PM Israel Tolak Resolusi PBB yang Tak Akui Yerusalem Milik Mereka

Reza Gunadha

Jum'at, 22 Desember 2017 | 13:36 WIB
PM Israel Tolak Resolusi PBB yang Tak Akui Yerusalem Milik Mereka
Sebuah mural di Betlehem, Tepi Barat, Palestina yang menggambarkan Presiden AS, Donald Trump dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu sedang bercipokan. Foto diambil pada Minggu (29/10). [AFP/Musa al Shaer]

Suara.com - Israel telah menolak resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengecam deklarasi Amerika Serikat pengakuan status Yerusalem sebagai milik negara-bangsa tersebut.

"Israel benar-benar menolak resolusi yang tidak masuk akal ini," pungkas Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menanggapi resolusi PBB, seperti dilansir Anadolu Agency, Jumat (22/12/2017).

PBB pada Kamis (21/12) menyetujui sebuah resolusi yang meminta AS untuk menarik kembali pengakuannya atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Sebanyak 128 anggota menyetujui resolusi tersebut, sembilan negara menolak, dan 35 lainnya memilih abstain.

Netanyahu berterima kasih kepada Presiden AS Donald Trump dan negara-negara lain yang mendukung Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Emmanuel Nahshon juga mengecam resolusi tersebut.

Pemungutan suara pada Kamis digelar setelah AS memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menolak pendirian fasilitas diplomatik di kota yang diperebutkan tersebut.

Tidak seperti 15 negara anggota DK-PBB, AS tidak memiliki hak veto di Majelis Umum.

baca juga

Sebelumnya, beberapa jam menjelang pemungutan suara yang dilaksanakan oleh Majelis Umum PBB, Netanyahu mengutarakan bahwa organisasi itu adalah “rumah kebohongan".

"AS butuh waktu 70 tahun untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, dan akan memakan waktu bertahun-tahun bagi PBB untuk mengakuinya," kata Netanyahu dalam sebuah kunjungan ke Israel selatan, Kamis.

"Yerusalem adalah ibu kota Israel, Meski PBB tidak mengakuinya, Israel akan tetap membangun Yerusalem sebagai ibu kota Israel," tambahnya.

Dia kembali meyakinkan bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel, " Kedutaan besar negara-negara di dunia terutama Kedubes AS, akan dipindahkan ke Yerusalem. Ini adalah realita yang tak bisa dihindarkan."

Untuk diketahui, 193 anggota Majelis Umum PBB melakukan pemungutan suara atas resolusi yang menolak keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 6 Desember lalu.  

128 anggota PBB mengutuk kebijakan Trump di Yerusalem dengan suara "ya", sembilan negara menolak sementara 35 lainnya abstain. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Ikut Setujui Resolusi PBB soal Yerusalem

Indonesia Ikut Setujui Resolusi PBB soal Yerusalem

News | Jum'at, 22 Desember 2017 | 09:21 WIB

Israel Larang Bendera Palestina Dikibarkan di Yerusalem

Israel Larang Bendera Palestina Dikibarkan di Yerusalem

News | Jum'at, 22 Desember 2017 | 09:02 WIB

128 Negara Tak Akui Deklarasi AS, PM Israel: PBB Rumah Kebohongan

128 Negara Tak Akui Deklarasi AS, PM Israel: PBB Rumah Kebohongan

News | Jum'at, 22 Desember 2017 | 08:36 WIB

Israel Tolak Resolusi PBB Tentang Yerusalem

Israel Tolak Resolusi PBB Tentang Yerusalem

News | Jum'at, 22 Desember 2017 | 07:56 WIB

PBB Tolak Klaim AS yang Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

PBB Tolak Klaim AS yang Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

News | Jum'at, 22 Desember 2017 | 06:00 WIB

Terkini

JARR-PGUN Jadi Agunan Saham, Begini Alasan Analis Kenapa Bank Mandiri Tetap Berani Terima

JARR-PGUN Jadi Agunan Saham, Begini Alasan Analis Kenapa Bank Mandiri Tetap Berani Terima

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:26 WIB

Serangan Houthi Sasar Bandara Riyadh, Kemlu Gerak Cepat Lindungi WNI di Arab Saudi

Serangan Houthi Sasar Bandara Riyadh, Kemlu Gerak Cepat Lindungi WNI di Arab Saudi

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:26 WIB

5 Tahapan Acne Care, Karena Kulit Berjerawat Tak Cukup Diatasi dengan Skincare

5 Tahapan Acne Care, Karena Kulit Berjerawat Tak Cukup Diatasi dengan Skincare

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?

Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Cushion Pixy untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini Pilihannya agar Warna Makeup Menyatu

Cushion Pixy untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini Pilihannya agar Warna Makeup Menyatu

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:18 WIB

3 Rekomendasi Peeling Serum Terbaik In This Economy, Harga Murah Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Peeling Serum Terbaik In This Economy, Harga Murah Rp20 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Tak Ketemu Hayoung di The Trauma Code 2, Yuk Intip 5 Dramanya yang Lain!

Tak Ketemu Hayoung di The Trauma Code 2, Yuk Intip 5 Dramanya yang Lain!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:15 WIB

75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!

75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:11 WIB

×