Depan Muka Netanyahu, Uni Eropa Tolak Yerusalem Ibu Kota Israel

Reza Gunadha

Selasa, 12 Desember 2017 | 15:40 WIB
Depan Muka Netanyahu, Uni Eropa Tolak Yerusalem Ibu Kota Israel
Perwakilan Tinggi UE untuk Kebijakan Hubungan Luar Negeri dan Keamanan Federica Mogherini dan PM Netanyahu mengadakan konferensi pers, Brussel, Belgia, Senin (11/12/2017). [John Thys/AFP]

Suara.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertemu menteri-menteri luar negeri negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa (UE) di Brussel, Belgia, Senin (11/12/2017) kemarin.

Netanyahu sendiri, tengah bermuhibah ke negara-negara UE untuk meredam protes, setelah Presiden AS Donald Trump mendeklarasikan pengakuan atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel, Rabu (6/12) pekan lalu.

Sebelum memulai pertemuan, Perwakilan Tinggi UE untuk Kebijakan Hubungan Luar Negeri dan Keamanan Federica Mogherini dan PM Netanyahu mengadakan konferensi pers.

Dalam konferensi pers itu, Mogherini mengatakan kunjungan Netanyahu adalah “peristiwa bersejarah”. Sebab, Netanyahu merupakan PM Israel pertama yang mengunjungi lembaga UE dalam 22 tahun terakhir.

Mogherini menuturkan, Netanyahu selanjutnya akan bertemu dengan para menteri luar negeri Uni Eropa untuk membahas proses perdamaian Timur Tengah, hubungan bilateral UE-Israel dan isu-isu regional sebagai agenda utama.

“Menemukan solusi komprehensif dan berkelanjutan untuk masalah Israel-Palestina penting bagi kepentingan Israel, terutama untuk kepentingan keamanan,” kata Mogherini, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (12/12/2017).

Karena itu, UE akan terus berupaya untuk memulai kembali proses perdamaian antara kedua negara, tambah dia.

“Satu-satunya solusi yang realistis adalah solusi dua negara dalam kerangka perbatasan tahun 1967, yang akan memastikan bahwa Yerusalem menjadi ibu kota dari kedua negara," kata Mogherini.

Mogherini juga menegaskan, bahwa harus ada pencegahan meningkatnya ketegangan di kawasan. Dia juga mengecam serangan yang menargetkan orang-orang Yahudi di Eropa dan Israel.

baca juga

Di lain sisi, Netanyahu mengatakan Eropa dan Israel adalah “sekutu penting” dan bekerja sama untuk perdamaian dan kesejahteraan.

"Kemitraan antara Israel dan Eropa penting bagi Israel dan juga Eropa,” kata dia.

Netanyahu juga mengklaim bahwa mereka telah menawarkan perdamaian kepada Palestina selama 100 tahun namun malah mendapatkan serangan terus-menerus.

“Masyarakat Palestina menyangkal keberadaan dan sejarah Israel. Yerusalem telah menjadi ibu kota bangsa Israel selama 3 ribu tahun,” ujarnya.

Menyebut bahwa umat Yahudi tidak pernah memutus ikatan dengan Yerusalem, Netanyahu mengatakan, “Namun ikatan ini disangkal dengan keputusan konyol di UNESCO dan di platform PBB yang berupaya mengingkari sejarah dan fakta sejarah.”

Netanyahu menilai, perdamaian hanya bisa dibangun dengan menerima kenyataan, "Trump hanya mengungkapkan fakta secara jelas,” tukasnya.

Netanyahu mengatakan, pemerintah AS akan menawarkan upaya perdamaian baru dalam masalah Israel-Palestina.

Dia juga menyatakan, masyarakat Palestina harus menerima keberadaan negara Yahudi dan kenyataan bahwa Yerusalem adalah ibu kota negara tersebut.

“Meski kita belum mencapai kesepakatan, saya yakin semua negara Eropa akan memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem dan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Palestina: Terima Kasih Rakyat Indonesia

Palestina: Terima Kasih Rakyat Indonesia

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 14:08 WIB

Bela Palestina, Warga Belgia Aksi Tolak Kedatangan PM Israel

Bela Palestina, Warga Belgia Aksi Tolak Kedatangan PM Israel

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 14:05 WIB

Polisi Tahan Tersangka Serangan Teroris New York

Polisi Tahan Tersangka Serangan Teroris New York

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 13:01 WIB

Din Syamsuddin Minta Pendemo Donald Trump Jaga Ketertiban

Din Syamsuddin Minta Pendemo Donald Trump Jaga Ketertiban

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 03:52 WIB

Indonesia Galang Kekuatan Bela Palestina di Pertemuan KTT OKI

Indonesia Galang Kekuatan Bela Palestina di Pertemuan KTT OKI

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 04:12 WIB

Terkini

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB