa

Xi Jinping Blak-blakan Soal Ancaman Perang AS-China Trump Diam 1000 Bahasa

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:18 WIB

Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini

Amerika Siap-siap Macet Parah di Piala Dunia 2026 karena Ini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:10 WIB

Tak Cukup Minta Maaf usai Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Harus Diberi Sanksi

Tak Cukup Minta Maaf usai Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Harus Diberi Sanksi

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:10 WIB

Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu

Balai TNGM Catat 60 Pendaki Ilegal Gunung Merapi dalam Setahun, Haus Validasi-FOMO Jadi Pemicu

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB

Nasib Juri LCC MPR Kalbar Usai Viral: Dinonaktifkan, Kini Dibidik Sanksi Berat

Nasib Juri LCC MPR Kalbar Usai Viral: Dinonaktifkan, Kini Dibidik Sanksi Berat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:55 WIB

Babak Baru Korupsi DJKA: KPK Telusuri Aliran Dana dari Sudewo ke Eks Staf Ahli Menhub

Babak Baru Korupsi DJKA: KPK Telusuri Aliran Dana dari Sudewo ke Eks Staf Ahli Menhub

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:46 WIB

LCC MPR Diulang, Gibran Beri Tips Debat ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral

LCC MPR Diulang, Gibran Beri Tips Debat ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:46 WIB

Asyik Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Disidang Gerindra Besok

Asyik Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Disidang Gerindra Besok

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:35 WIB

Tuding MPR Hanya Ingin Selamatkan Citra, FSGI: Anak Bakal Jadi Korban Jika Final LCC Kalbar Diulang

Tuding MPR Hanya Ingin Selamatkan Citra, FSGI: Anak Bakal Jadi Korban Jika Final LCC Kalbar Diulang

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:28 WIB

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB