Partai Gerindra: Kenapa Setnov Sendirian yang Dijerat KPK?

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Sabtu, 16 Desember 2017 | 13:02 WIB
Partai Gerindra: Kenapa Setnov Sendirian yang Dijerat KPK?
Sidang dakwaan Setya Novanto di pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/12).

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengklaim, KPK telah berlaku tidak adil dalam menetapkan Ketua nonaktif DPR Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP elektronik.

Pasalnya, Ferry menilai Setnov bukan satu-satunya anggota DPR yang terkait dengan perencanaan dan pelaksanaan proyek KTP-el periode 2011-2012

"Ada ketiadakadilan terhadap Pak Setya Novanto,  karena kesannya dia melakukan ini hanya sendirian,  hanya dibantu oleh beberapa perushaan dan oknum kementerian. Padahal semua orang tahu, sistem pengalokasian di DPR  harus melalui persetjuan komisi dan badan anggaran,” kata Ferry dalam diskusi bertajuk 'Setnov Effect' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/12/2017).

Ferry mengakui merasa lucu kalau KPK tidak menjerat anggota DPR lainnya yang disebut dalam berkas dakwaan terhadap Irman serta Sugiarto. Keduanya adalah dua terdakwa pertama kasus korupsi itu dan telah diputus bersalah.

Ia memisalkan, nama politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Olly Dondokambey yang menjadi angota Badan Anggaran DPR saat proyek itu dirancang, juga disebut dalam surat dakwaan Irman serta Sugiarto.

"Jadi kalau sendirian itu lucu, kok korupsi cuma sendirian. Kan Banggar waktu itu ada Pak Olly ya. Ketua komisi-komisinya ada banyak. Pokoknya mekanisme penganggaran melibatkan banyak pihak dari komisi ke Banggar baru keluarlah uang itu. Jadi sangat lucu bahwa Pak Novanto itu melakukan sendirian," tudingnya.

Ferry juga meragukan pernyataan juru bicara KPK Febri Diansyah yang mengatakan tidak memasukan sejumlah nama ke dalam dakwaan sebagai sebuah strategi. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh KPK tersebut patut dipertanyakan.

"Baru kali ini saya mendengar pernyataan resmi dalam dakwaan itu ada yang boleh kemudian disampaikan, ada yang boleh disimpan dulu, baru saat diperlukan dikeluarkan lagi. Ini kan istilahnya bukan informasi intelijen, ini kan dakwaan," cecarnya.

Karena itu Ferry mengakui sangat bersimpati kepada Novanto, yang baginya terus dipaksa jaksa KPK mengikuti sidang meskipun sedang sakit.

baca juga

"Saya bersimpati juga, kayaknya memang bener-benar sakit. Sejak awal kasus, Pak Novanto ini kompleksitasnya memang menyinggung lembaga-lembaga," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wasekjen Golkar Sebut Novanto Tunjukkan Sikap Negarawan

Wasekjen Golkar Sebut Novanto Tunjukkan Sikap Negarawan

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 10:45 WIB

KPK Tetapkan Bupati Nganjuk Tersangka Kasus Suap Rp2 Miliar

KPK Tetapkan Bupati Nganjuk Tersangka Kasus Suap Rp2 Miliar

News | Jum'at, 15 Desember 2017 | 18:45 WIB

Pemuda Muhammadiyah: Publik Sudah Muak terhadap 'Akting' Setnov

Pemuda Muhammadiyah: Publik Sudah Muak terhadap 'Akting' Setnov

News | Jum'at, 15 Desember 2017 | 13:15 WIB

Pengacara Setya Novanto Siap Lawan KPK

Pengacara Setya Novanto Siap Lawan KPK

News | Jum'at, 15 Desember 2017 | 13:12 WIB

KPK Bantah Mantan KSAU Masih di Luar Negeri

KPK Bantah Mantan KSAU Masih di Luar Negeri

News | Jum'at, 15 Desember 2017 | 12:55 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB