Suara.com - Dinas Perhubungan Jakarta tetap mengarahkan mobil derek saat perayaan malam pergantian tahun di area Car Free Night, Jakarta Pusat.
Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Andri Yansyah mengatakan pada pukul 21.30 WIB sudah 14 mobil diderek karean parkir sembarangan di sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
"Sudah diderekin (yang parkir sembarangan) tapi nggak semuanya soalnya dereknya terbatas," kata Andri di lapangan parkir park and ride, atau samping Hotel Sari Pan Pacific, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (31/12/2017) malam.
Andri menjelaskan, 47 mobil derek yang dimiliki Dishub dikerahkan di sejumlah wilayah di Jakarta.
Meski diderek, pemerintah Jakarta memberikan pengecualian pada hari ini. Mobil yang sudah diderek tidak akan ditilang, melainkan hanya dibawa ke tempat parkir.
"Tetapi tidak didenda pakai CMS (Cash Management System) cuma hanya dipindahin ke parkir gedung," katanya.
Selain itu, ia menyebut ada beberapa kendaraan yang digunakaan rombongan peserta nikah massal yang melanggar.
"Contohnya seperti ini, ngomongnya 'kasian Pak pengantin masak diturunin, jauh cuma di drop doang di sini', eh ternyata nggak cuma drop tapi markir," katanya.
Ia menolak jika petugas yang berjaga dianggap tidak menegakkan aturan. Petugas, kata Andri, memberikan toleransi karena pemerintah DKI tengah membuat acara pesta rakyat dibarea CFN.
"Kalau memang betul-betul ganggu arus lalin ya kita lakukan tindakan. Ini kan sedang pesta rakyat, jangan yang betul-betul dimeriahkan masyarakat kita cederai dengan hal-hal seperti itu. Kan lagian di sini ga setiap hari," kata dia.
Lebih jauh, mobil derek akan beroperasi sampai Senin (1/1/2018) pukul 2.00 WIB. Malam ini, Dishub DKI mengerahkan 450 petugas di sekitar jalur protokol.
"(Mobil derek) dari pusat tujuh, dari dalops (Jakpus) lima, jadi 12," kata Andri.