Bocah Tiga Tahun Main Api, 12 Nyawa Melayang

Syaiful Rachman | Suara.com

Sabtu, 30 Desember 2017 | 03:01 WIB
Bocah Tiga Tahun Main Api, 12 Nyawa Melayang
Petugas pemadam kebakaran kota New York, AS, berkumpul di depan sebuah apartemen yang mengalami kebakaran satu lantai akibat ulah seorang bocah berusia tiga tahun [AFP]

Suara.com - Seorang bocah laki-laki berusia tiga tahun yang bermain-main dengan kompor di dapur menjadi penyebab kebakaran di sebuah apartemen di Kota New York yang menewaskan 12 orang, menurut beberapa pejabat pemerintah kota.

Ibu sang bocah mengungkapkan kepada para petugas penyelidik bahwa anaknya itu di masa lalu juga pernah bermain-main dengan kompor di apartemen mereka, yang terletak di lantai satu gedung.

Sesaat menjelang pukul 19.00 pada Kamis malam waktu setempat, bocah itu sedang berada sendirian di dapur. Ia mulai berteriak ketika dapur dipenuhi asap dan api, kata Daniel Nigro, komisioner departemen kebakaran kota kepada para wartawan.

Sang ibu menarik bocah itu dan adiknya lari ke luar untuk menyelamatkan diri dan membiarkan pintu apartemen terbuka.

"Tangga apartemen mulai berubah menjadi seperti cerobong asap," kata," kata Nigro dalam jumpa pers pada Jumat.

Api lalu berkobar ke luar dari pintu apartemen dan menjalar ke lantai-lantai lebih tinggi di gedung bertingkat lima itu, tertiup udara segar yang masuk melalui jendela-jendela yang dibuka oleh para penghuni apartemen yang panik.

"Orang-orang hanya mempunyai sedikit waktu untuk bereaksi," katanya. "Mereka tidak bisa turun melalui tangga. Beberapa penghuni yang mencoba menuruni tangga lenyap." Anak-anak berusia satu, dua dan tujuh tahun meninggal dunia, demikian pula seorang anak laki-laki yang usianya tidak diketahui.

Selain itu, empat pria dan empat perempuan kehilangan nyawa dalam musibah tersebut, menurut Departemen Kepolisian New York.

"Anak-anak yang menjadi penyebab kebakaran bukan merupakan kasus langka," kata Nigro.

Ia menegaskan agar anak-anak jangan dibiarkan sendirian dan mereka yang keluar gedung apartemen karena kebakaran harus selalu menutup pintu apartemen mereka setelah orang terakhir di dalamnya keluar.

Pihak berwenang mengatakan para petugas pemadam kebakaran menyelamatkan 12 orang dari gedung itu dan empat orang dirawat di rumah sakit dalam keadaan kritis.

Petugas pemadam kebakaran yang menangani insiden itu berjumlah 160 orang. Kelompok pertama dari mereka tiba sekitar tiga menit setelah panggilan darurat diterima.

Pada hari-hari ini, Kota New York sedang dilanda musim dingin yang menusuk, dengan suhu udara mencapai minus belasan derajat Celcius.

Menurut catatan pemerintah kota, gedung nahas yang berisi 26 apartemen itu melakukan setidaknya enam pelanggaran aturan keselamatan gedung. Salah satu di antaranya adalah rusaknya detektor asap di sebuah apartemen lantai satu, menurut laporan bulan Agustus.

Gedung yang terbakar pada Kamis malam berlokasi di daerah Belmont di Bronx. Daerah perumahan, yang warganya bertetangga erat, itu dikenal sebagai "Little Italy" kawasan Bronx, yang terletak di dekat Fordham University dan Kebun Binatang Bronx.

Kebakaran di gedung apartemen itu merupakan yang paling maut yang pernah terjadi di Kota New York sejak 1990. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB