Indikasi Tidak Beres, IDM Desak KPK Awasi Tender Jalan di Papua

Dythia Novianty, Nikolaus Tolen

Selasa, 19 Desember 2017 | 06:38 WIB
Indikasi Tidak Beres, IDM Desak KPK Awasi Tender Jalan di Papua
Pembangunan infrastruktur Jalan Trans Papua. [Dok Kementerian PUPR]

Suara.com - Indonesia Development Monitoring (IDM) mencurigai ada ketidakberesan dalam proses tender proyek jalan Oxibil-Towe Hitam di Propinsi Papua tahun 2017. IDM mencurigai penetapan pemenang lelang yang diraih PT Wijaya Karya Tbk yang menetapkan harga lebih tinggi, bila dibandingkan dengan PT Graha Prasarana Sentosa.

IDM meminta KPK dan Kejaksaan untuk mengawasi proses tender proyek tersebut. Dalam proses lelang ini, PT GPS menawarkan Rp104 miliar sedangkan Wijaya Karya menawarkan Rp108,5 miliar. Dimana nilai proyek tersebut dengan pagu angggran sebesar Rp129,9 miliar.

"KPK dan Kejaksaan harus lebih fokus mengawasi tender-tender proyek pembangunan yang dilakukan kementerian PUPR sebab banyak yang tidak beres dalam proses tendernya," kata Direkstur Eksekutif IDM Fahmi Hafel, Senin (18/12/2017) malam.

Menurutnya, akibat ketidakberesan dalam proses tender tersebut menyebabkan biaya proyek menjadi lebih mahal dari yang diperkirakan. Fahmi menilai hal ini sangat aneh karena PT Wijaya Karya Tbk yang adalah perusahaan Badan Usaha Milik Negara, malah menawarkan harga lebih tinggi dari perusahaan swasta, PT GPS.

"Dimana PT Graha Prasarana Sentosa dengan nomor urut satu sebagai penawar dalam tender tersebut dengan harga proyek Rp104 miliar, sedangkan Wijaya Karya Rp108,5 miliar," katanya.

Fahmi mencurigai ketidakberesan tersebut dilakukan oleh oknum di kementerian PUPR. Dia mencurigai ada yang bermain dalam proses tender jalan tersebut.

"Perbedaan Rp4,5 miliar tentu bukan nilai yang sedikit, dan jika model tender proyek infrastruktur di kementerian PUPR seperti ini maka wajar saja kalau ada pembengkakan dalam setiap proyek pembangunan di era Joko Widodo," katanya.

Karena itu, Fahmi meminta Menteri PUPR Basuki Muldjono mencopot Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional 18. Dia menilai, ada ketidakdisiplinan dalam melakukan efisiensi pengunaan dana proyek infrastruktur yang dibiayai oleh APBN.

"Inilah, akhirnya yang menyebabkan proyek proyek infrastruktur pemerintahan Joko Widodo banyak yang bocor, akibat tidak efisien dan banyak praktik pencaloan dalam proses tendernya," tukasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Akan Kembali Periksa Puteri Setya Novanto

KPK Akan Kembali Periksa Puteri Setya Novanto

News | Selasa, 19 Desember 2017 | 04:08 WIB

Desak KPK Tangkap Pejabat Terlibat Kasus e-KTP

Desak KPK Tangkap Pejabat Terlibat Kasus e-KTP

Foto | Senin, 18 Desember 2017 | 17:42 WIB

Pengacara Setnov: KPK Mainkan Politik Belah Bambu

Pengacara Setnov: KPK Mainkan Politik Belah Bambu

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 13:35 WIB

KPK Dikritik Jangan Cuma Menguliti Partai Golkar Soal e-KTP

KPK Dikritik Jangan Cuma Menguliti Partai Golkar Soal e-KTP

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 13:20 WIB

Partai Gerindra: Kenapa Setnov Sendirian yang Dijerat KPK?

Partai Gerindra: Kenapa Setnov Sendirian yang Dijerat KPK?

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 13:02 WIB

Trik Ampuh Mengatasi IDM Berhenti Download di 99 Persen

Trik Ampuh Mengatasi IDM Berhenti Download di 99 Persen

Tekno | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:38 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×