Jelang Natal, Gerbang Tol Cikarang Utara Masih Lancar

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 24 Desember 2017 | 13:32 WIB
Jelang Natal, Gerbang Tol Cikarang Utara Masih Lancar
Kepadatan arus balik Lebaran 2017 di Jalan Tol Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. [Dok Jasa Marga]

Suara.com - Lalu lintas menuju hingga gerbang tol Cikarang Utama sehari menjelang Natal arah Cikampek, lancar setelah beberapa hari sebelumnya padat hingga terjadi antrean panjang arus mudik Natal dan Tahun Baru 2018.

Kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju tol Cikarang Utama berjalan sangat lancar hingga di gerbang pembayaran. Bahkan beberapa lokasi pembayaran di tol tersebut tampak kosong dari pengemudi yang ingin lewat.

Puncak kepadatan lalu lintas di pintu tol tersebut sudah lewat yaitu Jumat dan Sabtu (22-23/12).

Kepadatan kendaraan justru terjadi mulai kilometer 32 arah Cikampek karena ada penyempitan jalan mengingat ada pembangunan di median jalan tol. Sekalipun ada proyek pembangunan yang pada saat ini dihentikan sementara, kendaraan masih bisa berjalan secara perlahan dan tidak berhenti total.

Pengemudi diminta untuk tetap waspada saat mengendarai karena beberapa ruas jalan bergelombang dan berlubang akibat pembangunan proyek belum selesai.

Menjelang dan saat libur Natal dan Tahun Baru 2018, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menyiapkan sejumlah langkah guna menghadapi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol yang kerap terjadi di gerbang-gerbang tol tertentu ketika menjelang libur panjang.

Puncak arus mudik libur Natal terjadi pada H-3 atau tanggal 22 Desember 2017, arus lalu lintas di GT Cikarang Utama yang menjadi akses keluar-masuk Jakarta, meningkat sebanyak 32,05 persen, yaitu sebanyak 103.000 kendaraan dari arus lalu lintas normal yakni 78.000 kendaraan atau naik 1,48 persen dari Tahun 2016.

Kenaikan volume kendaraan pada puncak arus mudik Natal pun diperkirakan terjadi di gerbang tol lainnya, di antaranya adalah GT Cileunyi - Jalan Tol Purbaleunyi,Bandung, Jabar yang mengalami kenaikan sebesar 21 persen (34.350 kendaraan) atau naik 21 persen dari normal (28.180 kendaraan).

Sedangkan GT Ciawi- Jalan Tol Jagorawi meningkat sebesar 17 persen (36.557 kendaraan) atau naik 17 persen dari lalin normal (31.225 kendaraan). Prediksi peningkatan volume lalin juga diperkirakan terjadi di GT Cengkareng-Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Cengkareng meningkat sebesar 5,3 persen (95.087 kendaraan) atau naik 5,3 persen dari lalin normal (90.249 kendaraan). (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yogyakarta Diperkirakan Diserbu 5 Juta Pelancong di Libur Natal

Yogyakarta Diperkirakan Diserbu 5 Juta Pelancong di Libur Natal

Lifestyle | Minggu, 24 Desember 2017 | 13:00 WIB

Bambu-Rotan Jadi Simbol Kebhinekaan Perayaan Natal di Katedral

Bambu-Rotan Jadi Simbol Kebhinekaan Perayaan Natal di Katedral

News | Minggu, 24 Desember 2017 | 12:13 WIB

Gegana Mulai Menyisir Bom di Gereja Katedral

Gegana Mulai Menyisir Bom di Gereja Katedral

News | Minggu, 24 Desember 2017 | 10:56 WIB

Long Weekend, Pejabat di Kota Ini Dilarang Berlibur

Long Weekend, Pejabat di Kota Ini Dilarang Berlibur

News | Minggu, 24 Desember 2017 | 10:15 WIB

Long Weekend, 16 Gardu Tol Palimanan ke Jateng Dibuka

Long Weekend, 16 Gardu Tol Palimanan ke Jateng Dibuka

News | Minggu, 24 Desember 2017 | 08:09 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×