Polisi Memburu Pemasok Narkoba ke Geng Motor Rampok Depok

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 27 Desember 2017 | 14:53 WIB
Polisi Memburu Pemasok Narkoba ke Geng Motor Rampok Depok
Tiga perempuan anggota geng motor yang ikut menjarah toko pakaian di Depok, Jawa Barat. Ketiga perempuan itu berinisial Y, AB, dan BA. [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Penyidik Polres Kota Depok menelurusi pemasok narkoba ganja dan sabu-sabu ke anggota geng motor Jepang (Jembatan Mampang) yang menjarah pakaian di toko Fernanda di Sukmajaya, Depok, Minggu (24/12/2017) pagi.

"Nah fokus kami 2 (orang tersangka) ini kan yang positif ganja dan sabu, nah ini yang kita dalami terus darimana mereka dapatkan? Dari mana mereka menggunakan? Dan dengan siapa saja?" kata Kapolresta Depok Ajun Komisaris Besar Didik Sugiarto di Polda Metro Jaya, Rabu (27/12/2017).

Menurutnya, pengembangan terhadap peredaran narkoba itu setelah empat anggota geng motor dinyatakan positif menggunakan narkoba berdasarkan hasil tes urine.

"Tentunya ini jadi fokus bahwa di kalangan mereka salah satu indikator penyalahgunaan narkoba ini faktanya ada, sesuai dengan hasil tes urine yang kami temukan," kata Didik.

Dari pengakuan kepada polisi,  empat anggota geng motor tersebut ikut menjarah pakaian usai menggunakan narkoba.

"Dan waktu kami tanyakan, iya (mereka) menggunakan (narkoba). Nah data itulah yang saat ini sedang didalami," kata dia.

Didik juga menambahkan, polisi belum berencana untuk merehabilitasi anggota geng yang positif narkoba, karena sejauh ini keterangannya masih dibutuhkan untuk mengungkap peredaran narkoba di kalangan mereka.

"Kita akan mengambil langkah tepat, tapi keinginan kami akan membongkar sindikatnya, jaringannya, pemasoknya, agennya, dan bandar-bandarnya," kata Didik.

Polisi telah menetapkan 8 tersangka dari 27 anggota geng motor yang ditangkap terkait aksi penjarahan pakaian dari toko Fernando. Mereka yang ditetapkan tersangka yakni AB, AP, E, AG, F, BA, Y, dan EV.

baca juga

Dari penggembangan, polisi juga kembali menangkap dua anggota geng, Selasa (26/12/2017) malam. Sisa dua pelaku lagi yang masih diburu polisi terkait aksi penjarahan di toko Fernando yang mengakibatkan kerugian mencapai Rp13 juta.

"Ini hasil pengembangan dari kami memburu empat pelaku. Dua baru tertangkap. Masih kami kejar dua lagi. Kami kembangkan dan ditangkap di rumah kontrakan di Rangkapan Jaya, Pancoran mas, Depok," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok, Kompol Putu Kholis Aryana saat dikonfirmasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lakukan Pengembangan, 2 Anggota Geng Motor Penjarah Toko Diciduk

Lakukan Pengembangan, 2 Anggota Geng Motor Penjarah Toko Diciduk

News | Rabu, 27 Desember 2017 | 09:24 WIB

Cerita Pegawai Toko Pakaian, Keganasan Geng Motor Depok

Cerita Pegawai Toko Pakaian, Keganasan Geng Motor Depok

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 22:31 WIB

Tak Terlibat Penjarahan, 19 Remaja Dilepas Polresta Depok

Tak Terlibat Penjarahan, 19 Remaja Dilepas Polresta Depok

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 19:11 WIB

Polisi Buru Ketua Geng Motor Jepang yang Menjarah Toko Busana

Polisi Buru Ketua Geng Motor Jepang yang Menjarah Toko Busana

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 18:14 WIB

Peran 3 'Cabe-cabean' Geng Motor saat Menjarah Toko Pakaian Depok

Peran 3 'Cabe-cabean' Geng Motor saat Menjarah Toko Pakaian Depok

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 17:21 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×