Fahri Hamzah: AM Fatwa Legenda Politik Tiga Zaman

Kamis, 14 Desember 2017 | 13:19 WIB
Fahri Hamzah: AM Fatwa Legenda Politik Tiga Zaman
Jenazah mendiang anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Andi Mappetahang Fatwa atau AM Fatwa tiba di rumah duka, di Jalan Palem, Komplek Bappenas, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (14/12/2017). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Bagi Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, AM Fatwa adalah legenda. Anggota DPD RI itu menghembuskan nafas terakhirnya, Kamis (14/12/2017) pagi.

Menurut Fahri, Fatwa merupakan sosok aktivis yang konsisten memperjuangkan perubahan sejak era Orde Lama, Orde Baru, hingga Orde Reformasi.

"Saya mengenal Pak Fatwa sudah lama sekali, di banyak momentum. Waktu saya tiba di Jakarta, saya sudah mengenal beliau sebagai tokoh yang melegenda. Beliau terlibat dalam peristiwa peristiwa politik pada masa lalu, baik Orla maupun Orba," kata Fahri di gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta.

Dia mengungkapkan, Fatwa pernah dipenjara selama 12 tahun sebagai tahanan politik semasa Orba.

Fatwa aktif dalam organisasi seperti Pelajar Islam Indonesia (PII), Himpunan Muslim Indonesia (HMI) dan organisasi lainnya yang membuatnya dikenal luas kalangan Islam dan kelompok lain.

"Sebelum saya menjadi anggota DPR, kami bersama-sama di banyak tempat sebelum reformasi, dan saat reformasi bersama almarhum Adi Sasono, kami bersama aktif di ICMI dengan Prof Amien Rais. Kami sama-sama mendorong reformasi," terangnya.

Fahri menceritakan, pada 20 Mei malam tahun 1998, ia bersama Fatwa dan Amien Rais berangkat dari rumah Profesor Malik Fadjar di kawasan Menteng, untuk meninjau kawasan Monas yang tengah dikepung tentara. Saat itu mereka naik mobil AM Fatwa, Toyota Kijang warna merah hati.

"Setelah melihat Monas yang dipenuhi alat persenjataan berat, kami kembali ke Menteng dan memutuskan untuk membatalkan aksi damai. Keesokan harinya ternyata Pak Harto mengundurkan diri pada 21 Mei 1998," terangnya.

Baca Juga: Kubu Setya Novanto Hormati Keputusan Hakim Gugurkan Praperadilan

Menurut Fahri, AM Fatwa seorang politikus Islam yang memiliki observasi sangat luas mengenai sejarah, ke-Islaman dan ke-Indonesiaan. Menurutnya, Fatwa merupakan sisa akhir dari peninggalan politik Islam dari masa lalu.

"Karena it, kepergian beliau ini membuat kita kehilangan orang yang pernah ada di pentas politik negeri ini. Mudah-mudahan kita banyak mengambil contoh dari Pak AM Fatwa, karena sesungguhnya dia merupakan politikus yang sangat senior dan meninggalkan bekas yang sangat mendalam," tuturnya.

Fahri menambahkan, dirinya sempat berbeda pendapat dengan Fatwa tentang KPK. Bahkan, AM Fatwa sangat marah kepadanya. Namun belakangan, Fatwa mengirim surat meminta maaf kepada Fahri.

"Kemudian saya pun bertamu. Dalam kesempatan itu, beliau ada permintaan khusus terkait masa depan politik saya pasca-PKS, tetapi saya mendiskusikannya secara santai. Selamat Jalan Pak Fatwa, kami semua pasti menyusulmu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI