Sebelum Tewas Ditembak Israel, Abraham: Tanah Ini Milik Kami!

Reza Gunadha Suara.Com
Sabtu, 16 Desember 2017 | 15:53 WIB
Sebelum Tewas Ditembak Israel, Abraham: Tanah Ini Milik Kami!
Abraham (berkursi roda) adalah satu dari dua warga Palestina yang meninggal dunia terkena tembakan militer Israel di dekat perbatasan timur Gaza yang diblokade, Jumat (15/12/2017). [Anadolu Agency]

Suara.com - "Tanah ini milik kami, kami tidak akan menyerah," itulah kalimat terakhir Abraham Abu Sureyya sebelum menjadi martir akibat agresi tentara Israel, Jumat (15/12/2017).

Abraham adalah satu dari dua warga Palestina yang meninggal dunia terkena tembakan militer Israel di dekat perbatasan timur Gaza yang diblokade, Jumat.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza Asharaf al-Qudra mengatakan, Abu Sureyye yang masih berusia 29 tahun turut menjadi martir dalam kejadian itu.

”Meskipun kehilangan kedua kakinya dalam serangan udara Israel di Gaza tahun 2008, Abu Sureyya mengikuti aksi demonstrasi setiap hari untuk mendukung Yerusalem,” ujar saksi mata seperti dilansir Anadolu Agency, Sabtu (16/12).

Bentrokan berdarah warga Palestina dengan militer Israel terjadi setiap hari sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendeklarasikan pengakuan atas Yerusalem sebagai ibu kota negara Zionis, Rabu (6/12) pekan lalu.

Deklarasi itu dijawab warga di seluruh wilayah Palestina dengan menggelar aksi demonstrasi yang tak jarang berujung bentrokan berdarah.

Selama aksi demonstrasi warga Palestina, militer Israel terus menggunakan peluru plastik dan gas air mata.

Dalam video yang diunggah peserta aksi, Abu Sureyya menegaskan tak akan menyerahkan tanah Palestina walau dirinya cacat.

"Saya datang untuk memberikan pesan kepada tentara Israel bahwa ini adalah tanah kami, tanah ini adalah tanah kami, kami tidak akan memberikannya atas keputusan Trump dan kami akan melanjutkan demonstrasi di sini," katanya.

"Kami menantang tentara Israel, bangsa Palestina adalah orang-orang pemberani," tambahnya.

Perubahan kebijakan Timur Tengah AS telah memicu gelombang demonstrasi di wilayah Palestina dan negara Muslim.

Pertemuan luar biasa yang diadakan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Istanbul mendeklarasikan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina, merespon klaim sepihak Trump itu.

Yerusalem tetap menjadi pusat konflik Israel-Palestina, dengan Palestina yang mengharapkan Yerusalem Timur—saat ini masih diduduki Israel—menjadi ibu kota negaranya kelak.

Dalam pengumumannya pekan lalu, Trump menekankan batas kedaulatan Israel di Yerusalem harus diputuskan oleh kedua belah pihak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI