Mungkin Ini 2 Sebab Chocolicious Enggan Tulis Ucapan Natal di Kue

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 25 Desember 2017 | 13:53 WIB
Mungkin Ini 2 Sebab Chocolicious Enggan Tulis Ucapan Natal di Kue
Ilustrasi pohon natal (Shutterstock)

Suara.com - Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif ‎menilai ada dua kemungkinan faktor penyebab sebuah toko kue bernama Chocolicious di Makassar yang menolak menuliskan ucapan selamat Natal di kue pesanan pelanggannya.

Pertama bisa karena pemahaman keagamaan yang dangkal, kedua takut diintimidasi atau dipersekusi kelompok tertentu.

"Itu bisa mencerminkan dua hal, bisa saja itu mencerminkan pemahaman keagamaan. Tetapi bisa juga efek dari akibat ketakutan-ketakutan akan kemungkinan dampak buruk yang ditimbulkan," kata Yudi kepada suara.com, Senin (25/12/22017).

Mengenai ‎pemahaman keagamaan masyarakat masih ada yang menganggap tidak boleh mengucapkan selamat Natal kepada umat nasrani menjadi tanggung jawab pemuka agama dalam memberikan interpretasi lain.

Sebab Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), PPP Muhammadiyah dana Majelis Ulama Indonesia telah menyatakan bahwa menyampaikan selamat Natal diperbolehkan dalam hukum Islam.

‎"Berarti harus ada proses sosialisasi, di mana tokoh-tokoh agama memberikan penafsiran agama yang lebih inklusif, lebih toleran. Tapi juga tugas pendidikan, kewarganegaraan untuk lebih mengembangkan budaya dan nilai nilai toleransi," ujar dia.

Namun jika hal itu efek dari ketakutan, menurutnya pemerintah dan aparat keamanan harus turun tangan ‎menangani kasus tersebut. Selain kasus toko kue di Makassar itu, ia juga mendapat informasi juga ada toko bunga yang tidak mau membuatkan pesanan ucapan selamat Natal lantaran takut diintimidasi oleh kelompok tertentu yang intoleran.

"Tapi kalau itu efek dari ‎ketakutan, karena ditempat lain juga ada, sampai pedagang bunga juga nggak mau (buat ucapan Natal). Saya kira itu tugas negaralah untuk memastikan bahwa pedagang-pedagang itu juga berjualan secara tenang tanpa harus takut. Sejauh tidak melanggar Undang-undang mestinya boleh berjualan apapun tanpa harus ketakutan," kata dia.

"Saya kira aparatur keamanan harus lebih menjamin kemungkinan-kemungkinan ancaman terhadap orang-orang itu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Refleksi Natal 2017 dari PGI dan KWI

Ini Refleksi Natal 2017 dari PGI dan KWI

News | Senin, 25 Desember 2017 | 13:36 WIB

Ini Pesan Menteri Agama di Hari Natal 2017

Ini Pesan Menteri Agama di Hari Natal 2017

News | Senin, 25 Desember 2017 | 10:56 WIB

10.000 Umat Katolik Diperkirakan Ikut Misa di Katedral Jakarta

10.000 Umat Katolik Diperkirakan Ikut Misa di Katedral Jakarta

News | Senin, 25 Desember 2017 | 10:00 WIB

Misa Natal, Paus Fransiskus Ingatkan Penderitaan Jutaan Pengungsi

Misa Natal, Paus Fransiskus Ingatkan Penderitaan Jutaan Pengungsi

News | Senin, 25 Desember 2017 | 09:32 WIB

Remaja Muslim Ikut Jaga Natal di Jayapura

Remaja Muslim Ikut Jaga Natal di Jayapura

News | Senin, 25 Desember 2017 | 09:03 WIB

Terkini

Kesaksian Karyawan SPBE Cimuning: Sebelum Kebakaran, Gas Bocor Sejak Sore

Kesaksian Karyawan SPBE Cimuning: Sebelum Kebakaran, Gas Bocor Sejak Sore

News | Kamis, 02 April 2026 | 15:13 WIB

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi

News | Kamis, 02 April 2026 | 15:05 WIB

Datangi Gedung DPR Usai Divonis Bebas, Amsal Sitepu: Sangat Senang, Tak Bisa Bekata-kata!

Datangi Gedung DPR Usai Divonis Bebas, Amsal Sitepu: Sangat Senang, Tak Bisa Bekata-kata!

News | Kamis, 02 April 2026 | 15:03 WIB

Puan Maharani: WFH ASN Jangan Sampai Melambatkan Pelayanan kepada Rakyat

Puan Maharani: WFH ASN Jangan Sampai Melambatkan Pelayanan kepada Rakyat

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:58 WIB

Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api

Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:56 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB

Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel

Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:38 WIB

Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap

Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:35 WIB

Pemerintah Susun Peta Jalan Penyelesaian HAM Berat, Tekankan Pentingnya Permintaan Maaf Negara

Pemerintah Susun Peta Jalan Penyelesaian HAM Berat, Tekankan Pentingnya Permintaan Maaf Negara

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:34 WIB

Giliran Rumah Ono Surono di Indramayu Digeledah KPK

Giliran Rumah Ono Surono di Indramayu Digeledah KPK

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:33 WIB