Sandiaga Sadar 'PKL Resmi' Tanah Abang Bikin Macet

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 28 Desember 2017 | 10:53 WIB
Sandiaga Sadar 'PKL Resmi' Tanah Abang Bikin Macet
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) menempati tenda untuk berdagang di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Jumat (22/12).

Suara.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tidak setuju adanya kebijakan Pemerintah Provinsi Jakarta melakukan penutupan Jalan Jati Baru Raya, kawasan Tanah Abang lantaran menggangu lalu lintas.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan akan menindaklanjuti temuan tersebut. Ia pun akan memantau melalui Dinas Perhubungan dan Jakarta Smart City perihal kemacetan yang ada di Tanah Abang.

"Kita akan pantau melalui Dishub dan juga data dari Jakarta Smart City supaya kemacetan yang diakibatkan oleh penataan baru ini bisa dicari solusinya" ujar Sandiaga di Balai Kota, Kamis (28/12/2017)

Sandiaga menuturkan butuh waktu dalam beberapa pekan ke depan, agar masyarakat bisa beradaptasi dengan penataan Tanah Abang.

"Kita bisa memperkirakan bahwa dalam beberapa minggu kedepan masyarakat bisa menyesuaikan dengan pola penataan sekarang seperti hari ini saya dapet laporan bahwa budaya antre menunggu Transjakarta mulai. Jadi ini prilaku yang coba kita ubah perilaku yang coba kita intervensi," ucap Sandiaga.

"Nanti yang soal Fly Over Jatibaru itu akan kita tindak lanjuti terimakasih Pak Halim," sambungnya.

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tidak setuju adanya kebijakan Pemerintah Provinsi Jakarta yang melakukan penutupan Jalan Jati Baru Raya, kawasan Tanah Abang lantaran menggangu lalu lintas.

"Bagi saya, kalau di situ banyak kendaraan, kenapa dijadikan tempat pedagang kaki lima (PKL). Saya sih nggak bisa kalau mengganggu lalu lintas," ucap Dirlantas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Halim, Rabu (27/12/2017).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima Tahun Menjabat, Sandiaga Janji BUMD Bisa "Go Public"

Lima Tahun Menjabat, Sandiaga Janji BUMD Bisa "Go Public"

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 05:15 WIB

2 Kali Kecelakaan, Polisi Minta Anies Kaji Penutupan Jati Baru

2 Kali Kecelakaan, Polisi Minta Anies Kaji Penutupan Jati Baru

News | Rabu, 27 Desember 2017 | 16:07 WIB

Sandiaga Belum Akan Tambah Tenda Kaki Lima di Tanah Abang

Sandiaga Belum Akan Tambah Tenda Kaki Lima di Tanah Abang

News | Rabu, 27 Desember 2017 | 15:32 WIB

Mendagri Minta Anies dan Sandiaga Tak Berhenti Berimajinasi

Mendagri Minta Anies dan Sandiaga Tak Berhenti Berimajinasi

News | Rabu, 27 Desember 2017 | 15:08 WIB

KLB Difteri, Sandiaga Sudah Divaksin, Warga Diajak Waspada

KLB Difteri, Sandiaga Sudah Divaksin, Warga Diajak Waspada

News | Rabu, 27 Desember 2017 | 14:21 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×