Jumlah Pegawai Mundur pada Rezim Trump Terbanyak Sepanjang Masa

Reza Gunadha

Jum'at, 29 Desember 2017 | 17:44 WIB
Jumlah Pegawai Mundur pada Rezim Trump Terbanyak Sepanjang Masa
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. [AFP/Saul Loeb]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menorehkan sejarah di negerinya. Itu setelah diketahui bahwa jumlah pegawai Gedung Putih yang mengundurkan diri selama setahun pertama kepemimpinan Trump menjadi terbanyak sepanjang masa.

Wall Street Journal mengutip data Brookings Institutions yang mencatat tingkat keluar-masuk tenaga kerja Gedung Putih menyatakan 34 persen staf Trump dipecat, mengundurkan diri, atau dipindahtugaskan.

Jumlah tersebut adalah dua kali lipat dari masa kepemimpinan Ronald Reagan pada 1981, yakni sebesar 17 persen.

Masa kepemimpinan Trump menunjukkan tingkat keluar paling tinggi dibanding dengan kepemimpinan Obama dan Clinton.

Menurut Wall Street Journal, pertama-tama, Trump memecat penasihat keamanan nasional pertamanya, Michael Flynn, pada Februari lalu, hanya kurang dari sebulan setelah dia menjabat.

Setelah itu, dua ajudan kampanye senior, Reince Priebus dan Steve Bannon, mengikuti jejak Flynn.

Tragedi Flynn

Mengenai Flynn, Presiden Trump dituntut memaafkan mantan penasihat keamanan nasionalnya tersebut.

baca juga

“Sudah saatnya Anda memaafkan Jenderal Flynn, yang mengalami keterpurukan karena Anda semua,” ujar Joseph Flynn lewat akun Twitter-nya yang dikutip Anadolu Agency, Kamis (28/12/2017).

Awal bulan ini, Michael Flynn mengakui bersalah setelah dikenakan tuduhan berbohong kepada FBI.

Dalam pengakuannya, Flynn telah setuju untuk kooperatif dalam penyelidikan Penasihat Khusus Robert Mueller mengenai dugaan campur tangan Rusia dalam kampanye presiden tahun lalu. Termasuk apakah anggota tim kampanye Trump berkolusi dalam propaganda untuk mengukuhkan posisi Trump.

Cuitan saudara Flynn muncul setelah Trump mengecam penyelidikan Mueller. Trump juga membantah dugaan bahwa ia maupun tim kampanyenya bekerja sama dengan Moskow.

“Tuduhan itu tidak benar. Tim kampanye Clinton dan Komite Nasional Demokrat (DNC) membantu mendanai ‘berkas kotor’. FBI bahkan tidak bisa membuktikan klaim kolusi Trump-Rusia. FBI telah tercemar,” tulis Trump dalam Twitter, mengacu pada berkas yang ditulis oleh seorang mantan staf intelijen Inggris.

Flynn, pendukung utama Trump selama kampanye, dipaksa lengser dari jabatannya di Gedung Putih karena menyesatkan Wakil Presiden Mike Pence mengenai percakapannya dengan Duta Besar Rusia untuk AS Sergei Kislyak.

Saat itu, Flynn bersikeras pada FBI bahwa ia tidak menghubungi Kislyak untuk membahas soal sanksi AS atas Rusia.

Namun, pernyataan dari kantor Mueller justru menyebutkan bahwa Flynn telah menghubungi Kislyak pada 29 Desember 2016 untuk membahas sanksi ekonomi setelah meninjau masalah tersebut dengan “seorang pejabat senior” dari tim transisi Trump bersama dengan pejabat senior lainnya di resor Mar-a-Lago milik Trump.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Uskup Gereja Inggris: Mendukung Trump, Tak Sesuai Ajaran Kristen

Uskup Gereja Inggris: Mendukung Trump, Tak Sesuai Ajaran Kristen

News | Jum'at, 29 Desember 2017 | 14:48 WIB

Tiongkok Jual Minyak ke Korut, Presiden Trump: Tertangkap Basah!

Tiongkok Jual Minyak ke Korut, Presiden Trump: Tertangkap Basah!

News | Jum'at, 29 Desember 2017 | 13:10 WIB

Israel Bikin Stasiun Bernama Trump di Yerusalem

Israel Bikin Stasiun Bernama Trump di Yerusalem

News | Jum'at, 29 Desember 2017 | 00:45 WIB

Wali Kota London Tolak Kedatangan Presiden Donald Trump

Wali Kota London Tolak Kedatangan Presiden Donald Trump

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 12:19 WIB

Kebijakan Pajak Trump Bisa Pukul Ekonomi Indonesia

Kebijakan Pajak Trump Bisa Pukul Ekonomi Indonesia

Bisnis | Rabu, 27 Desember 2017 | 14:42 WIB

Terkini

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:16 WIB

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 12:10 WIB

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:09 WIB

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:05 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 12:02 WIB

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Malang | Minggu, 13 September 2026 | 12:01 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:57 WIB

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lampung | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

×